<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catetan kecil httsan &#187; cordoba</title>
	<atom:link href="http://hartanto.wordpress.com/tag/cordoba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hartanto.wordpress.com</link>
	<description>coretan kertas buram sepanjang jalan terlewat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 08:00:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hartanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8772d315f61c2cd3c03e2ae0a16f4f62?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catetan kecil httsan &#187; cordoba</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hartanto.wordpress.com/osd.xml" title="Catetan kecil httsan" />
		<item>
		<title>Diskusi Sabtu Subuh</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2008/09/13/diskusi-sabtu-subuh/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2008/09/13/diskusi-sabtu-subuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 15:14:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[al-hidayah]]></category>
		<category><![CDATA[bedah buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[citra]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[google earth]]></category>
		<category><![CDATA[kajian]]></category>
		<category><![CDATA[katedral]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[subuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu pagi pada akhir minggu ini menjadi spesial. Hal ini berawal dari ajakan Pak Anton Gunarto untuk mengisi salah satu kegiatan di Masjid tempat Pak Anton tinggal, yaitu Masjid Al-Hidayah di Komplek Kedung Badak Baru, Bogor. Di masjid ini pak Anton menjadi seksi Kajian Bedah Buku Sabtu Subuh, sehingga menjadi tugasnya untuk menghadirkan berbagai narasumber [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=628&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_629" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><img class="size-full wp-image-629" title="Diskusi Sabtu pagi" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/09/img_4489.jpg?w=240&#038;h=180" alt="Diskusi Sabtu pagi" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">Diskusi Sabtu pagi</p></div>
<p>Sabtu pagi pada akhir minggu ini menjadi spesial. Hal ini berawal dari ajakan Pak Anton Gunarto untuk mengisi salah satu kegiatan di Masjid tempat Pak Anton tinggal, yaitu Masjid Al-Hidayah di Komplek Kedung Badak Baru, Bogor. Di masjid ini pak Anton menjadi seksi Kajian Bedah Buku Sabtu Subuh, sehingga menjadi tugasnya untuk menghadirkan berbagai narasumber untuk berbicara sesuai dengan buku atau topik kajian pada saat itu.</p>
<p>Kegiatan ini sudah berlangsung lama disana, dan Sabtu pagi ini adalah kali ketiga saya hadir sebagai narasumber di Al-Hidayah.</p>
<p>Dua kali sebelumnya saya berbagi cerita dengan hadirin di sini. Kali pertama adalah mengenai jalan-jalan ke Cordoba (saat sempat mampir ke Katedral Masjid Cordoba, sila baca: <a title="Baca Campillos Cordoba" href="http://hartanto.wordpress.com/category/the-series/campillos-cordoba/">Campillos-Cordoba</a>) dan kali kedua berdiskusi tentang Bencana Alam Gempa Bumi di negeri tercinta ini.</p>
<p>Kali ketiga ini saya membawakan materi tentang &#8220;Ukiran alam di muka bumi sebagai lukisan Allah yang maha menakjubkan&#8221;. Dan kali ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya karena akan berbicara mengenai &#8220;spasial&#8221; di depan bapak-ibu yang mungkin sama sekali tidak mempunyai pemahaman yang sama dengan saya. Materi apa yang akan dihadirkan ya..?</p>
<p><span id="more-628"></span></p>
<div id="attachment_630" class="wp-caption alignleft" style="width: 250px"><img class="size-full wp-image-630" title="Lukisan alam" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/09/img_4490.jpg?w=240&#038;h=180" alt="Lukisan alam" width="240" height="180" /><p class="wp-caption-text">Lukisan alam</p></div>
<p>Yang terpikir kemudian adalah visualisasi citra satelit, yang bisa digunakan untuk menikmati permukaan bumi. Dan sesuai tema, maka beberapa keindahan yang bisa dinikmati dan terasa menakjubkanlah yang akan ditampilkan.</p>
<p>Bahan sudah ada, antara lain pada tulisan <a title="Ukiran alam di muka bumi" href="http://hartanto.wordpress.com/2006/11/01/ukiran-alam-di-muka-bumi/">Ukiran Alam di muka Bumi</a> yang pernah diposting dua tahun lalu..</p>
<p>Dan berbekal <a title="Google Earth" href="http://earth.google.com/">Google Earth</a>, materi terkumpulkan dengan cepat. Selesai dikemas dalam bentuk presentasi, maka siapalah untuk hadir ke Kedung Badak. Di Masjid Al-Hidayah sudah menyediakan fasilitas berupa proyektor LCD dan komputer. Jadi saya tinggal menyiapkan file presentasi saja, walau kali ini tetap membawa laptop.</p>
<p>Sabtu pagi, selesai santap saur, segera berkemas dan berangkatlah bersama semua anggota pasukan. Sampai di Kedung Badak tepat sesaat sebelum sholat Subuh dimulai.</p>
<p>Selesai sholat berjamaah, dimulailah presentasi yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi.</p>
<p>Alhamdulillah, apa yang saya sampaikan bisa diterima dengan baik, setidaknya terlihat dari banyak muncul pertanyaan yang sangat terarah, baik dari bapak-bapak maupun dari ibu-ibu hadirin. Ini adalah harapan saya karena jika tidak ada pertanyaan maka berarti materi yang saya sampaikan tidaklah bisa diterima atau dimengerti dengan baik.</p>
<p>Menyampaikan suatu materi yang sifatnya spesifik pada publik umum tentunya tidak semudah penyampaian pada khalayak yang memang menggeluti keilmuan tersebut. Saya hanya berusaha berpikir berlawanan arah, jika saya sebagai hadirin maka apa sebenarnya yang saya harapkan.</p>
<p>Pagi ini memang peserta yang hadir sangat banyak, mungkin karena memang sedang dalam bulan Ramadhan sehingga masjid di saat subuh terasa lebih semarak dari bulan lainnya.</p>
<p>Dan waktu tanpa terasa telah melewati pukul 6 pagi. Tenggorokan pun sudah terasa kering, hehehe&#8230; Moderator segera menutup acara dengan memohon maaf kepada beberapa penanya yang belum sempat mendapat giliran mengutarakan pertanyaan, walau sudah tunjuk tangan.</p>
<p>Alhamdulillah, acara selesai&#8230;</p>
<p>Maka (sempat) hadirlah Google Earth dipenayangan di dalam Masjid&#8230;</p>
