<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catetan kecil httsan</title>
	<atom:link href="http://hartanto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hartanto.wordpress.com</link>
	<description>coretan kertas buram sepanjang jalan terlewat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 15:49:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hartanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catetan kecil httsan</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hartanto.wordpress.com/osd.xml" title="Catetan kecil httsan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hartanto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kabut malam di Buitenzorg</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/24/kabut-malam-di-buitenzorg/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/24/kabut-malam-di-buitenzorg/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 00:34:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi Comunidad]]></category>
		<category><![CDATA[Patee del rincón]]></category>
		<category><![CDATA[#RantaiCerita]]></category>
		<category><![CDATA[blogor]]></category>
		<category><![CDATA[bogor]]></category>
		<category><![CDATA[buiten]]></category>
		<category><![CDATA[Buitenzorg]]></category>
		<category><![CDATA[Rantai Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1918</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah tulisan kesepuluh (akhir) dari Grup Hitam Cerita Berantai #2 dari Blogger Bogor. Tulisan sebelumnya dibuat oleh Tb. Sjafri Mangkuprawira, Eddy Prayitno, Chandra Iman, Erfano Nalakiano, Anandita Puspitasari, Jun &#8220;Siro&#8221; Dieyna, Utami Utar, Miftah Abdillah Akhmad, dan Suria Riza. Bogor ada karena satu alasan. Apakah yang &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2012/01/24/kabut-malam-di-buitenzorg/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1918&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1928" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1928" title="htt-wp" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/htt-wp.jpg?w=584" alt="Buitenzorg yang kelam"   /><p class="wp-caption-text">Buitenzorg yang kelam (rekayasa gambar)</p></div>
<p>Ini adalah tulisan kesepuluh (akhir) dari <strong>Grup Hitam</strong> <a title="Cerita Berantai Blogor" href="http://blogor.org/2011/12/06/cerita-berantai-2-bogor/" target="_blank">Cerita Berantai #2</a> dari <a title="BLOGOR" href="http://blogor.org" target="_blank">Blogger Bogor</a>. Tulisan sebelumnya dibuat oleh <a title="Surat Cinta Buat Walikota Bogor" href="http://ronawajah.wordpress.com/2011/12/06/surat-cinta-buat-walikota-bogor/" target="_blank">Tb. Sjafri Mangkuprawira</a>, <a title="Anak Negara" href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/12/09/anak-negara-inspirasi-buat-lagu-sby/" target="_blank">Eddy Prayitno</a>, <a title="Mimpi Bogor" href="http://chandra.im/mimpi-bogor.html" target="_blank">Chandra Iman</a>, <a title="Pusat Kuliner" href="http://serujadiguru.blogdetik.com/2011/12/15/pusat-kuliner-di-bogor/" target="_blank">Erfano Nalakiano</a>, <a title="Ibu yang berada di jalan" href="http://bogorwatch.wordpress.com/2011/12/23/ibu-ibu-yang-berada-di-jalanan/" target="_blank">Anandita Puspitasari</a>, <a href="http://dieyna.wordpress.com/2012/01/10/pasar-kaget-pemda-menikmati-macet-mingguan-dan-sisa-sampah-di-akhir-pekan/">Jun &#8220;Siro&#8221; Dieyna</a>, <a title="James Bond Sopir Idaman" href="http://utamiutar.boogoor.com/2012/01/james-bond-sopir-idaman/" target="_blank">Utami Utar</a>, <a title="Macet Level Dewa" href="http://miftahgeek.com/2012/macet-level-dewa.html" target="_blank">Miftah Abdillah Akhmad</a>, dan <a title="GKI Yasmin Kapan Beresnya" href="http://echaimutenan.blogspot.com/2012/01/gki-yasminkapan-beresnya.html" target="_blank">Suria Riza</a>.</p>
<p>Bogor ada karena satu alasan.</p>
<p>Apakah yang menjadi alasan dalam pemilihan lokasi penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja Kerajaan Pakuan, pada 3 Juni 1483, sehingga peristiwa itu terjadi di tempat yang kemudian bernama Bogor..?</p>
<p>Apakah pula yang menjadi alasan Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron van Imhoff membangun Buitenzorg, nama lawas dari Istana Bogor, di lokasi ini dan menjadi kediaman resmi 38 Gubernur Jenderal Belanda dan satu Gubernur Jenderal Inggris..?</p>
<p>Buitenzorg mempunyai arti &#8220;<em>without sorrow</em>&#8221; atau &#8220;tanpa kesedihan&#8221;. Dalam bahasa Belanda, ada penyebutan lain terkait dengan &#8220;buiten&#8221;. Jika saya mengatakan bahwa saya mempunyai &#8220;buiten&#8221; artinya saya mempunyai rumah perisitirahatan di pedesaan.</p>
<p>Disatu masa, memiliki &#8220;buiten&#8221; di Buitenzorg adalah keindahan hidup. Seorang raja dapat mengendalikan pegunungan dan sekaligus daerah pesisir pantai dari lokasi yang nyaman. Perwakilan pemerintah kolonial Belanda dan Inggris pun demikian, dapat menikmati kekuasaanya sambil menghirup angin gunung yang mengalir dari Gunung Salak dan Gunung Gede dengan nyaman, dan dilimpahi hujan yang menyegarkan. Hidup tanpa kesedihan dan kekhawatiran.</p>
<p>Bagaimana dengan keindahan dan kenyamanan Bogor saat ini..?</p>
<p>Hiruk pikuk kemajuan jaman telah melanda Bogor. Kota yang (katanya pernah) indah ini menjadi tempat menginap sebagian pencari kehidupan Jakarta, dan menjadi ladang pembagian materi bagi sebagian lainnya. Kondisi kehidupan ekonomi, interaksi sosial dan budaya (sangat mungkin) telah sangat berubah dibandingkan saat Bogor masih menyandang sebutan &#8220;buitenzorg&#8221;.</p>
<p>Model pemerintahan saat ini yang &#8220;dipilih langsung&#8221; oleh rahayat jelata tidak mampu menjamin segalanya menjadi berpihak pada impian keindahan hidup para rahayat yang ber-KTP Bogor. Kebijakan dan peraturan dibuat dengan membawa nama &#8220;konstituen&#8221; tanpa sadar apa yang diperlukan oleh konstituen sesungguhnya.</p>
<p>Kesemerawutan sosial dan budaya terpampang jelas di pinggir jalan (menurut <a title="Anak Negara" href="http://mataharitimoer.blogdetik.com/2011/12/09/anak-negara-inspirasi-buat-lagu-sby/" target="_blank">Eddy Prayitno</a>, <a title="Mimpi Bogor" href="http://chandra.im/mimpi-bogor.html" target="_blank">Chandra Iman</a>, <a title="Ibu yang berada di jalan" href="http://bogorwatch.wordpress.com/2011/12/23/ibu-ibu-yang-berada-di-jalanan/" target="_blank">Anandita Puspitasari</a>, dan <a title="GKI Yasmin Kapan Beresnya" href="http://echaimutenan.blogspot.com/2012/01/gki-yasminkapan-beresnya.html" target="_blank">Suria Riza</a>). Kondisi transportasi, baik sarana maupun prasarana, yang tidak pernah terobati dengan baik (menurut <a title="James Bond Sopir Idaman" href="http://utamiutar.boogoor.com/2012/01/james-bond-sopir-idaman/" target="_blank">Utami Utar</a> dan <a title="Macet Level Dewa" href="http://miftahgeek.com/2012/macet-level-dewa.html" target="_blank">Miftah Abdillah Akhmad</a>). Pengaturan transaksi perdagangan yang buruk (menurut <a title="Pusat Kuliner" href="http://serujadiguru.blogdetik.com/2011/12/15/pusat-kuliner-di-bogor/" target="_blank">Erfano Nalakiano</a> dan <a href="http://dieyna.wordpress.com/2012/01/10/pasar-kaget-pemda-menikmati-macet-mingguan-dan-sisa-sampah-di-akhir-pekan/">Jun &#8220;Siro&#8221; Dieyna</a>). Dan antisipasi kebencanaan akibat bencana alam yang sangat memrihatinkan (menurut <a title="Surat Cinta Buat Walikota Bogor" href="http://ronawajah.wordpress.com/2011/12/06/surat-cinta-buat-walikota-bogor/" target="_blank">Tb. Sjafri Mangkuprawira</a>).</p>
<p>Semua &#8220;persoalan kecil&#8221; yang telah dibahas oleh rekan-rekan diatas bagaikan kabut pekat dimalam hari. Kegelapan malam ditambah dengan kehadiran kabut akan menjadikan penghuni kota berjalan sangat lambat. Kalaupun dapat berjalan cepat maka dapat dipastikan keselamatan akan terabaikan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Dan kemudian ini bukanlah &#8220;persoalan kecil&#8221; lagi tentunya.</p>
<p>Bogor hadir bukan untuk menghambat kemajuan penduduknya, tetapi juga bukan untuk menghilangkan &#8220;keindahan buitenzorg&#8221; yang berlangsung selama berabad-abad lalu.</p>
<p>Kepekaan pemimpin sangat diperlukan. Dan bukan hanya kepekaan tetapi juga kemampuan dan keberanian dalam menentukan langkah (bahasa kerennya: &#8220;kebijakan&#8221;, berupa peraturan dan aksi). Masyarakat Bogor bukanlah orang yang bodoh dan hanya menyetujui apa yang telah ada dikeseharian. Masyarakat Bogor sejatinya mampu menilai dengan baik apa yang seharusnya dilakukan oleh pemimpinnya dalam mengolah wilayah beserta semua aset-asetnya dengan keberanian dan dilandasi kebenaran. Masyarakat Bogor mampu ikut serta membangun Bogor bersama.</p>
