
Diskusi Sabtu pagi
Sabtu pagi pada akhir minggu ini menjadi spesial. Hal ini berawal dari ajakan Pak Anton Gunarto untuk mengisi salah satu kegiatan di Masjid tempat Pak Anton tinggal, yaitu Masjid Al-Hidayah di Komplek Kedung Badak Baru, Bogor. Di masjid ini pak Anton menjadi seksi Kajian Bedah Buku Sabtu Subuh, sehingga menjadi tugasnya untuk menghadirkan berbagai narasumber untuk berbicara sesuai dengan buku atau topik kajian pada saat itu.
Kegiatan ini sudah berlangsung lama disana, dan Sabtu pagi ini adalah kali ketiga saya hadir sebagai narasumber di Al-Hidayah.
Dua kali sebelumnya saya berbagi cerita dengan hadirin di sini. Kali pertama adalah mengenai jalan-jalan ke Cordoba (saat sempat mampir ke Katedral Masjid Cordoba, sila baca: Campillos-Cordoba) dan kali kedua berdiskusi tentang Bencana Alam Gempa Bumi di negeri tercinta ini.
Kali ketiga ini saya membawakan materi tentang “Ukiran alam di muka bumi sebagai lukisan Allah yang maha menakjubkan”. Dan kali ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya karena akan berbicara mengenai “spasial” di depan bapak-ibu yang mungkin sama sekali tidak mempunyai pemahaman yang sama dengan saya. Materi apa yang akan dihadirkan ya..?

Lukisan alam
Yang terpikir kemudian adalah visualisasi citra satelit, yang bisa digunakan untuk menikmati permukaan bumi. Dan sesuai tema, maka beberapa keindahan yang bisa dinikmati dan terasa menakjubkanlah yang akan ditampilkan.
Bahan sudah ada, antara lain pada tulisan Ukiran Alam di muka Bumi yang pernah diposting dua tahun lalu..
Dan berbekal Google Earth, materi terkumpulkan dengan cepat. Selesai dikemas dalam bentuk presentasi, maka siapalah untuk hadir ke Kedung Badak. Di Masjid Al-Hidayah sudah menyediakan fasilitas berupa proyektor LCD dan komputer. Jadi saya tinggal menyiapkan file presentasi saja, walau kali ini tetap membawa laptop.
Sabtu pagi, selesai santap saur, segera berkemas dan berangkatlah bersama semua anggota pasukan. Sampai di Kedung Badak tepat sesaat sebelum sholat Subuh dimulai.
Selesai sholat berjamaah, dimulailah presentasi yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi.
Alhamdulillah, apa yang saya sampaikan bisa diterima dengan baik, setidaknya terlihat dari banyak muncul pertanyaan yang sangat terarah, baik dari bapak-bapak maupun dari ibu-ibu hadirin. Ini adalah harapan saya karena jika tidak ada pertanyaan maka berarti materi yang saya sampaikan tidaklah bisa diterima atau dimengerti dengan baik.
Menyampaikan suatu materi yang sifatnya spesifik pada publik umum tentunya tidak semudah penyampaian pada khalayak yang memang menggeluti keilmuan tersebut. Saya hanya berusaha berpikir berlawanan arah, jika saya sebagai hadirin maka apa sebenarnya yang saya harapkan.
Pagi ini memang peserta yang hadir sangat banyak, mungkin karena memang sedang dalam bulan Ramadhan sehingga masjid di saat subuh terasa lebih semarak dari bulan lainnya.
Dan waktu tanpa terasa telah melewati pukul 6 pagi. Tenggorokan pun sudah terasa kering, hehehe… Moderator segera menutup acara dengan memohon maaf kepada beberapa penanya yang belum sempat mendapat giliran mengutarakan pertanyaan, walau sudah tunjuk tangan.
Alhamdulillah, acara selesai…
Maka (sempat) hadirlah Google Earth dipenayangan di dalam Masjid…
: )
























mudah-mudahan yang ngedengerin pak hartanto hari itu dikasih pencerahan setelah dikibulin :D
Kapan-kapan kalo diundang ngibul di mesjid geografi ugm mau ya pak :D hehe…
hey Lis, sesama yg sedang dikibulin bicaranya jangan kuat-kuat… hehehe…
ntar kalo kamu ujian yah… siapin waktu aja.
thx sudah mampir.
salam kenal. alhamdulillah, mudah-mudahan menjadi ramadhan yang barakah buat abang kita ini, amien.
yakin..
yg hadir antusias banget..
sudah saatnya teknologi masuk ke mesjid ya Pak..
sy suka google earth Pak, walaaupun cuman ngapalin peta mudik saja,,
:mrgreen: pdhl sy gak mudik.
yogienfath, salam kenal juga. terimakasih dan amin.
mas pakde trijoko, saya yakin hal ini sudah dimulai dimana-mana, seiring dengan kemajuan wawasan generasi pemakmur masjid, seperti anda.
gak mudik to..? yo wis, kita lebaran di bogor bareng…
: )
Pak
aku mengagmimu
dan juga keluargamu
kang achoey, pasti pujiannya karena kemaren buka bareng di rumah saya ya…, ya udah dapet jatah buka bareng lagi deh… (taun depan..? hehehe…)
kapan-kapan ceramah buat blogor ya pak, …..
biar blogor tambah semangat…
hehe
mbak yella, saya gak bisa ceramah, kalo cuma diskusi hayolah. lumayan untuk kopdar tematik-nya blogor…
: )
Mas..suka maen ke tempatnya Pak/Ka Anton yah…
salam deh kalo ketemu..(masih suka ketemu di Bis kan..hehehe)
halo kang syarif, dengan pak Anton masih selalu bersama dalam “kehangatan” bis hantaran kantor…
: )
Saya pikir ini adalah salah satu pencerahan yang baik tentang “spasial”. bahkan mungkin yang alumni dari perkuliahan tentang “spasial” pun masih perlu di kasih pencerahan, plus hubungannya dengan kebesaran sang khalik. ESRI yang notabene perusahaan besar berkal-kali mengkampanyekan “spatially aware”. Ternyata pak hartanto sudah memulainya ya… Diteruskan pak berbaginya…. salam
iniGIS, ayo sama-sama menyebarkan “peduli spasial”…
: )