<p>: )</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/628/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/628/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/628/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=628&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2008/09/13/diskusi-sabtu-subuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/09/img_4489.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Diskusi Sabtu pagi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/09/img_4490.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Lukisan alam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dunia es krim Wall&#8217;s</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2008/06/06/dunia-es-krim-walls/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2008/06/06/dunia-es-krim-walls/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 15:30:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belgium]]></category>
		<category><![CDATA[España]]></category>
		<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[The Netherlands]]></category>
		<category><![CDATA[Algida]]></category>
		<category><![CDATA[Amsterdam]]></category>
		<category><![CDATA[Brugge]]></category>
		<category><![CDATA[Brusel]]></category>
		<category><![CDATA[campillos]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[enschede]]></category>
		<category><![CDATA[es krim]]></category>
		<category><![CDATA[Frigo]]></category>
		<category><![CDATA[Frisko]]></category>
		<category><![CDATA[Gent]]></category>
		<category><![CDATA[Good Humor]]></category>
		<category><![CDATA[Granada]]></category>
		<category><![CDATA[HB]]></category>
		<category><![CDATA[Langnese]]></category>
		<category><![CDATA[Leuven]]></category>
		<category><![CDATA[Lusso]]></category>
		<category><![CDATA[Malaga]]></category>
		<category><![CDATA[Miko]]></category>
		<category><![CDATA[wall's]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[Saat kecil, merek es krim yang paling diingat karena ngetopnya adalah es krim Woody, kemudian juga ada es krim Campina. Saat &#8220;bisa mendapatkan&#8221; es krim tersebut, wow, rasanya kenikmatan dan kesombongan ada dipuncaknya. Ini karena saat itu saya tinggal di pedalaman, dan es krim tergolong makanan yang masih mewah. Lha wong listrik aja belom ada, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=424&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright alignnone size-full wp-image-428" style="border:0;float:right;margin:9px;" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/06/walls-1.jpg?w=240&#038;h=180" alt="wall\'s" width="240" height="180" />Saat kecil, merek es krim yang paling diingat karena ngetopnya adalah es krim <strong>Woody</strong>, kemudian juga ada es krim <strong>Campina</strong>. Saat &#8220;bisa mendapatkan&#8221; es krim tersebut, wow, rasanya kenikmatan dan kesombongan ada dipuncaknya. Ini karena saat itu saya tinggal di pedalaman, dan es krim tergolong makanan yang masih mewah. Lha wong listrik aja belom ada, gimana mau ada yang jualan es krim..? Es krim hanya beredar di ibukota Provinsi..!</p>
<p>Saat ini, walaupun listrik tetep aja susah stabil, tapi sudah beragam merek es krim beredar di pelosok dan semua menjanjikan kenikmatan sesaat. Terutama saat krim dingin itu mampir sejenak dalam mulut, sesaat sebelum tergelincir kedalam tenggorokan.</p>
<p>Wall&#8217;s, siapa yang gak kenal dengan merek ini..? Dengan sistem penjualan yang menusuk ke pedalaman dan dengan suara &#8220;penarik perhatian&#8221; yang khas, semua anak-anak, dan juga yang sudah bukan anak-anak lagi, hampir pasti pernah mencoba es krim yang satu ini. Saya juga pernah doong&#8230;</p>
<p>Gimana dengan Wall&#8217;s di luar negeri tercinta ini..? Ada gak ya..?</p>
<p><span id="more-424"></span>Saat suatu waktu dimasa lalu sempat menelusuri pedesaan di Enschede, Belanda, dan lorong-lorong pertokoan di sekitar kanal-kanal di kota Amsterdam yang  penuh dengan orang Belanda itu, tidak ada sama sekali yang jualan es krim Wall&#8217;s. Ini bukan berarti es krim berlogo bentuk &#8220;hati&#8221; itu gak ada, tapi rupanya mempunyai nama yang berbeda. Di Belanda si es krim yang kita kenal dengan nama Wall&#8217;s ternyata mempunyai nama <strong>OLA</strong>.</p>
<p>Logo hati bernama OLA juga ditemui saat keluyuran di Brugge, Belgia, saat melarikan diri sejenak dari <a title="Workshop" href="http://hartanto.wordpress.com/2006/02/16/airborne-imaging-spectroscopy-workshop/">Workshop Hyperspectral</a> (bukan napak tilas Ikal dan Arai dalam <a title="Edensor di Books.Google" href="http://books.google.com/books?id=FV18DLfHz0MC&amp;printsec=frontcover" target="_blank">Edensor-nya Andrea</a>). Saat itu tahun 2005. Es krim OLA cukup banyak juga di jumpai di kota cantik seperti Leuven ataupun Gent dan Brussel. Ternyata merek OLA memang beredar di Belgia, Belanda, Portugal dan Afrika Selatan.</p>
<p>Lain lagi saat menikmati teriknya matahari dalam temperatur permukaan bumi sekitar 40 derajat celcius di pedesaan <a title="Campillos" href="http://hartanto.wordpress.com/?s=campillos">Spanyol bagian selatan</a>, tepatnya di Kota Campillos. Juga di kota-kota seperti Cordoba, Granada dan Malaga. Di daratan Eropa bagian selatan yang semi tandus ini es krim yang tentunya sangat nikmat dalam taburan suhu sedemikian panas (saat mengalami di bulan Juni 2003) mempunyai nama yang lain lagi, yaitu <strong>FRIGO</strong>. Merek FRIGO beredar hanya di negeri matador ini, Spanyol.</p>
<p>Bagaimana dengan negeri-negeri lain..? Apakah sang hati merah melingkar-lingkar ini punya sebutan lain juga..? Rupanya jawabannya adalah ya. <strong>ALGIDA</strong> adalah nama es krim ini untuk negara Yunani, Hungaria, Itali, Polandia, dan Turki. <strong>ESKIMO </strong>adalah nama yang dikenal di negara Austria dan Ceko.</p>
<p>Di Denmark sang es krim dikenal dengan nama <strong>FRISKO</strong>. Sedangkan di negara Swedia dan Finlandia bernama<strong> GB GLACE</strong>. Di negaranya Obama, sang kandidat presiden Amerika, es krim ini bernama <strong>GOOD HUMOR</strong>.</p>
<p>Di Irlandia dikenal dengan nama yang antik, hanya dua huruf, yaitu <strong>HB</strong>. <strong>LAGNESE </strong>adalah sebutan es krim ini di negara Jerman.  Di Swiss, para penonton <a title="EURO2008" href="www.euro2008.uefa.com" target="_blank">Euro2008</a> pastilah akan menikmati es krim ini yang dikenal dengan nama <strong>LUSSO</strong>.</p>
