Nasehat elang pada anaknya

24 02 2006

Kau tahu bahwa semua elang hanya pantas bagi sesama elang:
Dengan segenggam sayap, masing-masing memiliki hati singa.
Harus berani dan hormat diri, sergaplah mangsa yang besar saja.
Jangan bersibuk dengan ayam hutan, burung meliwis dan pipit,
Kecuali jika kau ingin melatih kepandaian berburu.
Adalah hina, pengecut, tanpa berusaha mengeram
Membersihkan paruh kotor dengan mengambil makanan dari tanah.
Elang tolol yang meniru cara hidup burung pipit yang pemalu
Akan menjumpai nasib malang sebab ialah yang akan menjadi mangsa buruannya.
Kutahu banyak elang yang jatuh dalam debu di mata mangsanya
Oleh karena mereka memilih jalan hidup burung pemakan gandum.
Peliharalah martabatmu hingga hidupmu bahagia
Selalulah geram, keras, berani dan kuat dalam perjuangan hidup.
Biarlah ayam hutan yang malang punya tubuh indah dan langsing
Bangunlah dirimu kokoh seteguh tanduk rusa jantan.
Apapun kesenangan yang berasal dari kehidupan fana di sini
Datang dari hidup yang penuh keberanian, kegiatan dan kecermatan.

Nasehat berharga yang telah diberikan elang pada anaknya:
Jadikan tetesan darah kemilaumu berkilat-kilat bagai manikam.
Jangan kehilangan diri dalam penggembalaan seperti domba dan kerbau.
Jadilah dirimu seperti nenek-moyangmu semenjak dulu.
Kuingat dengan baik betapa orangtuaku senantiasa menasehatiku begitu.
“Jangan bangun sarangmu di dahan pohon,” ujar mereka.
“Kita para elang tak mencari perlindungan di taman dan ladang manusia.
Surga kita di puncak-puncak gunung, gurun luas dan tebing jurang.
Bagi kita haram menjemput bulir-bulir jelai dari tanah
Sebab Tuhan telah memberi kita ruang lebih tinggi dan tak terbatas.”

Penduduk kelahiran angkasa yang berdiam di bumi
Di mataku lebih buruk dari burung kelahiran bumi.
Bagi elang ladang buruannya adalah jurang dan batu karang.
Karang baginya adalah batu gosok untuk mempertajam cakar-cakarnya.
Kau adalah salah seorang anak kebuasan yang bermata dingin
Keturunan paling murni dari burung garuda.
Jika seekor elang muda ditantang oleh seekor harimau
Tanpa mengenal takut ia akan membelalakkan matanya.
Terbangmu pasti dan megah seperti terbang malaikat
Dalam nadimu mengalir darah raja purba puncak-puncak gunung.
Di bawah kolong langit yang luas ini, kau tinggal
Martabatmu terangkat oleh kekuatan, sasaran apa pun tak ditampik oleh matamu.
Kau tak boleh meminta makanan dari tangan orang lain kapanpun saja.
Baik-baiklah kau membawa diri dan dengarkan selalu nasehat yang baik dan luhur.

Muhammad Iqbal ::_





Hyperspectral / Imaging Spectroscopy

24 02 2006

Imaging spectroscopy adalah suatu teknik yang relatif baru untuk mendapatkan satu spektrum pada tiap posisi dari suatu array yang besar, dari suatu posisi-posisi spasial sehingga suatu panjang gelombang spektral dapat digunakan untuk membuat citra yang koheren (datacube).

Imaging spectroscopy for remote sensing involves the acquisition of image data in many contiguous spectral bands with an ultimate goal of producing laboratory quality reflectance spectra for each pixel in an image (Goetz, 1992)

Dalam komunitas Remote Sensing (Penginderaan Jauh), Imaging spectroscopy mempunyai banyak nama antara lain termasuk imaging spectrometry, hyperspectral imaging dan ultraspectral imaging. Spectroscopy adalah studi tentang radiasi elektromagnet. Spectrometry berasal dari spectro-photometry, pengukuran photon sebagai fungsi dari panjang gelombang, suatu terminologi yang digunakan dalam astronomi (Clarke, 1998).

“Hyper” berarti sangat banyak. Data Hyperspectral biasanya mengandung sekurangnya 16 kanal yang kontinyu dari resolusi spektral tinggi yang melingkup satu daerah spektrum elektromagnet.

Ultraspectral (beyond hyperspectral) digunakan untuk menerangkan data yang mengandung ribuan kanal. Belum ada sensor yang didisain untuk ini tetapi hal ini merupakan masa depan imaging spectroscopy.