.id: Pulau Weh – 2

2 01 2006

“mo ke Gapang thn baru?”, petikan sms yang gw terima tanggal 30 desember 2005, sekitar jam 18.00 dari Ali Taufik. Gapang? Dimana Gapang? Apa Gapang? Njawabnya jelas gapang-gapang susah… Gara-gara sms itu gw jadi nerusin cerita perjalanan di Pulau Weh.

Pulau KlahMasih tentang rentetan pantai indah di Pulau Weh, Gapang adalah salah satunya. Pantai Gapang lokasinya cuma sekitar 7 km dari kota Sabang, ini kalo mau ambil jalan terdekat yaitu lewat laut alias naik boat, dengan jalur lurus… Tapi kalo lewat darat sekitar 23 km, dengan jalan beraspal yang cukup nyaman dilalui. Perjalanan diawali dari Kota Atas ke arah Kota Bawah Timur (?), terus nelusuri jalan samping pantai, setelah melewati danau Aneuk Laot segera sampai ke tanjakan agak terjal. Pada posisi tanjakan ini, jika sempet, berenti sebentar, liat arah kanan. Wow, pulau Klah keliatan asik punya. Pulau Klah adalah pulau kecil di teluk Sabang. Dari titik ini juga bisa diliat Ujong Lho’ Me (tempat tangki milik Pertamina), dan pemandangan sebagian kota Sabang. Read the rest of this entry »





Tentang ASTER

2 01 2006

Hingga saat ini dikenal beberapa jenis citra satelit sumberdaya alam yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, memonitoring sumberdaya alam, diantaranya adalah satelit Landsat (dengan sensor TM dan ETM+), SPOT, IKONOS, NOAA (dengan sensor AVHRR), JERS, RADARSAT dan lain-lain. Data ASTER merupakan data satelit sumberdaya yang memiliki resolusi spasial yang tinggi yaitu 15X15 meter pada kanal visual.

ASTER adalah sensor yang dihasilkan oleh proyek bersama antara Amerika Serikat dan Jepang, dalam berkontribusi memecahkan persoalan sumberdaya alam dan lingkungan. Seri pertama dari sensor ini telah diluncurkan pada tahun 1999 dengan menggunakan wahana satelit TERRA. Distribusi data untuk keperluan public mulai dilaksanakan pada bulan Desember 2000. ASTER Science Project didukung sepenuhnya oleh para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Jepang dalam beragam keilmuan yang antara lain meliputi geologi, meteorology, pertanian, kehutanan, kelautan, dan studi lingkungan.

ASTER adalah sensor optik yang memiliki 14 kanal spektral, dari daerah visible (sinar tampak) ke daerah thermal-infrared. Karakteristik utama dari sensor ini adalah:

  • Merekam data citra permukaan bumi dari panjang gelombang daerah visible (sinar tampak) ke daerah thermal infrared.
  • Sensor optik dengan resolusi geometrik dan radiometrik yang tinggi pada semua frekuensi kanal.
  • Data citra tiga-dimensi dapat dibuat pada orbit tunggal menggunakan kanal near infrared.
  • Terdapat fungsi gerak yang dapat menunjuk suatu daerah yang akan diakuisisi dengan sudut +/-8.55 derajat dalam arah lintasan untuk SWIR (Short Wave Infra Red) dan TIR (Thermal Infra Red), dan +/-24 derajat lintasan untuk VNIR (Visible and Near Infra Red).

Karakteristik diatas akan memenuhi kebutuhan pada pengguna data dalam bidang sumberdaya alam dan lingkungan.





GIS dan WebGIS

2 01 2006

Sistem Informasi Geografis sering diartikan sebagai suatu integrasi dari perangkat keras dan lunak berserta manusianya yang dapat membantu dalam merepresentasikan dan menganalisis data berbasis geografi.

Sistem ini mereferensi sistem koordinat dunia-nyata. Suatu SIG dapat juga untuk menyimpan data atribut yang mengandung informasi yang menjelaskan fitur pada peta. Informasi ini biasanya diletakkan terpisah dari data grafis, dalam suatu file database, tetapi tetap terkait dengan data grafis yang ada.

SIG dapat juga didefinisikan sebagai suatu sistem komputer yang dapat membuat, menyimpan, memanipulasi, dan menampilkan informasi yang bereferensi geografis.

Untuk mendefinisikan WebGIS kita dapat menggunakan definisi yang sama tetapi kita harus menambahkan komponen web kedalamnya.

Sebagian pihak mendefinisikan sebagai suatu sistem yang kompleks yang dapat diakses melalui internet, untuk mengakuisisi, menyimpan, mengintegrasikan, memanipulasi, menganalisis dan menampilkan data tanpa memerlukan perangkat lunak SIG.

*/ Modul/buku + Data praktik dapat diunduh dengan klik disini (1.7 MB).


Disalin dari:
Buku Membangun WebGIS yang Portable dengan ALOV Map, Penulis: Hartanto Sanjaya, pada buku bahan pelatihan NBIN – LIPI – BIOTROP, 2004 – 2005.