Home

[OT] Operasi segera dimulai (bag.6)

8 Comments


Bandara OlilitLebih dari 3 bulan berselang, cerita jalan-jalan di Tanimbar (Operation Tanimbar) akhirnya baru bisa ditulis dan diketik lagi. Dengan membolak-balik catetan perjalanan plus melihat foto-foto dan film rekaman, akhirnya muncul lagi titik cerita yang harus diteruskan.

Saumlaki, Minggu 28 Agustus 2005, siang menjelang sore yang terik.

Suasana udara siang yang panas menyengat menambah suasana tim agak gerah dan semakin berdebar saat mengetahui berita dari bandara Olilit bahwa pesawat CESNA 402B masih “tertahan di udara” Kupang. Menurut perhitungan pilot yang disampaikan ke pengontrol di bandara mereka akan sampai (ETA) di Saumlaki pada 18.30. Kuatnya angin arah Barat akan menghambat penerbangan pesawat ringan tersebut saat mengarungi angkasa dari Kupang ke Saumlaki. Kepanikan agak terasa mengingat pada 18.30 matahari segera terbenam dan bandara tidak mempunyai lampu pada landasan sebagai panduan visual saat mendarat. More

[OT] Kota yang hidup (bag.5)

5 Comments


SaumlakiTahun 1999, kota Saumlaki memulai babak baru sebagai ibukota Kabupaten, ini sesuai dengan berdirinya Kabupaten Maluku Tenggara Barat (weleh, Tenggara Barat nyebutnya dalam bahasa Inggris apa ya?) berdasar UU no.46 th 1999. Kota ini menjadi pusat pemerintahan wilayah kabupaten yang cukup luas (sekitar 125.442 km2). Dimana daratannya hanya 10% dari luas wilayah…

Kali ini mau nulis dikit tentang kehidupan yang terlihat di Saumlaki, kota yang menjadi bacecamp dari OT ini, sebelum kesaat-saat yang mendebarkan dalam OT hari-hari berikutnya. Penggambaran yang terlihat langsung hanya beberapa hari, jadi sangat mungkin belum bisa melukiskan kondisi sebenarnya dari tempat yang cukup asik ini…
More

[OT] Denpasar – Saumlaki dalam gerak dan lagu (bag.4)

1 Comment


OT Part-1Perjalanan dalam Operation Tanimbar tahap pertama telah usai. Denpasar – Saumlaki telah dilewati.

Banyak peristiwa yang terekam dalam beberapa kamera dijital personal. Gambar-gambar dijital ini kemudian dirangkum dalam sebuah rangkaian cerita, dalam format film, dengan dibubuhi narasi santai, dan tak lupa diberikan latar belakang berbagai aliran musik.

Untuk menyaksikannya browser web harus mempunyai plugin pendukung flash. More

[OT] Destination Saumlaki (bag.3)

4 Comments


Menunggu di Bandara PatimuraPersiapan di Denpasar sudah harus selesai. Jadwal sudah mengharuskan tim segera berangkat ke Saumlaki. Tim Udara harus segera berangkat, Sabtu, 27 Agustus 2005. Semua kekurangan harus diselesaikan sebelum operasi udara dimulai, dan ini bisa terjadi pada detik-detik sebelum penerbangan dimulai, saat D-1.

Perjalanan diawali dari Denpasar menuju Ambon. Penerbangan sipil yang dilakukan melewati Makassar (landing 10.10 WITA), transit sejenak, baru kemudian dilanjutkan ke Ambon. Tim Udara ini terdiri dari pak John, mas Marius, mas Adriyanto, mas Agus, pak Joost, dan saya. Sementara mas Kapten Yahno dan pak Wimpi baru hari Minggu (28 Agustus) berangkat dengan CESSNA, dari Denpasar langsung ke Saumlaki.

More

Kisah senja

6 Comments


Splash @ Krandangan

Splash @ Krandangan

Senja adalah saatnya matahari masuk peraduan, menuntaskan tugasnya dan beristirahat hingga esok hari. Senja adalah saatnya pergantian suasana, dari teriknya siang menuju temaram dan diakhiri dengan kegelapan.

Banyak cerita seputar senja. Banyak senja dilalui di berbagai belahan nusantara, beberapa di pelosok dunia. Ada yang ternikmati, banyak juga yang terlewatkan begitu saja.

Beberapa yang sempat terekam dalam gambar dijital, dan juga dalam ingatan dicoba untuk diceritakan. More

[OT] Ber 2-1-7 an (bag.2)

2 Comments


Tim Laut“Ber 2-1-7 an”, tulisan yang sering terlihat di bak truk, stiker pada Angkot, atau coretan di dinding di banyak tempat. “Kalimat” itu dibaca: berdua satu tujuan, ungkapan untuk menyatakan bahwa ada dua individu yang bersatu dalam satu tujuan.

Rasanya ungkapan itu sangat cocok dengan kondisi kami. Dalam misi kali ini kami mempunyai dua tim, yaitu Tim Laut dan Tim Udara. Dua tim yang bergerak bersama demi satu tujuan, yaitu mengakuisisi data di lokasi sasaran dengan sebaik mungkin.

Obsesi yang muncul adalah: misi tidak boleh meleset dari jadwal yang sudah dibuat. Kondisi alam harus bisa diatasi dengan sebijak mungkin dan harus bisa… (mmm… seperti film Mission Impossible kaleee…) More

.ID: Ukiran pasir di Pantai Tumbur

8 Comments


Ukiran-1Pantai Tumbur, dengan posisi pada 131°21’41.4″ BT – 7°52’27.4″ LS, merupakan salah satu sudut keindahan Pulau Yamdena. Bukan hanya pantai berpasir yang luas, ombak yang besar dan posisi yang berhadapan langsung dengan daratan Australia, tapi juga mempunyai penghuni pantai yang piawai dalam mengukir pantai.

Penghuni berjenis kepiting kecil ini membuat bulir-bulir pasir dan menyusunnya dengan indah di sekitar lubang rumahnya. Berbagai bentuk yang artistik banyak dijumpai di sepanjang bentang pantai berpasir tebal ini.

Ukiran-2Ukiran-3Ukiran-4Ukiran-5

Jika diperhatikan saat mereka mengerjakannya, terlihat sekali kemampuannya dalam membuat atau membentuk bola dari pasir yang berada di dalam liang rumah, kemudian mendorong dengan cepat ke berbagai posisi. Disadari atau tidak, tata letak yang dihasilkan sangat indah dipandang mata… : )

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 886 other followers