<p>Tidaklah sulit untuk mengatur (baca: membuat perda dan menjalankan bersama) transportasi, perdagangan, sosial, dan budaya. Sekali lagi: tidak sulit. Kemampuan edukasi dari para punggawa pemerintah Bogor (baik Kota maupun Kabupaten) tentunya sudah memenuhi kebutuhan dasar sebagai pemikir yang baik dan mampu bertindak dengan benar.</p>
<p>Demikian pula dengan &#8220;para wakil rakyat yang terhormat&#8221; di DPRD yang telah berpanjang titel kesarjanaan maupun kerohaniannya, tentunya mampu &#8220;sejenak berpikir serius&#8221; untuk Bogor dan rakyatnya. Gantungkan jas parpol anda dan bertindaklah segera, konstituen sesungguhnya tidaklah melihat warna bendera anda.</p>
<p>Masyarakat Bogor adalah masyarakat yang dewasa dan sangat mudah untuk digerakkan demi menjadikan Bogor yang &#8220;buitenzorg&#8221;. Kesungguhan berpolitik para pemimpin dan wakilnya menjadi salah satu kunci penting dalam menjembatani pergerakannya. Gunakanlah politik sebagai kendaraan anda memperbaiki Bogor, janganlah berlaku sebaliknya. Jika politik yang mengendarai anda, maka keturunan anda yang akan menanggung akibatnya, dijamin..!</p>
<p>Pemimpin adalah pelayan yang paling rendah posisinya. Niat dan janji tidaklah cukup tanpa kebersamaan aksi dari semua lini: pemimpin dan terpimpin, kita semua.</p>
<p>Mampukah kita menyibak kabut malam di &#8220;Buitenzorg&#8221; ini dan menjawab pertanyaan: untuk alasan apa Bogor ada..?</p>
<p>Demikian. : )</p>
<p><em>*/layar ditutup untuk Grup Hitam&#8230; walau rada kocar-kacir&#8230;</em> : )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-comunidad/'>Mi Comunidad</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/patee-del-rincon/'>Patee del rincón</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/rantaicerita/'>#RantaiCerita</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/blogor/'>blogor</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/bogor/'>bogor</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/buiten/'>buiten</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/buitenzorg/'>Buitenzorg</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/rantai-cerita/'>Rantai Cerita</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1918/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1918&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/24/kabut-malam-di-buitenzorg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:thumbnail url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/htt-wp.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/htt-wp.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">htt-wp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/htt-wp.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">htt-wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikmati Uluwatu..?</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/15/menikmati-uluwatu/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/15/menikmati-uluwatu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 18:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[kecak]]></category>
		<category><![CDATA[monyet]]></category>
		<category><![CDATA[turis]]></category>
		<category><![CDATA[uluwatu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1906</guid>
		<description><![CDATA[Uluwatu, salah satu tempat eksotik di Pulau Bali dan menjadi tujuan wisata turis dari mancanegara. Lokasi yang menantang dengan tebing cadas yang tinggi menyajikan pemandangan laut yang indah. Uluwatu juga tempat turis berburu keindahan suasana matahari terbenam. Akhir tahun 2011 &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2012/01/15/menikmati-uluwatu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1906&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1908" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1908" title="Pura Uluwatu, Bali." src="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/img_7002.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Pura Uluwatu, Bali." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Pura Uluwatu, Bali.</p></div>
<p>Uluwatu, salah satu tempat eksotik di Pulau Bali dan menjadi tujuan wisata turis dari mancanegara. Lokasi yang menantang dengan tebing cadas yang tinggi menyajikan pemandangan laut yang indah. Uluwatu juga tempat turis berburu keindahan suasana matahari terbenam.</p>
<p>Akhir tahun 2011 saya dan keluarga menuju ke Uluwatu dengan tujuan yang pasti yaitu menikmati pemandangan tebing dan suasana matahari terbenam. Waktu telah diset sedemikian pas sehingga saat sampai di Uluwatu masih dapat menikmati keduanya. Mas Budi, sobat lama kami, membawa kami sekeluarga (saya, <a title="blog defidi" href="http://defidi.web.id" target="_blank">istri</a>, <a title="blog Alta" href="http://altair.wordpress.com" target="_blank">Alta</a> dan <a title="blog Qila" href="http://aquila.wordpress.com" target="_blank">Qila</a>) sesuai dengan target waktu&#8230;</p>
<p>Sejak di tempat parkir mas Budi, yang sudah sangat hafal dengan kondisi Uluwatu, memberikan beberapa perhatian. Terutama terkait dengan keberadaan monyet liar yang katanya &#8220;usil&#8221; terhadap barang bawaan turis yang menarik perhatian. Kami segera bersiap dengan tidak memakai pernik apapun, termasuk saya yang harus menyimpan kacamata.</p>
<p>Memasuki gerbang suasana nyaman terasa. Sinar matahari sore masih terang benderang. Kami segera menuju ke arah pura di ujung tebing yang terdekat. Jalan setapak yang tidak begitu lebar dan menanjak. Banyak turis lokal dan mancanegara yang tengah menikmati suasana pula.</p>
<p>Perjalanan menapak ke ujung tebing mulai terasa asik karena monyet-monyet liar segera hadir di antara kami. Monyet dengan badan yang besar dan kecil hilir mudik di pagar pelindung di pinggir tebing.</p>
<p>Kondisi yang terasa asik tiba-tiba berubah. Seekor monyet yang relatif bertubuh kecil segera turun dan menarik sendal jepit hitam di kaki kiri Qila. Tarikan yang keras sang monyet dan juga kondisi tak terduga membuat Qila segera melepas sandalnya. Dalam sekejap sandal berwarna hitam tersebut naik pohon bersama sang monyet, eh, monyet segera naik pohon dengan membawa sandal hasil rebutannya tadi.</p>
<p>Karena terlihat berbahaya, saya tidak berusaha &#8220;merebut kembali&#8221; sandal dari si monyet. kami biarkan dan sekitar lima menit maka sandal dibuang dari atas pohon. Saat saya ambil, kondisi sandal jepit sudah putus talinya dan rusak bolong tengahnya. Wow, begitu ganasnya si monyet tadi.</p>
<div id="attachment_1909" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1909" title="Aktivitas monyet di Uluwatu." src="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/20111221_bali1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Aktivitas monyet di Uluwatu." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Aktivitas monyet di Uluwatu.</p></div>
<p>Untuk melanjutkan perjalanan sore itu, saya segera menyerahkan sandal jepit saya untuk dipakai Qila, sedangkan saya sendiri &#8220;nyeker&#8221; alias tidak pakai alas kaki. Suasana riang segera menjadi tegang karena ternyata agresifitas monyet-monyet lainnya juga tinggi. Tas punggung yang dipakai istri menjadi target para monyet selanjutnya. Mereka tampaknya tertarik dengan gantungan kunci yang ada menggantung di sana. Segera kami buka paksa gantungan kunci dan menyimpannya. Sementara aman.</p>
<p>Kami segera berjalan ke arah lokasi lain, mendekati lokasi dimana akan ditampilkan tari kecak yang biasanya dilaksanakan sesaat sebelum matahari terbenam. Tebing dan taman yang kami lalui cukup rapi dan pemandangan sangat indah. Ketinggian tebing menyajikan pandangan yang luas dan dapat menyaksikan gulungan ombak yang pecah di pantai dari kejauhan.</p>
<p>Keindahan taman dan pemandangan segera terusik lagi oleh para binatang berekor panjang, sang monyet-monyet, yang tampaknya ada beberapa kelompok. Beberapa sangat agresif mengincar barang bawaan para pelancong, dan beberapa lagi berperang antarkelompok.</p>
<p>Kondisi ini jelas menyurutkan langkah kami, terutama anak saya yang baru saja mengalami hal yang tidak diinginkan. Saya tetap mengondisikan agar menikmati &#8220;atraksi alam&#8221; yang ada di depan mata. Kegesitan monyet dan reaksi kewaspadaan pengunjung tampaknya justru (kemudian) menjadi hal yang lebih menarik perhatian dibandingkan lainnya.</p>