<p>Untuk masyarakat Perancis, <strong>MIKO </strong>adalah nama untuk es krim ini.  Lalu nama <strong>WALL&#8217;S</strong> sebenarnya ada dimana saja..? Ternyata WALL&#8217;S adalah merek untuk di Inggris Raya dan beberapa negara Asia, termasuk Indonesia.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-429" src="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/06/walls-2.jpg?w=400&#038;h=266" alt="Wall\'s di dunia" width="400" height="266" /></p>
<p>Logo bisa sama dan mendunia, tetapi nama berbeda. Sang penggemarnya tentunya cukup gampang dengan mengingat gambat hati berpola melingkar yang gampang ditemui dimana-mana.</p>
<p>Mungkin ada nama lain yang beredar di negeri yang belum tersebut diatas. Entahlah&#8230; belum sempet <em>googling</em>&#8230; keburu ngiler&#8230;<br />
: )</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/424/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/424/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/424/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/424/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/424/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=424&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2008/06/06/dunia-es-krim-walls/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/06/walls-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wall\'s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2008/06/walls-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Wall\'s di dunia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.es: Perjalanan Pulang (CC 5/5)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/01/25/perjalanan-pulang/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/01/25/perjalanan-pulang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2007 08:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campillos - Cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[España]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[campillos]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/01/25/perjalanan-pulang/</guid>
		<description><![CDATA[Melalui lorong-lorong sempit dan panjang adalah kenikmatan sendiri saat mencari gerbang  keluar &#8220;komplek Cordoba&#8221;. Setelah melalui beberapa kelokan meragukan, akhirnya berhasil  keluar dari komplek ini, dan mulai menyusuri jalan raya. Terik matahari siang memang luar biasa, display temperatur yang terpasang dibeberapa tempat menunjukkan angka 40 derajat Celcius. Tanpa perlu liat kanan-kiri, perjalanan dipercepat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=131&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/131172498/" title="Gerbang Almodovar"><img src="http://static.flickr.com/47/131172498_a52443ad45_m.jpg" alt="Gerbang Almodovar" align="right" border="0" height="155" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Melalui lorong-lorong sempit dan panjang adalah kenikmatan sendiri saat mencari gerbang  keluar &#8220;komplek Cordoba&#8221;. Setelah melalui beberapa kelokan meragukan, akhirnya berhasil  keluar dari komplek ini, dan mulai menyusuri jalan raya. Terik matahari siang memang luar biasa, display temperatur yang terpasang dibeberapa tempat menunjukkan angka 40 derajat Celcius. Tanpa perlu liat kanan-kiri, perjalanan dipercepat dengan satu tujuan: Stasiun  Cordoba yang tentunya sejuk karena ber-AC&#8230;<span id="more-131"></span></p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/cordoba-sta0.jpg?w=240&#038;h=184" alt="Stasiun Cordoba" align="right" border="0" height="184" hspace="5" vspace="5" width="240" />Stasiun Cordoba, yang besar, megah dan mempunyai fasilitas layaknya sebuah bandara, penuh  dengan penumpang dan calon penumpang berbagai arah. Di beberapa tempat terlihat antrian dimana semua barang tentengan dipindai. Waktu sudah mepet, segera lari ke bagian karcis untuk beli  tiket &#8220;T-200&#8243; arah ke selatan, Malaga, yang melewati Barbadillos (sta Bobadilla). Berita buruk: habis, tiket habis untuk 2 perjalanan terakhir ke arah selatan hari ini&#8230; Kacau&#8230; Dinginnya ruang yang ber-AC sudah gak kerasa lagi. Keringet  panik segera ngucur. Gak mungkin nginep di Stasiun, di hotel pun gak karena gak ada ongkos  yang cukup. Ini risiko pergi nekad di negeri orang&#8230;</p>
<p>Segera balik lagi ke konter tiket, tanya sebisa mungkin pake bahasa tarzan (susah banget  komunikasi pake bahas Inggris di Spanyol&#8230;! sumpah&#8230;). Setelah beberapa saat, petugas bilang ada alternatif kereta yang lewat Barbadillos, yang merupakan stasiun terdekat dengan desa Campillos. Mungkin dari tadi juga sudah ada, wong jadwal sudah rapi, tapi komunikasi yang kacau mbuat info ini tertinggal. Selain T-200, ada kereta Intercity yang akan berangkat  jam 16.14. Wow, sekarang sudah jam 16.05&#8230; Ok, gw ambil tiketnya Pak..! Bayar langsung kabur ke line 7. Kereta sudah ada disana, dan langsung naik&#8230; Lhooo kok gerbongnya  kosong..? Celingak celinguk sebentar, cek tiket, cek lorong penumpang, walah salah&#8230;! Line  7 ada di sebelah&#8230; Kabur lagi lewat tangga, sampai diatas keliatan kereta lain bergerak di  Line 7&#8230; Kacau&#8230; ketinggalan dah&#8230;</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/cordoba-sta02.jpg?w=240&#038;h=187" alt="Intercity" align="right" border="0" height="187" hspace="5" vspace="5" width="240" />Ternyata nggak, kereta Intercity baru aja sampe. Alhamdulillah, langsung lompat ke gerbong, cari nomor tempat duduk, tarik napas panjang&#8230; Kereta Intercity gerbongnya asik juga. Dalam satu  gerbong ada 80 tempat duduk, dilengkapi dengan 8 TV dan tentunya ruangan ber-AC. Kayaknya  kereta ini sekelas di bawah Argobromo/Gede.</p>
<p>Perjalanan kembali ke Barbadillos segera dimulai. Montilla dilewati pada 17.00, Puente Genil  17.18, di stasiun La Roda gak stop, Fuente de Piedra 17.45, kereta stop sejenak. Dan akhirnya tepat jam 18.00 sampai di Barbadillos&#8230;! Turun dari gerbong, Barbadillos masih diguyur hujan&#8230;</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/field-007.jpg?w=240&#038;h=170" alt="Padang Zaitun, Gandum, Bunga Matahari..." align="right" border="0" height="170" hspace="5" vspace="5" width="240" />Dari telepon umum di dalam stasiun, segera kontak Hotel (Hostal San Francisco), dengan harapan rekan-rekan sudah ada yang pulang dari perjalanan mereka hari ini yang katanya akan ke Marbella dan Malaga, kota-kota indah di pantai selatan. Jesus, pemilik sekaligus petugas front office Hotel kabarkan: negative&#8230; Gak tau jam berapa  mereka akan kembali&#8230;</p>
