Seorang senior pernah berkata: “Saya akan merasa sangat berdosa jika tidak mengenalkan anak saya akan lingkungan sekeliling, minimal dia mengenal taman dekat rumah dan mengetahui tetumbuhan yang ada disana…”. Demikian kira-kira yang terucapkan oleh Pak Cecep saat “memaksakan diri” mengantar saya sepulang dari diskusi data spasial di Jurusan Tanah IPB, tahun 2005. Suatu ungkapan yang sederhana tetapi cukup membekas dengan cukup jelas dalam ingatan.
Mengenal lingkungan bukan hanya berarti taman dan pepohonannya, tentunya. Tetapi juga sekaligus mengasah kemampuan mengenal keruangan. Dalam keseharian, kita dan keluarga secara otomatis, tanpa disadari, akan mengenal ruang. Dari mulai mengenal rumah kita sendiri hingga segala yang ada dan dilalui saat menuju ke sekolah, pasar, pertokoan, rumah teman, dan lain-lain.
Menyadari, menikmati, dan kemudian mengenal keruangan adalah hal mengasyikkan. Inilah yang jadi kegiatan akhir minggu disaat libur akhir pekan yang panjang kali ini. Read the rest of this entry »
























Last Comments