<p>Saya melanjutkan perjalanan ke ujung tebing lainnya, dekat dengan lokasi tari kecak. Ternyata justru kami kembali melihat &#8220;atraksi&#8221; lain antara turis dan monyet. Salah satu monyet berhasil merebut kacamata seorang turis (kelihatannya dari Taiwan). Kondisi ini tentunya membuat si turis takut tetapi juga ada keinginan untuk mengambil kembali kacamata miliknya. Tak lama muncul &#8220;pawang&#8221; dengan membawa buahan (sepertinya anggur?). Dia segera mendekati si monyet sambil memberikat beberapa tangkai anggur. Dan seperti diduga sebelumnya, si monyet &#8220;takluk&#8221; dan memberikan kacamata kepada sang &#8220;pawang&#8221;.</p>
<div id="attachment_1910" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-1910" title="Atraksi &quot;pawang&quot; di Uluwatu." src="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/20111221_bali2.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Atraksi &quot;pawang&quot; di Uluwatu." width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Atraksi &quot;pawang&quot; di Uluwatu.</p></div>
<p>Para pemirsa segera tepuk tangan melihat atraksi menarik tersebut. Si turis segera mendekat pada &#8220;pawang&#8221;. Dan&#8230; sang pawang memberi &#8220;harga&#8221; untuk usahanya mengembalikan kacamata tersebut&#8230; waaah&#8230;</p>
<p>Singkat cerita, sore itu saya dan keluarga lebih &#8220;menikmati&#8221; atraksi monyet daripada keindahan alam dan suasana temaram matahari terbenam. Kekhawatiran kami (dan juga yang hadir disana) terhadap keagresifan monyet menjadi lebih dominan daripada keinginan utama kedatangan kami ke lokasi tersebut.</p>
<p>Saat pertama saya datang ke Uluwatu, tahun 2005, kejadian serupa juga saya lihat. Dan pada kedatangan saya kali ini justru mengalami sendiri, terjadi pada keluarga saya langsung. Hal ini (semoga tidak) akan menjadi trauma tersendiri bagi anak-anak dan juga saya sendiri terhadap &#8220;keindahan&#8221; lokasi wisata Uluwatu.</p>
<p>Dalam benak saya, setidaknya saat ini, jika mengingat Uluwatu adalah monyet, monyet dan monyet. Bukan keindahan pemandangannya dan juga bukan keindahan suasana <em>sunset</em>-nya. Entah di benak keluarga saya&#8230;</p>
<p>Apakah Uluwatu akan menjadi tujuan saya lagi dalam menikmati <em>sunset</em> di Bali&#8230;? Atau menjadi tujuan &#8220;petualangan alami&#8221; jika memang mau uji nyali&#8230;? Entahlah&#8230;</p>
<p>: )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-familia/'>Mi familia</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mijn-reizen/'>Mijn reizen</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mijn-reizen/tanah-air/'>Tanah-Air</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/bali/'>bali</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/kecak/'>kecak</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/monyet/'>monyet</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/turis/'>turis</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/uluwatu/'>uluwatu</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1906/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1906/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1906&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/15/menikmati-uluwatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		<georss:point>-6.563685 106.792550</georss:point>
		<geo:lat>-6.563685</geo:lat>
		<geo:long>106.792550</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/img_7002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pura Uluwatu, Bali.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/20111221_bali1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Aktivitas monyet di Uluwatu.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/20111221_bali2.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Atraksi &#34;pawang&#34; di Uluwatu.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plagiator melakukan plagiat demi plagiarisme</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/14/plagiator-melakukan-plagiat-demi-plagiarisme/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/14/plagiator-melakukan-plagiat-demi-plagiarisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 07:25:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi Comunidad]]></category>
		<category><![CDATA[contek]]></category>
		<category><![CDATA[copas]]></category>
		<category><![CDATA[copy]]></category>
		<category><![CDATA[copy-paste]]></category>
		<category><![CDATA[paste]]></category>
		<category><![CDATA[plagiarisme]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[plagiator]]></category>
		<category><![CDATA[SARA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1895</guid>
		<description><![CDATA[Kasus contek mencontek adalah hal biasa dalam kehidupan. Sejak kita mengenal persaingan dalam kehidupan, walau usia masih balita, maka kegiatan mencontek mulai kita lakukan. Dalam bahasa santunnya adalah meniru apa yang dilakukan oleh orang lain. Persaingan dalam hal apapun, baik &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2012/01/14/plagiator-melakukan-plagiat-demi-plagiarisme/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1895&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1900" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1900" title="contekmencontek" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/contekmencontek.jpg?w=300&#038;h=225" alt="contekmencontek" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Contek mencontek...</p></div>
<p>Kasus contek mencontek adalah hal biasa dalam kehidupan. Sejak kita mengenal persaingan dalam kehidupan, walau usia masih balita, maka kegiatan mencontek mulai kita lakukan. Dalam bahasa santunnya adalah meniru apa yang dilakukan oleh orang lain.</p>
<p>Persaingan dalam hal apapun, baik menyangkut kehidupan pribadi, SARA, maupun kehidupan antarnegara, maka kegiatan contek mencontek menjadi hal yang lumrah dilakukan. Bahkan taruhan nyawa adalah hal biasa demi bisa mencontek. Berapa banyak percontekan dilakukan oleh &#8220;Kelompok Barat&#8221; terhadap &#8220;Kelompok Timur&#8221; dan sebaliknya. Semua dilakukan dengan pembenaran sesuai posisi masing-masing.</p>
<p>Dalam dunia tulis menulis hal ini juga terjadi sejak jaman dulu. Karya tulis pihak lain &#8220;dicontek&#8221; demi persaingan personal. Untuk kasus ini biasanya persaingan justru bukan dengan pihak yang dicontek tetapi dengan pihak lain lagi. Karya tulis contekan tadi digunakan untuk membuat kesan bahwa &#8220;sang penulis&#8221; mempunyai kemampuan hebat dan lebih hebat dari pesaingnya, walau yang ditampilkan adalah karya orang lain.</p>
<p>Saat format tulisan dalam <em>jaman</em> dijital, maka pencontekan lebih mudah lagi. Tinggal buka dokumen, melalui dokumen langsung (misal dalam doc, pdf, atau lainnya) atau melalui laman web, lalu salin (<em>copy</em>) dan letakkan (<em>paste</em>) pada dokumen sendiri. Ubah penulisnya menjadi nama sendiri, dan publikasikan pada khalayak dan pesaing&#8230; beres&#8230;</p>
<p>Artikel yang paling gampang di-&#8221;copy-paste&#8221;-kan adalah artikel pada blog. Maraknya para penulis memanfaatkan blog sebagai tempat publikasi maka memudahkan para penggemar &#8220;copas&#8221; melaksanakan hasratnya. Saya yakin, diantara pembaca artikel ini ada yang pernah menjadi korban, dimana karyanya di &#8220;copas&#8221; oleh orang lain. Dan mungkin juga ada yang berbuat sebaliknya&#8230; :D</p>
<p>Saya pernah mengalami dimana <em>posting</em> saya di-copas secara bulat utuh. Salah satunya adalah tulisan yang saya <em>posting</em> 1 Pebruari 2006 dengan judul &#8220;<a title="Komposisi warna alami ASTER" href="http://hartanto.wordpress.com/2006/02/01/komposisi-warna-alami-aster/">Komposisi warna alami ASTER</a>&#8220;. Tulisan ini tentang komposisi kanal citra satelit sensor ASTER yang dapat terlihat seperti tampakan warna sebenarnya di alam. Hal ini dikatuhui tanpa disengaja saat iseng memanfaatkan fasilitas &#8220;Search Google for&#8230;&#8221; (dengan cara blok alinea, klik kanan&#8230;).</p>
<p>Saat mengetahui, saya langsung mengunjungi dan melihat, wow, tulisan ditampilkan utuh tanpa perubahan apapun, dan tidak ada pemberitahuan sumber sama sekali.</p>