<p>Ok deh, hari masih terasa siang, di luar stasiun masih terang benderang, masih ada alternatif lain untuk mencapai Campillos yang jaraknya dari Barbadillos sekitar 13 km:  jalan kaki&#8230;! Kenapa harus jalan kaki.? Karena memang tidak ada angkutan antarkota disini. Semua penduduk punya kendaraan berupa sepeda motor atau mobil. Jadi: positif, jalan kaki&#8230; (ngeluh).</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/img0033.jpg?w=172&#038;h=240" alt="Padang Bunga Matahari" align="right" border="0" height="240" hspace="5" vspace="5" width="172" />Sisa hujan yang masih melembabkan tanah agak menyejukkan sore yang terik ini. Spanyol musim  panas, jadi saat jam 18 masih terasa terang benderang. Waktu maghrib disini sekitar jam 21.30.</p>
<p>Segera aktifkan GPS Garmin 12XL dan mulai melangkah ikuti jalan aspal berbatu di  tengah-tengah padang zaitun yang maha luas&#8230; Gak ada pandangan lain selain padang zaitun, padang gandum, dan padang bunga matahari disini. Sunyi senyap, tanpa ada suara kicau burung atau tonggeret, tanpa rasa takut (yang gak kepikir lagi saat itu), kaki terus melangkah sambil sesekali perhatikan GPS. Dari  perhitungan kecepatan rerata yang terlihat di GPS, diprediksi bahwa akan sampai di Hotel sekitar jam 20.15, itu artinya perjalanan akan ditempuh selama sekitar 2 jam lebih sedikit. Wow,  mungkin asik juga&#8230;</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/img0013.jpg?w=240&#038;h=172" alt="Pohon Zaitun" align="right" border="0" height="172" hspace="5" vspace="5" width="240" />Sekitar 3 km terlampaui, keringet sudah mulai aktif menetes. Tiba-tiba terdengar dikejauhan suara mobil dari arah belakang. Timbul ide, kenapa gak nyoba kayak di film-film: lifting&#8230;! Akhirnya, stop sejenak, sedikit mengulang kata-kata dalam Bahasa Spanyol yang sudah dihapal, sedikit ngumpulin keberanian,  mulai menatap mobil yang datang sambil ayunkan tangan terkepal dengan ibujari mengarah kearah tujuan&#8230; Sang mobil segera datang dan&#8230; lewat&#8230; harapan lenyap&#8230; (sedih)&#8230; eh nanti dulu. Gak jauh mobil sedan Ford yang sudah berumur dengan nomor polisi SE3391CL itu berhenti dan mundur&#8230; betul, mundur ngarah ketempat gw berdiri.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/field-011.jpg?w=240&#038;h=180" alt="Danau di tengah padang" align="right" border="0" height="180" hspace="5" vspace="5" width="240" />Segera dekati kaca sopir, terlihat ada dua orang tua di bagian depan. Sampaikan: Holla..!,  lalu: Transporte a Campillos..? begitulah yang &#8216;terdengar&#8217; diajarkan oleh rekan yang ngantar ke staiun tadi pagi. Segera dijawab bla bla bla, gak ngerti, tapi maksudnya: ok anda boleh ikut&#8230; (barangkali). Langsung buka pintu belakang dan duduk manis. Untuk menghormati mereka,  segera ajak bicara dalam bahasa Inggris, walau pesimis. Bener aja, 3-4 pertanyaan dalam  bahasa Inggris langsung mental, gak dimengerti mereka, tapi mereka, dua orang bapak tua,  mencoba ramah menanggapi dengan bahasa Spanyol yang gw gak ngerti sama sekali&#8230;!</p>
<p>Ok deh, kalo gitu, biar seru, langsung ajak aja bicara bola (orang Spanyol gibol juga kan..?): tentang Real Madrid, Barcelona, dan lain-lain: pakai Bahasa Indonesia&#8230;! Kok..? Lha wong pake bahasa Inggris mereka nggak &#8220;dong&#8221; ya pake Bahasa Indonesia aja sekalian. Dan bagusnya, mereka tetep ramah dengan bahasa daerahnya yang 100% gak gw ngerti&#8230; Maaf, jangan mencoba membayangkan percakapan macam apa yang terjadi saat itu&#8230;</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/img0036.jpg?w=172&#038;h=240" alt="Hostal San Francisco" align="right" border="0" height="240" hspace="5" vspace="5" width="172" />10 km terlampaui, desa Campillos segera dimasuki. Mobil Ford tua ini segera minggir di SPBU  terdekat yang kebetulan deket dengan Hotel juga, kemudian gw segera turun, dan gak lupa mengucapkan: Terima Kasih Pak..! Mereka tersenyum, sapa balik (entah ngomong apa), dan pergi&#8230;</p>
<p>Jam 21an, pintu kamar hotel diketuk, ternyata rekan-rekan sudah pulang. Bart Kroll,  Mulugeta-Ethiopian, dan Sichivula-Zambian pada teriak: Hey hey hey, Hartanto, you save&#8230;!</p>
<p>Mungkin kebayang dibenak mereka sulitnya menembus belantara Spanyol&#8230;<br />
: )</p>
<blockquote><p><em> Tulisan ke-5 dari 5, tentang perjalanan Campillos &#8211; Cordoba.<br />
</em><em>Sebelum: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/" title="Dan Kerinduan yang Tersisa"></a><a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/" title="Dan Kerinduan yang Tersisa">Dan kerinduan yang tersisa</a> (4#5)</em></p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/131/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/131/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=131&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/01/25/perjalanan-pulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/47/131172498_a52443ad45_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gerbang Almodovar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/cordoba-sta0.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Stasiun Cordoba</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/cordoba-sta02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Intercity</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/field-007.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Padang Zaitun, Gandum, Bunga Matahari...</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/img0033.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Padang Bunga Matahari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/img0013.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pohon Zaitun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/field-011.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Danau di tengah padang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/01/img0036.