Bagaimana menghitung volume air danau..? Keluarkan air danau ke suatu wadah baru kemudian dihitung volumenya… he he…
Danau, baik itu buatan ataupun hasil dari suatu bendung dapat dihitung volume air yang terdapat dengan menggunakan modul sederhana pada perangkat lunak ArcView. ArcView adalah pendahulu dari perangkat lunak ArcGIS yang saat ini populer digunakan oleh pemain SIG di Indonesia.
Kembali ke pertanyaan: Bagaimana menghitung volume air danau? Ada dua pendekatan yang bisa dilakukan dan ini tergantung dari data dan atau proses terjadinya danau itu sendiri.
Kasus pertama adalah kelengkapan data kedalaman atau batimetri dari danau tersebut. Jika data ini ada maka persoalan akan menjadi lebih mudah.
Kemarau panjang selalu menghantui banyak daerah di Indonesia. Kebutuhan akan air, selain sebagai kebutuhan hidup sehari-hari, juga sebagai air tanah dan pengaliran untuk tetumbuhan. Danau dan waduk adalah andalan untuk menampung air untuk kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di sekitarnya.
Banyak aplikasi dapat dimainkan dengan 3D Analyst. Salah satunya adalah “mencari” batas daerah Aliran Sungai (DAS). Selain batas DAS juga dapat dilakukan pendugaan aliran sungai utama dan juga “anak-anak”-nya. Penggunaan data SRTM yang “murah-meriah” dapat menjadi bahan latihan menarik dalam penggunaan perangkat bantu ini.
Dengan modul jadul nan sederhana bernama 3D Analyst kita bisa menghitung material loss. Perhitungan ini biasanya menyangkut pengambilan dan pemindahan material untuk kepentingan penambangan (jenis open pit).
Selain modul 























Last Comments