<p>Entah ada berapa kemungkinan lagi jumlah &#8220;postingan&#8221; yang mengalami hal serupa, saya hampir gak peduli lagi. Eh, pada September 2011 muncul lagi <em>ping back</em> dari pelaku serupa. Karena ada <em>ping back</em> maka dengan mudah saya menelusuri dengan sekali klik. Dan sama juga, tulisan plus gambar terpublikasi secara utuh dilaman blog pelaku. Ahaay&#8230;</p>
<p>Artikel yang dimaksud adalah &#8220;<a title="Sebaran mudik di latitude" href="http://hartanto.wordpress.com/2011/09/04/sebaran-mudik-di-latitude/">Sebaran mudik di Latitude</a>&#8220;.</p>
<p>Entah apa maksud dari para pelaku ini, saya jauh dari prasangka apapun. Saya pun tidak menanyakan pada mereka apa yang mereka harap dari perbuatannya.</p>
<p>Sejatinya tidak ada hal yang baru di muka bumi ini, keunikan hanya terjadi pada bagaimana mengungkapkannya saja, baik berupa tulisan ataupun lainnya. Dan sebagai manusia yang beradab dan berpendidikan (ehm jadi ingat sosialita yang meributkan kebesaran gelarnya) tentunya etika selalu dijunjung tinggi.</p>
<p>Sebagai &#8220;kenangan&#8221;, maka laman yang menampilkan tulisan saya tanpa pemberitahuan tadi saya simpan dalam bentuk gambar (<em>screen capture</em>).</p>
<p>Apakah anda pernah mengalami hal &#8220;pencontekan&#8221; serupa..? Semoga bukan pada sisi pelakunya&#8230;</p>
<p>: )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-comunidad/'>Mi Comunidad</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/contek/'>contek</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/copas/'>copas</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/copy/'>copy</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/copy-paste/'>copy-paste</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/paste/'>paste</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/plagiarisme/'>plagiarisme</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/plagiat/'>plagiat</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/plagiator/'>plagiator</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/sara/'>SARA</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1895/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1895&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/14/plagiator-melakukan-plagiat-demi-plagiarisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/contekmencontek.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">contekmencontek</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Flying Dosen &#8211; the untold stories&#8230;</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/06/the-flying-dosen-the-untold-stories/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/06/the-flying-dosen-the-untold-stories/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 04:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Mi Comunidad]]></category>
		<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajar]]></category>
		<category><![CDATA[The Flying Dosen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1885</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi pengajar itu asyik, banyak hal yang dialami dalam perjalanannya&#8230; Hubungan antara pengajar dan pelajar selalu menjadi cerita yang unik. Saya mencoba menceritakan banyak hal yang pernah saya alami saat saya berperan sebagai pengajar maupun sebagai pelajar. Banyak &#8220;the untold &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2012/01/06/the-flying-dosen-the-untold-stories/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1885&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1886" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1886  " title="The Flying Dosen" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/the-flying-dosen.jpg?w=300&#038;h=247" alt="The Flying Dosen" width="300" height="247" /><p class="wp-caption-text">The Flying Dosen</p></div>
<p>Menjadi pengajar itu asyik, banyak hal yang dialami dalam perjalanannya&#8230; Hubungan antara pengajar dan pelajar selalu menjadi cerita yang unik.</p>
<p>Saya mencoba menceritakan banyak hal yang pernah saya alami saat saya berperan sebagai pengajar maupun sebagai pelajar. Banyak &#8220;<em>the untold stories</em>&#8221; yang akan tertulis. Dibuat dalam tulisan-tulisan ringkas yang terpisah dan tanpa kronologis.</p>
<p>Bagi yang mempunyai waktu, silakan mengunjungi blog yang saya beri nama &#8220;<strong><a title="Blog tematik, The Flying Dosen" href="http://theFlyingDosen.wordpress.com" target="_blank">The Flying Dosen</a></strong>&#8220;.</p>
<p>Dijamin tak &#8216;kan banyak yang menarik bagi anda yang berprofesi pengajar, apalagi yang sedang jadi pelajar, dan, apalagi, bagi yang pernah &#8220;berurusan&#8221; dengan saya&#8230;</p>
<p>; )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-arsenal/'>Mi arsenal</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-comunidad/'>Mi Comunidad</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-familia/'>Mi familia</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/blog/'>Blog</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/dosen/'>Dosen</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/pelajar/'>Pelajar</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/pengajar/'>Pengajar</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/the-flying-dosen/'>The Flying Dosen</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1885/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1885/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1885&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2012/01/06/the-flying-dosen-the-untold-stories/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2012/01/the-flying-dosen.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">The Flying Dosen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Citra Anaglyph untuk Tampakan 3-Dimensi</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2011/12/31/citra-anaglyph-untuk-tampakan-3-dimensi/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2011/12/31/citra-anaglyph-untuk-tampakan-3-dimensi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 00:51:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[GISProc]]></category>
		<category><![CDATA[ImageProc]]></category>
		<category><![CDATA[Mi arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Notas rápidas]]></category>
		<category><![CDATA[3 Dimensi]]></category>
		<category><![CDATA[3d]]></category>
		<category><![CDATA[Anaglyph]]></category>
		<category><![CDATA[dem]]></category>
		<category><![CDATA[DTM]]></category>
		<category><![CDATA[freeware]]></category>
		<category><![CDATA[google earth]]></category>
		<category><![CDATA[Ilwis]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[srtm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1872</guid>
		<description><![CDATA[Tampakan 3-Dimensi adalah hal yang menarik dalam dunia spasial. Citra anaglyph dapat menghasilkan tampakan 3-D dan membuatnya pun ternyata tidak sulit. Mau mencoba..? Bahan yang diperlukan semua &#8220;gratis&#8221; dan dengan mudah kita dapatkan. Apa yang harus disiapkan..? Data: Data citra &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2011/12/31/citra-anaglyph-untuk-tampakan-3-dimensi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1872&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1875" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1875" title="Melihat tampakan 3-D pada citra anaglyph menggunakan &quot;kacamata&quot; 3-D biru-merah." src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0563.jpg?w=584" alt=""   /><p class="wp-caption-text">Melihat tampakan 3-D pada citra anaglyph menggunakan &quot;kacamata&quot; 3-D biru-merah.</p></div>
<p>Tampakan 3-Dimensi adalah hal yang menarik dalam dunia spasial. Citra <strong>anaglyph</strong> dapat menghasilkan tampakan 3-D dan membuatnya pun ternyata tidak sulit. Mau mencoba..?</p>
<p>Bahan yang diperlukan semua &#8220;gratis&#8221; dan dengan mudah kita dapatkan. Apa yang harus disiapkan..?</p>
<p>Data:</p>
<ul>
<li>Data citra (satelit) ter-georeferensi, didapatkan dari citra pada Google Earth, dapat di-<em>capture</em> menggunakan perlun SIG <em>free</em>.</li>
<li>Data DEM/DTM, untuk data ini bisa didapatkan dari data DEM SRTM.</li>
</ul>
<p>Perangkat lunak dan peralatan:</p>
<ul>
<li>Gunakan perangkat lunak ILWIS, yang merupakan keluarga <em>open source</em> dan juga <em>free</em>, dapat diunduh dari situs <a title="Laman ILWIS" href="http://ilwis.org" target="_blank">ilwis.org</a> atau di <a title="Unduh ILWIS" href="http://hartantosanjaya.name/2011/06/21/integrated-land-and-water-information-system-ilwis/" target="_blank">laman unduh</a>.</li>