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hostal San Francisco</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.es: Dan Kerinduan yang Tersisa (CC-4/5)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2006 02:10:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campillos - Cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[España]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[campillos]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki bangunan indah ini dari pintu di sisi barat daya, segera terasa aroma masjid yang sangat kental, terlihat dari bentuk tiang dan lengkung yang menghubungkan tiang-tiang tersebut. Bebatuan yang berasal dari jaman Romawi dan Gothic dari berbagai daerah di Eropa, dan juga yang berasal dari daratan Afrika utara masih tegak dengan indahnya membentuk tiang dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=65&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://static.flickr.com/96/226765588_7e89081e5e_m.jpg" alt="La Mezquita Catedral" align="right" border="0" hspace="5" vspace="5" />Memasuki bangunan indah ini dari pintu di sisi barat daya, segera terasa aroma masjid yang sangat kental, terlihat dari bentuk tiang dan lengkung yang menghubungkan tiang-tiang tersebut. Bebatuan yang berasal dari jaman Romawi dan Gothic dari berbagai daerah di Eropa, dan juga yang berasal dari daratan Afrika utara masih tegak dengan indahnya membentuk tiang dan menjadi dasar banyak ornamen di dinding.</p>
<p>Dinding pada sisi baratdaya dan timurlaut dari bangunan ini adalah sisi yang telah diubah menjadi banyak kapel. Sedangkan bagian tengah dan sisi baratdaya masih dipakai untuk keperluan kegiatan gereja hingga kini.<span id="more-65"></span></p>
<p><img src="http://static.flickr.com/92/226767180_3fed5387f5_m.jpg" alt="Mihrab" align="right" border="0" hspace="5" vspace="5" />Sisi tenggara adalah sisi yang tepat menghadap ke qiblat terlihat masih utuh, yaitu mihrab atau tempat imam memimpin sholat. Kubah pada mihrab luar biasa indah. Tak pernah terpikir akan ada keindahan ornamen dalam bentuk simetris yang sulit dilukiskan dengan kata-kata terdapat pada kubah tersebut, dan ada sejak berabad yang lalu. Ruang imam masih berornamen asli, yang dihiasi oleh tulisan arab, berupa doa. Warna dominan pada ornamen adalah kuning keemasan dan hitam. Dari dinding sisi tenggara ini, pengunjung tidak dapat mendekat karena dibatasi oleh pagar besi tinggi berjarak sekitar 5 meter. Sehingga pengunjung tidak dapat melihat dari dekat sisi dalam ruang imam dan juga kubah mihrab secara tampak vertikal. Kondisi ini memang dibuat demikian untuk melindungi keindahan monumen dan juga menghormati kebiasaan muslimin yang tidak menginjak tempat sholat dengan alas kaki.</p>
<p><img src="http://static.flickr.com/59/226783205_2207948852_m.jpg" alt="Kenangan di Museum" align="right" border="0" hspace="5" vspace="5" />Tapi tentunya ini mengundang rasa lain yang luarbiasa, yaitu kesedihan dan kehilangan. Karena gw merasa di dalam masjid, gw berada di mihrab, tapi tidak dapat melakukan sholat masjid seperti yang disunnahkan oleh nabi Muhammad SAW setiap kita memasuki masjid. Disebelah mihrab, terdapat ruang khusus menyimpan benda-benda berharga terbuat dari bermacam logam dan batuan, dan beberapa tulisan dalam bahasa arab yang terpahat pada lapisan batuan. Sayang sekali, karena tidak memiliki pengetahuan membaca tulisan dalam bahasa arab gundul (tanpa tanda baca) maka tulisan tersebut tidak diketahui bunyi dan artinya.</p>
<p>Banyaknya rombongan turis yang datang ke tempat ini tentunya menimbulkan keasyikan tersendiri bagi gw yang datang tanpa rombongan. Beberapa kali iseng mengikuti rombongan yang sedang berada di dekat mihrab, dan mendapat cerita yang beragam dari pembimbing turis tentang sejarah masjid Cordoba ini.</p>
<p><img src="http://static.flickr.com/64/226783374_ecddbbd07e_m.jpg" alt="Turis di dalam Masjid?" align="right" border="0" hspace="5" vspace="5" /> Dan dari ekspresi ataupun komentar spontan para turis terlihat bahwa sebagian besar mereka merasa aneh bahwa pernah ada kehidupan dan juga kebudayaan muslim daratan eropa jaman dahulu disaat daerah asal mereka masih dalam abad kegelapan. Sebagian lagi memang bertujuan untuk mengabadikan banyak gambar di seluruh bagian gedung dalam kamera photo dan kamera film mereka. Yang terakhir ini adalah mereka yang telah mengetahui lebih dulu asal muasal bangunan ini dan mengagumi arsitekturnya.</p>
<blockquote><p><em> Tulisan ke-4 dari 5, tentang perjalanan Campillos &#8211; Cordoba.</em><br />
<em> Sebelum: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/04/26/es-la-mezquita-catedral/">La Mezquita-Catedral</a> (3#5)</em><br />
<em> Berikut: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2007/01/25/perjalanan-pulang/" title="Perjalanan Pulang">Perjalanan Pulang</a> (5#5)</em><br />
<em> </em></p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=65&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/96/226765588_7e89081e5e_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">La Mezquita Catedral</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/92/226767180_3fed5387f5_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mihrab</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/59/226783205_2207948852_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kenangan di Museum</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/64/226783374_ecddbbd07e_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Turis di dalam Masjid?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.es: La Mezquita-Catedral (CC-3/5)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/26/es-la-mezquita-catedral/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/26/es-la-mezquita-catedral/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Apr 2006 02:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campillos - Cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[España]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[campillos]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://hartanto.wordpress.com/2006/04/26/es-la-mezquita-catedral/</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, akhirnya sampai juga. Bangunan berbentuk kotak persegi, dengan arsitektur meditaranean yang kental, itulah Masjid Cordoba, yang kini bernama La Mezquita-Catedral, atau Katedral Masjid Cordoba. Rasa rada gemetar juga, menyaksikan bangunan megah di tepi Rio Guadalquifir ini, yang saat ini berfungsi sebagai katedral, dan masih aktif digunakan untuk acara keagamaan.
