Lokakarya Memadukan Makro dan Mikro

2 12 2008
Lokakarya Radar Cuaca - Peramalan OPT

Lokakarya Radar Cuaca - Peramalan OPT

Batas cakupan makro mempunyai lawan yaitu mikro. Makro yang dimaksud disini adalah kajian dengan luas cakupan berupa lingkaran yang mempunyai radius 100 km, dengan data nilai perluasan bujursangkar yaitu 1 x 1 km. Nilai dalam luasan ini adalah nilai besarnya Curah Hujan yang jatuh pada area seluas 1 km persegi. Titik tengah dari lingkaran ini adalah di Serpong, berupa stasiun Radar Cuaca.

Tentang Radar Cuaca Serpong sila baca di Mengamati Hujan dengan Radar Cuaca.

Apa hubungannya dengan “dunia mikro”..? Dunia mikro disini adalah dunianya bakteri. Ya, bakteri yang berukuran mikro itu tetapi mempunyai kemampuan mengganggu kehidupan tanaman favorit penduduk Indonesia, padi. Tanggal 24 hingga 27 Nopember 2008 lalu, bertempat di Jatisari, Karawang, berlangsung kumpul-kumpul para pemain makro dan mikro. Kumpul-kumpul disini adalah acara Lokakarya (atau workshop).

Lokasi berkumpulnya adalah di Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBP-OPT), Jatisari, Karawang. Dan kegiatan ini adalah hasil kerjasama antara Pusat Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA, BPPT) dan BBP-OPT Departemen Pertanian.

Read the rest of this entry »