<li>Kacamata 3-Dimensi, digunakan untuk melihat hasil akhir dari proses ini. Kacamata ini dapat diperoleh di Toko Buku atau dapat dibuat sendiri dengan menggunakan mika sampul berwarna (merah-biru).</li>
</ul>
<p>Proses secara umum adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Pilih lokasi yang mempunyai kondisi topografi menarik, ada dataran tinggi dan rendah.</li>
<li>Gunakan Google Earth untuk mendapatkan citra satelit lokasi tersebut. Manfaatkan perlun <em>free</em> untuk meng-<em>capture</em>-nya dan mendapatkan koordinatnya langsung, seperti <a title="Elshayal Facebook" href="http://www.facebook.com/pages/Elshayal-Smart-GIS/108628015887674" target="_blank">perlun SIG Elshayal</a>.</li>
<li>DEM SRTM di-<em>crop</em> sesuai dengan luasan citra.</li>
<li>Simpan citra dan SRTM dalam GeoTIFF dengan dimensi spasial yang sama.</li>
<li>Import dalam format ILWIS dengan menggunakan GDAL.</li>
<li>Setelah berhasil, pastikan data citra mempunyai domain &#8220;image&#8221;</li>
<li>Jika citra masih dalam composite, lakukan &#8220;Color Sparation&#8221; (<em>Operations</em> -&gt; <em>Image</em> <em>Processing</em> -&gt; <em>Color Sparation</em>). Simpan <strong>kanal merah</strong> menjadi file citra baru.</li>
<li>Jalankan fungsi &#8220;Stereo Pair from DTM&#8221; untuk menghasilkan citra stereo (<em>Operations</em> -&gt;<em> Image Processing</em> -&gt; <em>Stereo Pair from DTM</em>)</li>
<li>Hasil dari proses ini berupa file data baru, tampilkan dalam citra anaglyph (<em>Operations</em> -&gt; <em>Visualization</em> -&gt;<em> Stereo pair</em> -&gt;<em> as Anaglyph</em>).</li>
<li>Nikmati tampakan 3-Dimensi pada citra anaglyph dengan menggunakan kacamata 3-D anda.</li>
</ul>
<p>Gambaran proses dapat dilihat melalui slide berikut ini:</p>
<iframe src='http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/10731420' width='584' height='479'></iframe>
<p>Slide (pdf) dapat diunduh melalui <a title="Unduh slide Anaglyph" href="http://hartantosanjaya.name/download/" target="_blank">laman unduh</a>.</p>
<p>Contoh citra anaglyph:</p>
<div id="attachment_1877" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/anaglyph_rinjani.jpg"><img class="size-medium wp-image-1877" title="Anaglyph_Rinjani" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/anaglyph_rinjani.jpg?w=300&#038;h=209" alt="" width="300" height="209" /></a><p class="wp-caption-text">Citra Anaglyph Gunung Rinjani (klik untuk memperbesar)</p></div>
<p>Selamat menikmati&#8230; : )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/gisproc/'>GISProc</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/imageproc/'>ImageProc</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-arsenal/'>Mi arsenal</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/'>Notas rápidas</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/3-dimensi/'>3 Dimensi</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/3d/'>3d</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/anaglyph/'>Anaglyph</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/dem/'>dem</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/dtm/'>DTM</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/freeware/'>freeware</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/google-earth/'>google earth</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/ilwis/'>Ilwis</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/open-source/'>open source</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/srtm/'>srtm</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1872&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2011/12/31/citra-anaglyph-untuk-tampakan-3-dimensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:thumbnail url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0563.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0563.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Melihat tampakan 3-D pada citra anaglyph menggunakan &#34;kacamata&#34; 3-D biru-merah.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/dsc_0563.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Melihat tampakan 3-D pada citra anaglyph menggunakan &#34;kacamata&#34; 3-D biru-merah.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/anaglyph_rinjani.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Anaglyph_Rinjani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kabut Kaldera Gunung Api Purba di Beratan</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2011/12/25/kabut-kaldera-gunung-api-purba-di-beratan/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2011/12/25/kabut-kaldera-gunung-api-purba-di-beratan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 01:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[Stayeatandcool]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bayan]]></category>
		<category><![CDATA[Bedugul]]></category>
		<category><![CDATA[Beratan]]></category>
		<category><![CDATA[Tamblingan]]></category>
		<category><![CDATA[Ulun Danu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1859</guid>
		<description><![CDATA[Negeri ini kaya akan gunung api dan juga gunung api purba. Salah satu gunung api purba terdapat di pulau Bali, dan kalderanya menjadi salah satu bentuk keindahan alam yang luar biasa. Kaldera gunung api purba itu menjadi tempat dari tiga &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2011/12/25/kabut-kaldera-gunung-api-purba-di-beratan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1859&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1862" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1862" title="bedugul-bali" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/bedugul-bali.jpg?w=584" alt=""   /><p class="wp-caption-text">Danau di kaldera gunung api purba (Google Maps).</p></div>
<p>Negeri ini kaya akan gunung api dan juga gunung api purba. Salah satu gunung api purba terdapat di pulau Bali, dan kalderanya menjadi salah satu bentuk keindahan alam yang luar biasa. Kaldera gunung api purba itu menjadi tempat dari tiga buah danau, yaitu danau <strong>Beratan</strong>, danau <strong>Tamblingan</strong>, dan danau <strong>Buyan</strong>.</p>
<p>Akhir tahun 2011 saya berkesempatan menikmati keindahan danau di kaldera purba ini. Danau Tamblingan dan danau Buyan hanya sempat dinikmati dari jauh pada ketinggian <em>view point</em> dengan ditemani oleh banyak kera liar yang bersahabat. Sedangkan danau Beratan (sebagian lagi menuliskannya dengan: <strong>Bratan</strong>, tanpa huruf &#8220;e&#8221;) sempat menikmati dalam jarak dekat.</p>
<p>Tiap pencinta wisata nusantara pastilah sudah pernah mendengar tentang &#8220;Pura Bedugul&#8221;, dan dengan gampangnya dapat kita cari melalui <a title="Pura Bedugul di Google" href="http://goo.gl/qZf6O" target="_blank">images.google.com</a> untuk mendapatkan gambarnya yang indah. Pura ini mempunyai nama &#8220;sebenarnya&#8221; adalah <strong>Pura Ulun Danu</strong>. Sebagian dari bangunan pura terletak terpisah dari daratan, pada dua buah daratan kecil, dan inilah yang selalu hadir dalam foto tentang pura ini. Dipisahkan beberapa meter dari daratan oleh air danau Beratan menjadikannya indah untuk dilihat wisatawan.</p>
<p>Tidak hanya keunikan itu tentunya, kondisi alam sekitar sangat membantu memperindah tampakan dari bangunan pura ini. Danau Beratan yang selalu dihadiri oleh kabut menjadikan nuansa yang sangat indah. Apalagi jika sinar matahari menerobos kabut pada waktu menjelang sore hari, keindahan tampakan pada lokasi tersebut sangat dinantikan.</p>
<p>Dengan ketinggian sekitar 1240-an meter dari rerata muka air laut, temperatur sekitar tentunya cukup dingin, dalam rentang belasan derajat Celcius. Kehadiran kabut yang tak henti-henti cukup mendinginkan sekaligus menghangatkan badan. Saat angin bertiup tentunya badan akan merasa dingin, sebaliknya saat tiada angin bertiup maka kabut justru menghangatkan.</p>
<p>Kehadiran kabut di permukaan danau menjadikannya obyek fotografi menarik sebagai &#8220;teman&#8221; dari pura yang memang sudah cantik.</p>
<div id="attachment_1863" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1863" title="Pura Ulun Danu di danau Beratan, Bedugul, Bali." src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/img_6440.jpg?w=584" alt=""   /><p class="wp-caption-text">Pura Ulun Danu di danau Beratan, Bedugul, Bali.</p></div>