Tahun 711 M kota Cordoba diduduki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=64&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/20438267/" title="La Mezquita Catedral" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/16/20438267_42da85b8b6_m.jpg" alt="La Mezquita Catedral" align="right" border="0" height="156" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Alhamdulillah, akhirnya sampai juga. Bangunan berbentuk kotak persegi, dengan arsitektur meditaranean yang kental, itulah <strong>Masjid Cordoba</strong>, yang kini bernama <strong>La Mezquita-Catedral</strong>, atau <strong>Katedral Masjid Cordoba</strong>. Rasa rada gemetar juga, menyaksikan bangunan megah di tepi <strong>Rio Guadalquifir</strong> ini, yang saat ini berfungsi sebagai katedral, dan masih aktif digunakan untuk acara keagamaan.</p>
<blockquote><p>Tahun 711 M kota Cordoba diduduki oleh bangsa Moor yang membawa agama Islam ke daratan Eropa. Sejak itu Cordoba menjadi <strong>ibukota Al-Andalus </strong>yang dipimpin oleh kekalifahan Damascus, dimana tahun 756 M pemerintah <strong>Abdurrahman</strong> memutuskan hubungan dengan Damascus kecuali masalah yang terkait dengan keagamaan.<span id="more-64"></span></p></blockquote>
<blockquote><p><a href="http://maps.google.com/?t=k&amp;om=1&amp;ll=37.87797,-4.778945&amp;spn=0.003828,0.007317" title="Citra Satelit @ Google Maps" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/56/131217265_3cde2066d0_m.jpg" alt="Citra Satelit @ Google Maps" align="right" border="0" height="196" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Dua abad kemudian <strong>Abudurrahman III</strong> mendeklarasikan <strong>Kekalifahan Cordoba</strong> yang berarti independen penuh. Era pemerintahan <strong>Abdurrahman III</strong> dan anaknya, <strong>Al Hakim II</strong>, inilah masa kejayaan Cordoba. Salah satu model pemerintahan ideal dimana bisa mengakomodir semua kepentingan dalam keragaman agama dan keyakinan.  Pada jaman itu, kota Cordoba menjadi <u>pusat budaya Eropa Barat</u>, dengan universitas terkenal dan perpustakaan yang menakjubkan, juga bangunan yang sangat megah seperti Masjid Cordoba dan <strong>istana Medina Azahara</strong>. Berpenduduk lebih dari satu juta jiwa dengan jumlah masjid 1600 buah.</p></blockquote>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/19617950/" title="@ Flickr" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/17/19617950_6cfc5b905b_m.jpg" alt="Puente de la Donadas" align="right" border="0" height="155" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Karena pada saat gw datang adalah saat misa, maka pengunjung dilarang memasuki katedral. Kesempatan ini gw pakai untuk berjalan sekitar bangunan Masjid. Di depan Masjid, yang merupakan sungai <strong>Guadalquivir</strong>, terdapat <strong>Puente Romano</strong> atau <strong>Roman Bridge</strong> yang dibangun dimasa kekuasaan <strong>Augustus</strong>. Dengan panjang sekitar 230 meter, jembatan ini terdiri dari 16 busur penahan (kaki jembatan).</p>
<p>Di sekitar jembatan sepanjang lintasan sungai, terdapat beberapa bangunan semacam benteng kecil, beberapa diantaranya sudah rusak berat. Bangunan ini dulunya digunakan untuk melindungi dan menjaga jembatan dari serangan musuh.Tidak jauh dari jembatan Roman terdapat <strong>La Albolafia Mill</strong>, ini adalah kincir air yang digunakan untuk mengalirkan air ke istana Emir. Saat ini di istana tersebut berdiri <strong>Istana Bishop</strong>. Kincir air ini sudah tidak berfungsi lagi karena telah dimatikan sejak perintah dari <strong>Isabel the Catolic</strong> yang merasa terganggu oleh suara bising kincir tersebut saat ia tinggal di <strong>Alcazar</strong>.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/19427220/" title="@ Flickr" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/14/19427220_d4e3cc35cd_m.jpg" alt="Torre de Alminar" align="right" border="0" height="240" hspace="5" vspace="5" width="155" /></a>Memasuki halaman masjid, terdapat <strong>Patio de los Naranjos</strong> (<em>Courtyard of the Oranges</em>). Tempat ini dikenal sebagai tempat yang sangat indah karena ditanami oleh jeruk dimana saat berbunga wanginya memenuhi halaman. Sebelumnya, pada saat kekalifahan Cordoba berkuasa, di tempat inilah pengujung harus membasuh kaki dan wudhu sebelum memasuki masjid. Ada juga tempat untuk perempuan sholat, yang memang harus terpisah dengan tempat sholat laki-laki.</p>
<p>Di sisi dinding belakang dari halaman ini terdapat menara, <strong>Torre de Alminar</strong>, yang dibangun pada abad X, dan merupakan menara masjid terbesar pertama yang dibangun di Spanyol. Restorasi dilakukan pada abad ke-16 dan ke-17 dan diubah fungsi menjadi menara katedral dengan beberapa lonceng di puncaknya. Tinggi menara ini sekitar 93 meter.</p>
<p>Untuk masuk ke masjid sebenarnya dapat dilakukan dari halaman ini melalui banyak lorong atau gapura/pintu masjid, tapi sejak abad ke-17 banyak kapel didirikan di sisi dalam dari dinding utama masjid sehingga hampir seluruh pintu di sisi masjid tertutup dan jalan masuk menjadi sangat terbatas.</p>
<blockquote><p><em>Tulisan ke-3 dari 5, tentang perjalanan Campillos &#8211; Cordoba.<br />
Sebelum: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/04/19/es-mencari-masjid/" title="Mencari Masjid Cordoba...">Mencari Masjid Cordoba</a> (2#5)<br />
</em><em>Berikut: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/08/28/es-dan-kerinduan-yang-tersisa/" title="Kerinduan yang tersisa">Kerinduan yang tersisa</a> (4#5)<br />
</em></p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=64&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/26/es-la-mezquita-catedral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/16/20438267_42da85b8b6_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">La Mezquita Catedral</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/56/131217265_3cde2066d0_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Citra Satelit @ Google Maps</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/17/19617950_6cfc5b905b_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Puente de la Donadas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/14/19427220_d4e3cc35cd_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Torre de Alminar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.es: Mencari Masjid Cordoba (CC-2/5)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/19/es-mencari-masjid/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/19/es-mencari-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Apr 2006 02:06:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campillos - Cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[España]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[campillos]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://hartanto.wordpress.com/2006/04/19/es-mencari-masjid/</guid>
		<description><![CDATA[ Kota Cordoba, kota penuh sejarah sejak sebelum penanggalan Masehi hadir, kini di depan mata&#8230;! Suatu yang tidak pernah terimpikan bisa menginjakkan kaki disini. Keluar dari stasiun, tujuan utama tentunya adalah Masjid Cordoba, bangunan yang sangat terkenal sejak abad ke-7 Masehi.
