
Saturnus di Celestia
Alam Semesta yang (sepertinya) tak berbatas ini ternyata bisa kita masukkan saku. Benar..? Gak juga si. Ini cuma pemberkasan dijital, dan bisa disalinkan pada sebuah flashdisk, kemudian dimasukkan dalam saku…
Penggemar angkasa tentunya sudah tidak asing dengan berbagai perangkat lunak (free ataupun berbayar) yang berfungsi untuk menampilkan model alam semesta di komputer masing-masing. Perangkat lunak dengan berbagai fungsi visualisasi antariksa ini antara lain adalah StarCalc dan Celestia. Keduanya adalah favorit saya dan mempunyai karakteristik yang beda, tapi sama-sama mainnya “di atas sono”.
Pencinta angkasa terkadang ingin menikmati “dunia angkasa dijital” lebih bebas, bisa di komputer manapun tanpa perlu menginstal (karena lebih sering mendapati tidak diperbolehkannya menginstal di sembarang komputer) dan tak perlu on-line (jika bermain dengan GoogleSky tentunya perlu online). Untuk keperluan kemudahan ini, PortableApps.com menyediakan kemasan ringan perangkat lunak Celestia yang dapat dibawa kemana saja.
Pada PortableApps bagian Education, kita dapat mengunduh Celestia (besar file sekitar 23 Megabita), dan kemudian jalankan. Program pengurai akan menanyakan lokasi untuk menyalin program Celestia. Arahkan saja pada flashdisk kita, dan sebelumnya pastikan flashdisk masih mempunyai kapasitas isi sekurangnya 44 Megabita. Setelah selesai, pada folder CelestiaPortable di flashdisk akan terdapat file CelestiaPortable.exe (atau hanya CelestiaPortable saja, dengan icon Planet Yupiter). Jalankan dengan klik-ganda.
Banyak fungsi menarik di Celestia, sila dicoba sendiri (biar puas.. hehe..). Kalau mau menikmati demonya, maka tinggal pilih menu Help -> Run Demo.
Maka “berlayarlah” kita di angkasa raya…
Jika mau unduh langsung bisa dengan klik disini.
Sabtu dan Minggu yang cerah. Ini adalah 2 hari cerah pertama di awal tahun 2008, karena sejak malam tahun baru hujan gak ada abisnya turun di Bogor. Saat malam Minggu, sempat main ke halaman dan melihat angkasa, wow bersih banget langit Bogor. Langsung aja para krucil ribut ngajak neropong.
Selain Gerhana Bulan, pada tahun 2007 ini akan terjadi 2 kali Gerhana Matahari. Menurut kalender astronomi Gerhana Matahari akan terjadi pada hari Senin 19 Maret 2007 dan juga pada Selasa 11 September 2007. Kedua peristiwa ini adalah Gerhana Matahari sebagian. Sayang sekali keduanya tidak bisa dinikmati dari Indonesia.
Pada tahun 2007 ini akan terjadi dua kali gerhana bulan total (GBT), begitulah menurut kalender astronomi. Pertama akan terjadi pada tanggal 3 – 4 Maret 2007, dan GBT berikutnya akan terjadi pada 28 Agustus 2007. GBT adalah salah satu peristiwa yang sangat menarik terutama bagi penggemar astronomi, lebih-lebih para amatir. Banyak hal yang bisa dinikmati di malam saat terjadinya GBT ini (GBT gak pernah terjadi siang hari… hehehe..). Selain pemandangan bulan yang “dimakan raksasa” hingga tak bersisa, juga asik untuk diabadikan melalui foto atau video. 

























Last Comments