<p>Menurut cerita penduduk sekitar, yang berjualan di pinggir jalan, Bedugul memang tidak seramai tempat wisata lainnya di Bali. Wilayah ini cenderung hanya sebagai daerah lintasan dari kota Singaraja di pantai Utara Bali, ke daerah lainnya di Selatan (atau sebaliknya). Penikmat biasanya hanya hadir dalam hitungan jam kemudian pergi. Atau bahkan hanya sekedar istirahat dan menghangatkan badan dengan makan bakso sambil menikmati pemandangan danau yang indah.</p>
<p>Di desa Candikuning, yang berdekatan dengan danau Beratan, banyak terdapat penginapan. Dari Hotel kelas tinggi hingga penginapan kelas melati yang cukup baik. Salah satunya adalah <strong>Ashram</strong> yang mempunyai rate sangat terjangkau dan berposisi sangat strategis dalam menikmati keindahan danau. Pun tak jauh dari pura Ulun Danu, dan juga dari lokasi penduduk atau tempat makan (restoran ataupun warung makan).</p>
<p>Bagi wisatawan yang beragama Islam, di desa Candikuning banyak terdapat masjid, dan tentunya tempat makan halal. Ini karena di tempat tersebut salah satu yang mempunyai komunitas muslim cukup besar. Adanya tempat makan berlabel halal ini tentunya memudahkan kaum muslim dalam menikmati makanan lokal sambil menikmati indahnya suasana dan dinginnya udara.</p>
<div id="attachment_1864" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1864" title="20111221_Bali" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/20111221_bali.jpg?w=584" alt=""   /><p class="wp-caption-text">Menikmati suasana Bedugul...</p></div>
<p>Akhir tahun merupakan salah satu waktu yang menyenangkan bagi pencinta durian. Durian lokal (katanya sebagian besar dari daerah Singaraja), apalagi yang jatuhan, sangatlah nikmat. Beberapa menyerupai durian monthong impor dari sisi kecilnya biji dan tebalnya daging serta manisnya rasa. Walau dari segi dimensi durian lokal cenderung lebih kecil dari pada durian monthong. Tetapi untuk di desa Candikuning ini, kehadiran durian hanya bisa ditemui disiang hingga sore hari.</p>
<p>Menikmati durian di tengah kabut asik juga tampaknya&#8230; : )</p>
<p>*/&#8212;&#8211;</p>
<p><em>Terimakasih untuk Isal dan gerombolannya (hehe&#8230;) yang telah mengundang ke Bedugul.</em><br />
<em>Ohya, bagi yang akan travelling di Bali, bisa kontak mas Budi (08155744683) yang bisa antar kemana saja dengan aman dan nyaman&#8230; (iklan-dot-com).</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-familia/'>Mi familia</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/stayeatandcool/'>Stayeatandcool</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mijn-reizen/tanah-air/'>Tanah-Air</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/bali/'>bali</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/bayan/'>Bayan</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/bedugul/'>Bedugul</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/beratan/'>Beratan</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/tamblingan/'>Tamblingan</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/ulun-danu/'>Ulun Danu</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1859/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1859/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1859&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2011/12/25/kabut-kaldera-gunung-api-purba-di-beratan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:thumbnail url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/bedugul-bali.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/bedugul-bali.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bedugul-bali</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/bedugul-bali.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bedugul-bali</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/img_6440.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pura Ulun Danu di danau Beratan, Bedugul, Bali.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/12/20111221_bali.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20111221_Bali</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membangun karakter bangsat</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2011/11/16/membangun-karakter-bangsat/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2011/11/16/membangun-karakter-bangsat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 16:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[Patee del rincón]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1853</guid>
		<description><![CDATA[Karakter bangsa adalah frasa yang sering terdengar beberapa tahun terakhir. Dua kata yang (mungkin) berarti membangun watak, sifat, atau tabiat bangsa ini semakin sering terdengar saat mana petinggi negeri sering mengulanginya dalam banyak pidato ataupun pertemuan dengan publik. Media massa &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2011/11/16/membangun-karakter-bangsat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1853&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karakter bangsa adalah frasa yang sering terdengar beberapa tahun terakhir. Dua kata yang (mungkin) berarti membangun watak, sifat, atau tabiat bangsa ini semakin sering terdengar saat mana petinggi negeri sering mengulanginya dalam banyak pidato ataupun pertemuan dengan publik. Media massa pun berperan memopulerkannya.</p>
<p>Frasa menarik ini kemudian menjadi salah satu primadona dalam membuat judul kegiatan. Judul kegiatan selalu berbau &#8220;karakter bangsa&#8221; dan menjadikannya tidak tercoret dalam mata anggaran kegiatan, baik di instansi &#8220;pelat merah&#8221; ataupun &#8220;kuning&#8221;.</p>
<p>Apa yang menarik dari kegiatan &#8220;membangun karakter bangsa&#8221; ini..?</p>
<p>Yang menarik adalah banyaknya kegiatan &#8220;pembangunan&#8221; ini dilaksanakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Hanya dalam hitungan hari, dan kegiatan pun dapat mengusung nama &#8220;membangun karakter&#8221;. Apa saja kegiatannya..? Sebagian adalah serupa dengan kegiatan out-bond, sebagian lagi ditambahi dengan materi &#8220;kepemimpinan&#8221;, ada juga dengan bumbu <em>team building</em> dan <em>games</em>.</p>
<p>Dapatkah membangun karakter hanya dilakukan beberapa hari..? Apalagi dengan tambahan &#8220;bangsa&#8221; setelah frasa &#8220;membangun karakter&#8221;..?</p>
<p>Bagi pembaca yang terbiasa dalam dunia pendidikan, baik formal maupun nonformal, tentunya akan paham dengan jawaban dari pertanyaan diatas. Dan bagi yang berasal dari luar dunia pendidikan, tentunya juga bisa menjawab dengan logika sederhana.</p>
<p>Dan menurut hemat saya, membangun suatu kebiasaan baik yang kemudian dapat ditumbuhkembangkan menjadi kebiasaan kolektif suatu komunitas atau bahkan masyarakat tentunya memerlukan waktu yang tidak sehari-dua. Diperlukan waktu yang panjang dan banyak faktor yang saling terkait, baik dari sisi program, kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankannya, dan juga teladan dari pemimpinnya.</p>
<p>Rumitkah prosesnya..? Gak jugalah. Segalanya kalo dibuat rumit ya akan rumit. Kalau memang diniatkan sungguh-sungguh ya banyak cara yang bisa ditempuh.</p>
<p>Contohnya..? Yang paling terlihat adalah bagaimana kita mendidik anak-anak kita sendiri. Atau bagaimana orang tua kita mendidik kita dari kecil hingga sekarang. Itu adalah proses membangun karakter bangsa yang sesungguhnya.</p>
<p>Eh, lalu apa hubungannya dengan judul diatas..? Kenapa kata bangsa ditambahi huruf &#8220;t&#8221;..? Apakah salah tulis..?</p>
<p>Bukan salah tulis. Memang benar yang tertulis di judul adalah &#8220;bangsat&#8221;. Bangsat adalah kepinding atau kutu busuk yang biasa hidup di kasur atau tempat duduk kayu, dan hobinya adalah menghisap darah manusia.</p>
<p>Jika ada orang yang duduk atau tidur di tempat tersebut, si kutu busuk akan senang dan segera menggigit dan menghisap darah orang tersebut. Dia akan senang dalam sekejap, kemudian tidur atau berkembang biak. Selesai.</p>
<p>Lalu apa hubungannya &#8220;karakter bangsa&#8221; dengan &#8220;karakter bangsat&#8221;..?</p>
<p>Mungkin begini: Jika pendidikan atau &#8220;pembangunan&#8221; dilakukan dengan instan maka bagai memberi kesenangan sesaat tanpa hasil yang baik dan benar bagi peradaban manusia.</p>