Tanpa bantuan peta kota atau peta turis, karena males cari counter informasi, kaki diayun hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=63&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.turismodecordoba.org/index2.cfm" target="_blank"> <img src="http://static.flickr.com/1/131097578_4b83ec17e2_m.jpg" alt="Cordoba" align="right" border="0" height="72" hspace="5" vspace="5" width="66" /></a><strong>Kota Cordoba</strong>, kota penuh sejarah sejak sebelum penanggalan Masehi hadir, kini di depan mata&#8230;! Suatu yang tidak pernah terimpikan bisa menginjakkan kaki disini. Keluar dari stasiun, tujuan utama tentunya adalah Masjid Cordoba, bangunan yang sangat terkenal sejak abad ke-7 Masehi.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/131137404/" title="Album @ Flickr" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/1/131137404_d2b08a1986_m.jpg" align="right" border="0" height="160" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Tanpa bantuan peta kota atau peta turis, karena males cari counter informasi, kaki diayun hanya mengikuti petunjuk arah di jalan raya. Sambil menikmati arsitektur kota yang indah, juga taman kota yang tertata rapi, perjalanan mencari bangunan termasyhur tersebut  dimulai. Diawali dari ruang terbuka luas di depan stasiun, dimana di ujung-utara-nya  terdapat simpang lima yang memajang nama <strong>Cordoba</strong> dengan slogan <strong><em>Patrimonio de  la Humanidad</em></strong> yang berarti <strong><em>World Heritage</em></strong>. Dari simpang lima ini,  mengikuti jalan Paseo de las Margaritas, segera angkat kaki ke arah tenggara.<span id="more-63"></span></p>
<p><a href="http://maps.google.com/?t=k&amp;om=1&amp;ll=37.88681,-4.786069&amp;spn=0.007655,0.014634" title="Satellite image on Google Maps" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/48/131184917_be8f493047_m.jpg" alt="antara Stasiun dan Almodovar" align="right" border="0" height="196" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Melewati simpangan pertama, ditemui taman kota yaitu <strong>Jardines Diego de Rivas</strong> dan <strong>Jardines de la Victoria</strong>.  Taman-taman ini banyak dikunjungi oleh penduduk kota yang mencari kesegaran udara. Musim panas dengan suhu rerata 40 derajat  Celcius, menjadikan tempat ini sangatlah nyaman untuk bermain di tengah  keindahan tanaman dan air mancur.</p>
<p>Memasuki jalan Paseo de la Victoria, jalan raya yang membentang arah  utara-selatan, terdapat taman yang dihuni bangunan kuno juga, tampak gak terawat,  dan sangat kental dengan arsitektur mediterania-nya. Taman ini letaknya diapit  dua jalan utama yaitu Paseo de la Victoria dan Avenida de la Republica  Argentina. Kaki terus mengarah ke selatan&#8230;</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/131172498/" title="Album @ Flickr" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/47/131172498_a52443ad45_m.jpg" alt="Pintu Gerbang Almodovar" align="right" border="0" height="155" hspace="5" vspace="5" width="240" /></a>Akhirnya, setelah mengakhiri Paseo de la Victoria, di kiri jalan terlihat suatu bangunan berwujud pintu gerbang dengan lebar lorong  sekitar 2 meter. Inilah <strong>pintu gerbang Almodóvar</strong>, dibangun pada abad-14 Masehi, merupakan salah satu pintu masuk ke komplek Masjid Cordoba. Didalamnya terdapat rerumah penduduk  dengan bangunan khas arsitektur mediterania, tidak ada celah halaman antarrumah, jendela penuh dengan tralis, dan mempunyai lorong-lorong antarblok yang sempit. Lebar lorong ini sekitar 1,5 &#8211; 2 meter.</p>
<p>Menelusuri lorong ini menjadi kesulitan sendiri dalam mencari orientasi arah, karena lorong yang panjang berliku, banyak simpang, dan tidak ada petunjuk arah. Payahnya semua lorong terlihat serupa. Untunglah akhirnya ketemu toko buku dan sovenir, dimana bisa beli peta turis kota Cordoba. Di dalam buku terdapat peta atau denah yang, lumayan, menjadi petunjuk arah menuju Masjid Cordoba.</p>
<p>Sip, arah sasaran utama sudah terlihat di peta. Tapi banyaknya lorong tetap  jadi penghalang serius. Sempat juga bingung dan tanya sana-sini. Untungnya ini  adalah daerah turis, banyak yang bisa bahasa Inggris&#8230;! : )</p>
<blockquote><p><em>Tulisan ke-2 dari 5, tentang perjalanan Campillos &#8211; Cordoba.<br />
Sebelum: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/04/18/es-tujuan-cordoba/" title="Tujuan Cordoba...">Tujuan Cordoba</a> (1#5)<br />
Berikut: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/04/26/es-la-mezquita-catedral/" title="La Mezquita-Catedral...">La Mezquita-Catedral</a> (3#5)<br />
</em></p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=63&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/19/es-mencari-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/1/131097578_4b83ec17e2_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cordoba</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/1/131137404_d2b08a1986_m.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://static.flickr.com/48/131184917_be8f493047_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">antara Stasiun dan Almodovar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/47/131172498_a52443ad45_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pintu Gerbang Almodovar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.es: Tujuan Cordoba (CC-1/5)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/18/es-tujuan-cordoba/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/18/es-tujuan-cordoba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2006 02:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campillos - Cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[España]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[campillos]]></category>
		<category><![CDATA[cordoba]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://hartanto.wordpress.com/2006/04/18/es-tujuan-cordoba/</guid>
		<description><![CDATA[Juni 2003, berbekal sebotol air mineral, sebungkus roti berlapis cokelat, dan dua-tiga patah kata dalam bahasa Spanyol, hari minggu pagi gw memulai perjalanan dengan tujuan Cordoba. Diantar oleh pak Emil (satu-satunya dosen yang dapat berbahasa Spanyol di rombongan sirkus) dari desa Campillos, desa dimana gw tinggal,  ke kota stasiun terdekat yang berjarak sekitar 13 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=62&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.turismodecordoba.org/index2.cfm" target="_blank"><img src="http://static.flickr.com/1/131097578_4b83ec17e2_m.jpg" alt="Cordoba" align="right" hspace="5" vspace="5" /></a>Juni 2003, berbekal sebotol air mineral, sebungkus roti berlapis cokelat, dan dua-tiga patah kata dalam bahasa Spanyol, hari minggu pagi gw memulai perjalanan dengan tujuan Cordoba. Diantar oleh pak Emil (satu-satunya dosen yang dapat berbahasa Spanyol di <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/01/18/jalanes-cari-makan-di-campillos/" title="Cerita terkait" target="_blank">rombongan sirkus</a>) dari desa <a href="http://www.andalucia.com/province/malaga/campillos/home.htm" title="Goto Campillos" target="_blank">Campillos</a>, <a href="http://maps.google.com/?ll=37.049149,-4.861107&amp;spn=0.061379,0.117073&amp;t=k&amp;om=1" title="Campillos dari Satelit, by Google Maps" target="_blank">desa dimana gw tinggal</a>,  ke kota stasiun terdekat yang berjarak sekitar 13 km, <strong>Bobadilla</strong>.</p>
