Proses interpolasi adalah mengisi kekosongan data dengan metoda tertentu dari suatu kumpulan data untuk menghasilkan sebaran yang kontinyu. Pada modul Spatial Analyst proses ini dilakukan dengan menjalankan fungsi Interpolate Grid yang terdapat pada menu Surface.Aplikasi yang biasanya menggunakan fungsi ini antara lain adalah membuat DEM (Digital Elevation Model, Model Ketinggian Digital) dari titik-titik ketinggian yang dimiliki pada suatu area, membuat peta sebaran hujan dari titik-titik stasiun hujan yang merekam data meteorology.

Contoh yang akan dilakukan kali ini adalah interpolasi data ketinggian untuk dihasilkan data grid ketinggian yang kontinyu pada daerah studi kita. Contoh: data titik ketinggian tersimpan pada shape titik_tinggi.shp, sehingga langkah pertama adalah membuka file titik_tinggi.shp pada View. Kemudian ikuti langkah berikut:

  1. Aktifkan theme titik tinggi, dan tempatkan penunjuk pada theme tersebut.
  2. Jalankan fungsi interpolasi dengan memilih menu Surface, kemudian Interpolate Grid…, akan muncul kotak dialog:

Dialog box
Pada kotak dialog terdapat pilihan mengenai metoda yang akan diaplikasikan, yang terdiri dari dua macam yaitu IDW dan Spline.

Metoda IDW (Inverse Distance Weighted) mengasumsikan bahwa tiap titik input mempunyai pengaruh yang bersifat local yang berkurang terhadap jarak. Metoda ini memberi bobot lebih tinggi pada sel yang terdekat dengan titik data dibandingkan sel yang lebih jauh. Titik-titik pada radius tertentu dapat digunakan dalam menentukan nilai luaran untuk tiap lokasi.

Metoda Spline adalah metoda interpolasi yang biasa digunakan untuk mendapatkan nilai melalui kurva minimum antara nilai-nilai input. Metoda ini baik digunakan dalam membuat permukaan seperti ketinggian permukaan bumi, ketinggian muka air tanah, ataupun konsentrasi polusi udara. Kurang bagus untuk siatuasi dimana terdapat perbedaan nilai yang signifikan pada jarak yang sangat dekat. Jika dipilih metoda Spline maka ada pilihan tipe Regularized dan Tension. Regularized membuat permukaan halus sedangkan Tension mempertegas bentuk permukaan sesuai dengan fenomena model.

Dialog BoxKarena pada kasus kita adalah melakukan proses grid untuk permukaan area maka metoda yang dipilih adalah Spline dan tipe yang digunakan adalah Regularized. Sedangkan nilai titik ketinggian terdapat pada field Elevation (field yang berisi nilai tinggi).

About these ads