<p>Demikian. : )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-familia/'>Mi familia</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/patee-del-rincon/'>Patee del rincón</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/bangsa/'>bangsa</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/karakter/'>karakter</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/pembangunan/'>pembangunan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1853/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1853/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1853&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2011/11/16/membangun-karakter-bangsat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setahun dan kehidupan dimulai kembali</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2011/10/26/setahun-dan-kehidupan-dimulai-kembali/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2011/10/26/setahun-dan-kehidupan-dimulai-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 01:02:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[Awan Panas]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepuh Harjo]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Pyroclastic]]></category>
		<category><![CDATA[Wedhus gembel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1837</guid>
		<description><![CDATA[Setahun lalu, 26 Oktober 2010, Gunung Merapi mengalami erupsi terbesarnya. Kejadian ini kemudian mengawali banyak hal lain, diantaranya adalah meluncurnya &#8220;awan panas&#8221; (pyroclastic flow) dari arah kawah ke lereng sekitarnya. Campuran material yang sangat panas menyapu semua yang ada menjadi &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2011/10/26/setahun-dan-kehidupan-dimulai-kembali/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1837&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1838" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><img class="size-full wp-image-1838" title="Yang masih bertahan" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/mg_2934.jpg?w=584" alt="Yang masih bertahan"   /><p class="wp-caption-text">Tonggak tersisa di Kepuh Harjo, saksi kedatangan &quot;Awan Panas&quot; (pyroclastic flow) dari puncak Gunung Merapi pada Oktober 2010.</p></div>
<p>Setahun lalu, 26 Oktober 2010, Gunung Merapi mengalami erupsi terbesarnya. Kejadian ini kemudian mengawali banyak hal lain, diantaranya adalah meluncurnya &#8220;awan panas&#8221; (<em>pyroclastic flow</em>) dari arah kawah ke lereng sekitarnya. Campuran material yang sangat panas menyapu semua yang ada menjadi hangus dalam sekejap.</p>
<p>Oktober 2011, bekas-bekas kedatangan &#8220;awan panas&#8221; di lereng Merapi masih terlihat. Rerumah yang tersisa masih ada. Begitu juga saksi lain berupa tanaman. Ada yang hanya tinggal batang keringnya saja, ada yang masih mampu bertahan untuk melangsungkan kehidupan.</p>
<p>Pada foto diatas adalah contoh tanaman yang masih bertahan berdiri. Sisi kiri terlihat gosong hitam legam. itu adalah sisi hantaman &#8220;awan panas&#8221;, atau sisi yang menghadap ke arah puncak Merapi. Sedangkan sisi kanan adalah sisi yang menghadap berlawanan dengan puncak Merapi, sehingga tidak rusak seperti sisi lainnya.</p>
<p>Setahun berlalu, &#8220;sisi kanan&#8221; tadi mulai terlihat kehidupan baru. Ada warna hijau yang melebar dan menandakan kehidupan kembali ada. Luar biasa&#8230;</p>
<p>Tonggak ini saya temukan di desa Kepuh Harjo pada Oktober 2011 lalu, desa yang termasuk terkena kerusakan parah akibat &#8220;awan panas&#8221; Merapi setahun lalu.</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mijn-reizen/'>Mijn reizen</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mijn-reizen/tanah-air/'>Tanah-Air</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/awan-panas/'>Awan Panas</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/erupsi/'>erupsi</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/kepuh-harjo/'>Kepuh Harjo</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/merapi/'>Merapi</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/pyroclastic/'>Pyroclastic</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/wedhus-gembel/'>Wedhus gembel</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1837/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1837&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2011/10/26/setahun-dan-kehidupan-dimulai-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:thumbnail url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/mg_2934.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/mg_2934.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Yang masih bertahan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/mg_2934.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Yang masih bertahan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membaca vektor di alam</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2011/10/13/membaca-vektor-di-alam/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2011/10/13/membaca-vektor-di-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 16:06:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[AnotherWorld]]></category>
		<category><![CDATA[GISProc]]></category>
		<category><![CDATA[Mi arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Notas rápidas]]></category>
		<category><![CDATA[GIS]]></category>
		<category><![CDATA[line]]></category>
		<category><![CDATA[point]]></category>
		<category><![CDATA[polygon]]></category>
		<category><![CDATA[segment]]></category>
		<category><![CDATA[SIG]]></category>
		<category><![CDATA[Spasial]]></category>
		<category><![CDATA[vector]]></category>
		<category><![CDATA[Vektor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1828</guid>
		<description><![CDATA[Melihat gambar alam maka sebagai orang spasial sewajarnya dapat langsung mendefinisikan fitur yang ada. Tiga fitur dasar adalah titik, garis, dan poligon. Apakah yang terpikir saat melihat gambar diatas dan dalam waktu singkat menuangkan pendapatnya tentang fitur yang ada..? Beberapa &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2011/10/13/membaca-vektor-di-alam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1828&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1829" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-1829" title="Lokasi riset mangrove di estuari Perancak, tahun 2011." src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/lokasi-survey-mangrove-2011.jpg?w=300&#038;h=225" alt="vektor alam" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">membaca vektor di alam</p></div>
<p>Melihat gambar alam maka sebagai orang spasial sewajarnya dapat langsung mendefinisikan fitur yang ada. Tiga fitur dasar adalah titik, garis, dan poligon. Apakah yang terpikir saat melihat gambar diatas dan dalam waktu singkat menuangkan pendapatnya tentang fitur yang ada..?</p>
<p>Beberapa rekan mahasiswa menjawab seperti di bawah ini:</p>
<p>Pendapat-1:</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari gambar estuari yang ditampilkan bila ditinjau secara GIS berupa titik, garis dan polygon adalah sebagai berikut:<br />
a) garis: tepi jalan, tepi sungai, jalan dan sungai bila diperbesar juga akan tampak sebagai garis.<br />
b) titik: pohon (tunggal, bukan kumpulan pohon), batu, rumah (sebagai titik karena tampak kecil), perpotongan antara 2 jalan (perempatan) dan<br />
c) poligon: tambak, blok-blok tambak (1 blok bisa terdiri dari lebih dari 1 tambak), lahan kosong yang tampak jelas batas-batasnya, hutan mangrove, bangunan yang besar (tampak atapnya sebagai persegi panjang).</p>
<p>Pendapat-2:</p>
<p style="padding-left:30px;">Pada gambar lokasi riset magrove di estuari perancak terdapat point yang berupa lokasi survey, nama sungai, dan untuk polygon terdapat beberapa objek yaitu vegetasi (mangrove), tambak, pemukiman (kantor dan rumah) dan sungai besar, sedangkan untuk line hanya jalan umum dan setapak.</p>
<p>Pendapat-3:</p>
<p style="padding-left:30px;">pada gambar yang ada terlihat,1, Polygon terdiri dari pematang tambak kering maupun terisi , daerah kawasan mangrove, terlihat juga polygon untuk kawasan pemukiman, 2. Garis terdiri dari aliran sungai besar, sungai kecil atau kali,dan jalan,3. point atau titik terdiri dari kantor riset. daerah titik sampel untuk kategori jenis mangrove.</p>
<p>Pendapat-4:</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari image tersebut, yang berupa garis atau line adalah sungai besar (Sowan perancak), sungai kecil yang melewati daerah hutan bakau (Tukad Loloan, Tukad Perahu), sungai kecil yang melewati daerah tambak (Tukad Loloantelegi), jalan. Poligon pada image tersebut berupa daerah tambak, hutan bakau (yang terlihat batas area nya). Titik atau point pada image tersebut berupa rumah dan pohon bakau yang terlihat single.</p>