<p><img src="http://static.flickr.com/52/119988961_4e68d34466_m.jpg" alt="Olive field - by Davepaterson" align="right" height="190" hspace="5" vspace="5" width="240" />Stasiun Bobadilla, yang merupakan stasiun interkoneksi kereta api, (posisi geografis sekitar <a href="http://maps.google.com/?ll=37.036406,-4.727683&amp;spn=0.008153,0.014634&amp;t=k&amp;om=1" title="Bobadilla @ Google Maps" target="_blank">37°02&#8242;12&#8243; LU dan 4°43&#8242;40&#8243; BB</a>) masih terlihat sepi pada jam 9 pagi. Setelah pak Emil menolong membelikan karcis di loket dengan menanyakan beberapa informasi kereta, dia segera memberi briefing singkat. Terutama tentang kata-kata dalam bahasa Spanyol yang sering terlihat di stasiun, seperti <em><strong>salida</strong> </em>yang berarti <strong><em>keberangkatan</em></strong> dan lain-lain. Sepeninggal pak Emil yang segera kembali ke Campillos, gw dengan susah payah menghapal kata-kata baru tersebut, sambil mengamati dimana letak kata-kata yang baru dijelaskan tadi di tempat publik, juga di stasiun ini. Terutama mengenai kedatangan dan keberangkatan kereta. Tepat jam 9.35 kereta <strong>T200</strong>, yang merupakan kereta antarkota sekelas Argobromo, datang. Untunglah, walaupun Bobadilla terletak di tempat sangat terpencil, tapi berhubung ini adalah stasiun besar maka pengumuman oleh petugas stasiun dilakukan dalam dua bahasa yaitu Spanyol dan Inggris.<span id="more-62"></span></p>
<blockquote><p>Orang berbahasa non Spanyol sangat sulit ditemui di negeri ini. Mereka sangat protektif terhadap penetrasi bahasa asing, seperti halnya di Perancis. Penguasaan bangsa Spanyol atas sebagian besar wilayah Amerika Selatan menjadikan bahasa mereka menjadi salah satu bahasa yang digunakan banyak penduduk dunia. Edi Murphy ataupun Jet Lee semua berbahasa Spanyol saat tampil di TV maupun di film layar lebar&#8230;<br />
: )</p></blockquote>
<p><img src="http://www.johndarm.clara.net/Europhots/ES-malaga.jpg" alt="T200 by John Armitstead" align="right" hspace="5" vspace="5" width="200" />T200 berpenumpang 36 orang tiap gerbongnya, dilengkapi dengan pendingin ruangan dan 4 buah TV serta interior yang baik,  menjadikan kereta ini pilihan turis antarkota di Selatan Spanyol, yang beroperasi antara kota pantai Malaga, dan beberapa kota besar seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/C%C3%B3rdoba%2C_Spain" title="Goto Cordoba @ Wiki" target="_blank"><strong>Cordoba</strong></a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Granada" title="Goto Granada @ Wiki" target="_blank"><strong>Granada</strong></a>. Harga karcis yang 11 Euro terhitung murah untuk segala fasilitas dan layanan kereta ini.</p>
<p>Perjalanan kereta menuju Cordoba segera dimulai. Padang zaitun (<em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Olives" title="Olive @ Wiki" target="_blank">olive</a></em>), bunga matahari (<em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sun_flower" title="Sun Flower @ Wiki" target="_blank">sun flower</a></em>) dan <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wheat" title="Wheat @ Wiki" target="_blank">wheat</a></em> (sejenis gandum) menjadi pemandangan sepanjang jalan. Daerah Spanyol bagan selatan ini memang penghasil berbagai produk pertanian turunan dari ketiga jenis tumbuhan utama tadi.</p>
<p><img src="http://static.flickr.com/45/131111674_c5c00fc6c5_m.jpg" align="right" hspace="5" vspace="5" />Gak lama, disisi kiri terlihat danau air asin <a href="http://maps.google.com/?ll=37.107902,-4.76944&amp;spn=0.065164,0.117073&amp;t=k&amp;om=1" title="Lake Salina @ Google Maps" target="_blank"><strong>Salina</strong></a> yang dipenuhi oleh <strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Flamingo" title="Flamingo @ Wiki" target="_blank">burung Flamingo</a></strong>, terutama di musim panas, juga menjadi satu pemandangan yang menarik. Kota <strong><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Puente_Genil" title="Goto Puente Genil @ Wiki" target="_blank">Puente Genil</a></strong> dan kota <strong><a href="http://www.andalucia.com/province/cordoba/montilla/home.htm" title="Goto Montilla" target="_blank">Montilla</a></strong> adalah kota yang disinggahi oleh T200. Daerah yang berbukit menjadikan pemandangan tidak monoton. Di beberapa puncak bukit sering terlihat bangunan kuno yang terlihat seperti benteng-benteng jaman dahulu. Tidak heran karena daerah Spanyol adalah daerah peperangan sejak jaman sebelum Masehi. Daerah yang selalu diperebutkan oleh berbagai suku bangsa dari daratan Eropa maupun Afrika Utara dan Asia.</p>
<p>Tepat jam 11.10 kereta tiba di stasiun Cordoba. Stasiun kereta modern, posisi sekitar <a href="http://maps.google.com/?ll=37.888089,-4.790736&amp;spn=0.00403,0.007317&amp;t=k&amp;om=1" title="Stasiun dilihat dari Satelit by Google Maps" target="_blank">37°53&#8242;20&#8243; LU dan 4°47&#8242;20&#8243; BB</a>, terasa jauh lebih indah dibandingkan dengan Centraal Station di Amsterdam (ups&#8230;). Fasilitas yang tersedia menyamai bandara. Terdapat metal detector, scanner untuk barang-barang yang dibawa, dan pusat perbelanjaan layaknya di bandara. Informasi lokasi menarik untuk konsumsi turis dapat dengan mudah diperoleh diberbagai tempat. Dan satu lagi yang membahagiakan: banyak yang bisa berbahasa Inggris&#8230; Wow bangettt&#8230; : )</p>
<blockquote><p><em>Tulisan ke-1 dari 5, tentang Perjalanan Campillos &#8211; Cordoba</em>.<br />
<em>Berikut: <a href="http://hartanto.wordpress.com/2006/04/19/es-mencari-masjid/" title="Mencari Masjid Cordoba...">Mencari Masjid Cordoba</a> (2#5).</em></p></blockquote>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/62/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/62/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=62&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2006/04/18/es-tujuan-cordoba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/1/131097578_4b83ec17e2_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cordoba</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/52/119988961_4e68d34466_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Olive field - by Davepaterson</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.johndarm.clara.net/Europhots/ES-malaga.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">T200 by John Armitstead</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/45/131111674_c5c00fc6c5_m.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>