<p>Pendapat-5:</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari hasil analisis saya benda atau objek yang berupa titik adalah: titik sample riset, kantor, serta semua titik-titik penghubung yang membuat sebuah garis atau polygon. Yang berupa garis adalah : jalan raya, sungai, serta garis-garis penghubung yang membentuk sebuah polygon. Sedangkan objek yang berupa polygon adalah : tambak, area hutan mangrove, dan perkampungan.</p>
<p>Tidak ada yang salah dari pendapat diatas, karena masing-masing dapat mendefinisikan sendiri bentukan dan fitur yang dilihat pada gambar tersebut.</p>
<p>Bagaimana dengan pendapat anda sendiri..?</p>
<p>: )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/anotherworld/'>AnotherWorld</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/gisproc/'>GISProc</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/mi-arsenal/'>Mi arsenal</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/'>Notas rápidas</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/gis/'>GIS</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/line/'>line</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/point/'>point</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/polygon/'>polygon</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/segment/'>segment</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/sig/'>SIG</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/spasial/'>Spasial</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/vector/'>vector</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/vektor/'>Vektor</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1828/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1828&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2011/10/13/membaca-vektor-di-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-7.782353 110.369155</georss:point>
		<geo:lat>-7.782353</geo:lat>
		<geo:long>110.369155</geo:long>
		<media:thumbnail url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/lokasi-survey-mangrove-2011.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/lokasi-survey-mangrove-2011.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Lokasi riset mangrove di estuari Perancak, tahun 2011.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/10/lokasi-survey-mangrove-2011.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Lokasi riset mangrove di estuari Perancak, tahun 2011.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemekaran dan Pemenggalan Wilayah</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2011/09/19/pemekaran-dan-pemenggalan-wilayah/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2011/09/19/pemekaran-dan-pemenggalan-wilayah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2011 06:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Notas rápidas]]></category>
		<category><![CDATA[Patee del rincón]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu]]></category>
		<category><![CDATA[Palopo]]></category>
		<category><![CDATA[pemekaran]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesi selatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=1813</guid>
		<description><![CDATA[Pemekaran wilayah sudah menjadi jamak terjadi sejak banyak perubahan dan penambahan perundangan di negeri ini. Semua terjadi di hampir seluruh negeri dengan mengatasnamakan peningkatan kesejahteraan rakyat. Berawal dari status Facebook mas Anang YB 12 September 2011 yang menampilkan satu peta wilayah &#8230; <a href="http://hartanto.wordpress.com/2011/09/19/pemekaran-dan-pemenggalan-wilayah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1813&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1816" class="wp-caption alignleft" style="width: 317px"><img class="size-full wp-image-1816  " title="petakabluwu" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/09/petakabluwu1.jpg?w=584" alt="petakabluwu"   /><p class="wp-caption-text">Peta Kab Luwu</p></div>
<p>Pemekaran wilayah sudah menjadi jamak terjadi sejak banyak perubahan dan penambahan perundangan di negeri ini. Semua terjadi di hampir seluruh negeri dengan mengatasnamakan peningkatan kesejahteraan rakyat.</p>
<p>Berawal dari status Facebook mas <a title="Facebook Anang Yb" href="http://www.facebook.com/anangyb" target="_blank">Anang YB</a> 12 September 2011 yang menampilkan satu peta wilayah Kabupaten. Peta yang sangat menarik bagi saya.</p>
<p>Menariknya adalah satu wilayah &#8220;Tingkat II&#8221; yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi ter;etak di dua lokasi terpisah. Terpisah..? Ya, ada dua lokasi yang terpisah.</p>
<p>Wilayah ini adalah Kabupaten Luwu, di bagian pantai Timur Sulawesi, yang meghadap ke teluk Bone. Kabupaten ini adalah kabupaten yang mempunyai ibukota di Palopo. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, kota Palopo berganti status menjadi Kota Palopo, berdasarkan UU No.11 Tahun 2002 (April 2002).</p>
<p>Lokasi Kota Palopo adalah di tengah wilayah Kabupaten Luwu, tepatnya, memisahkan antara Kabupaten Luwu bagian Utara dan Selatan.</p>
<p>Dari <a title="Kabupaten Luwu" href="http://luwukab.go.id" target="_blank">situs web Kabupaten Luwu</a> dapat kita baca: Daerah Kabupaten Luwu terbagi dua wilayah sebagai akibat dari pemekaran Kota Palopo; yaitu wilayah Kabupaten Luwu bagian selatan yang terletak sebelah selatan Kota Palopo dan wilayah yang terletak di sebelah utara Kota Palopo.</p>
<p>Sebagai orang awam politik dan nggak ngerti dalam beraktivitas &#8220;demi kesejahteraan rakyat&#8221;, saya melihatnya ini sesuatu yang antik.</p>
<p>Yang terpikir di saya adalah keefektifan dalam pengelolaan wilayah, misalnya berdasarkan pertimbangan aksesibilitas. Mempunyai wilayah terpisah oleh &#8220;wilayah orang lain&#8221; maka akan diperlukan tenaga ekstra untuk mengelolanya. Peraturan tidak mungkin selalu sinkron antardaerah tetangga, dan ini akan menjadi kendala utama mungkin tidak sekarang tetapi suatu saat.</p>
<p>Jika salah satu daerah dari dua lokasi yang terpisah tersebut menghasilkan sesuatu (hasil tambang atau hortikultura, misalnya) yang sangat berarti, dan hanya bisa dipasarkan melalui wilayah &#8220;seberang&#8221;-nya maka harus melewati wilayah tetangga. Akan ada kendala infrastruktur saat mana komoditas tersebut akan melintas dengan mulus. Infrastruktur disini bisa berupa fisik seperti jalan raya maupun nonfisik (peraturan daerah).</p>
<p>Belum lagi jika penduduk di wilayah &#8220;satunya&#8221; akan ke ibukota, harus menyeberang &#8220;negara lain&#8221;&#8230; hehe&#8230;</p>
<p>Mmm&#8230; ini tentunya hanya pemikiran saya yang tidak mengenal lebih jauh wilayah tersebut. Tetapi jika pada kenyataanya semuanya &#8220;baik-baik saja&#8221; ya&#8230; syukurlah.</p>
<p>Hanya kemudian yang antik adalah bentuk peta wilayahnya, dimana ada bagian yang terpisah (atau terpenggal..?) bukan oleh perairan (layaknya yang berwilayah kepulauan) tetapi oleh daratan&#8230;</p>
<p>: )</p>
<br />Filed under: <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/notas-rapidas/'>Notas rápidas</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/category/patee-del-rincon/'>Patee del rincón</a> Tagged: <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/luwu/'>Luwu</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/palopo/'>Palopo</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/pemekaran/'>pemekaran</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/peta-wilayah/'>Peta Wilayah</a>, <a href='http://hartanto.wordpress.com/tag/sulawesi-selatan/'>sulawesi selatan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/1813/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/1813/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&amp;blog=42486&amp;post=1813&amp;subd=hartanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2011/09/19/pemekaran-dan-pemenggalan-wilayah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-6.589166 106.792999</georss:point>
		<geo:lat>-6.589166</geo:lat>
		<geo:long>106.792999</geo:long>
		<media:thumbnail url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/09/petakabluwu1.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/09/petakabluwu1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">petakabluwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2011/09/petakabluwu1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">petakabluwu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
