<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catetan kecil httsan &#187; tanimbar</title>
	<atom:link href="http://hartanto.wordpress.com/tag/tanimbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hartanto.wordpress.com</link>
	<description>coretan kertas buram sepanjang jalan terlewat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 08:00:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hartanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/8772d315f61c2cd3c03e2ae0a16f4f62?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catetan kecil httsan &#187; tanimbar</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hartanto.wordpress.com/osd.xml" title="Catetan kecil httsan" />
		<item>
		<title>[OT] Operasi segera dimulai (bag.6)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/12/10/ot-operasi-segera-dimulai-bag6/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/12/10/ot-operasi-segera-dimulai-bag6/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 23:59:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Operation Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[CESSNA]]></category>
		<category><![CDATA[fordata]]></category>
		<category><![CDATA[hiperspektral]]></category>
		<category><![CDATA[hyperspectral]]></category>
		<category><![CDATA[larat]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nukaha]]></category>
		<category><![CDATA[Olilit]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[survey]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/12/10/ot-operasi-segera-dimulai-bag6/</guid>
		<description><![CDATA[Lebih dari 3 bulan berselang, cerita jalan-jalan di Tanimbar (Operation Tanimbar) akhirnya baru bisa ditulis dan diketik lagi. Dengan membolak-balik catetan perjalanan plus melihat foto-foto dan film rekaman, akhirnya muncul lagi titik cerita yang harus diteruskan.
Saumlaki, Minggu 28 Agustus 2005, siang menjelang sore yang terik.
Suasana udara siang yang panas menyengat menambah suasana tim agak gerah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=346&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="Bandara Olilit @ Google Maps" href="http://maps.google.com/?ie=UTF8&amp;ll=-7.988762,131.306083&amp;spn=0.007692,0.010042&amp;t=h&amp;z=17&amp;om=0" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/olilit.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Bandara Olilit" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" /></a>Lebih dari 3 bulan berselang, cerita jalan-jalan di Tanimbar (<a title="Operation Tanimbar" href="http://hartanto.wordpress.com/category/the-series/operation-tanimbar/">Operation Tanimbar</a>) akhirnya baru bisa ditulis dan diketik lagi. Dengan membolak-balik catetan perjalanan plus melihat foto-foto dan film rekaman, akhirnya muncul lagi titik cerita yang harus diteruskan.</p>
<p>Saumlaki, Minggu 28 Agustus 2005, siang menjelang sore yang terik.</p>
<p>Suasana udara siang yang panas menyengat menambah suasana tim agak gerah dan semakin berdebar saat mengetahui berita dari bandara Olilit bahwa pesawat <a title="CESNA on Wiki" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cessna_402" target="_blank">CESNA 402B</a> masih &#8220;tertahan di udara&#8221; Kupang. Menurut perhitungan pilot yang disampaikan ke pengontrol di bandara mereka akan sampai (ETA) di Saumlaki pada 18.30. Kuatnya angin arah Barat akan menghambat penerbangan pesawat ringan tersebut saat mengarungi angkasa dari Kupang ke Saumlaki. Kepanikan agak terasa mengingat pada 18.30 matahari segera terbenam dan bandara tidak mempunyai lampu pada landasan sebagai panduan visual saat mendarat.<span id="more-346"></span></p>
<p>Untunglah kondisi angin di Kupang segera membaik dan pada pukul 16.30 sudah terdengar suara pesawat di udara Saumlaki. Bandara pun mengabarkan bahwa CESNA siap mendarat. Segera tim ke bandara menyambut.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dscn0114.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="CESNA parkir" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Sang CESNA yang dikemudikan oleh kapten pilot Yahno Setiawan didampingi mekanik Wimpy Tomasouw segera parkir di dekat bangunan bandara. Setelah parkir dengan rapi, segera barang-barang dikeluarkan. Ini adalah perlengkapan pengolahan data (beberapa komputer dan periperalnya) dan segera diangkut ke Base camp di Penginapan Pantai Indah.</p>
<p>Sementara barang-barang perlengkapan dipindahlan ke base camp, pesawat segera dirawat oleh pak Wimpy dengan mengisi bahan bakar dan membereskan lainnya, agar besok pagi siap dengan misi.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc07762.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="aplanix dan perangkat lain" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Di dalam pesawat sendiri sudah terinstall peralatan, antara lain: kamera/sensor <a title="CASI" href="http://www.itres.com/Sensor_Products" target="_blank">CASI</a> pada bagian bawah badan pesawat, juga Komputer pemroses dan dilengkapi penyimpan data (harddisk) khusus. Komputer ini diletakkan di bagian belakang kabin penumpang. Pesawat yang mempunyai kapasitas penumpang standar 10 orang, saat ini hanya diset untuk 4 orang,  yaitu pilot dan mekanik atau penyelia di bagian kokpit, dan 2 tempat duduk lagi untuk operator CASI dan operator Applanix.</p>
<p>CASI adalah perekam hyperspectral sedangkan <a title="Applanix" href="http://www.applanix.com/products/index.php#airborne" target="_blank">Applanix</a> adalah perekam pergerakan pesawat (sumbu x, y, z). Di pesawat juga sudah terpasang 3 buah monitor, satu untuk kelengkapan CASI, satu untuk Applanix, dan satu lagi adalah monitor untuk pilot.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc06536.jpg?w=240&#038;h=171" border="0" alt="Processor CASI" hspace="9" vspace="9" width="240" height="171" align="right" />Monitor untuk pilot berguna untuk membimbing penerbangan agar sesuai dengan jalur yang telah ditentukan, dengan kecepatan dan ketinggian yang sesuai dengan yang sudah disepakati. Pilot bisa melihat jalur yang akan ditempuh dan menentukan dapat menentukan perubahan-perubahan hasil diskusi langsung (melalui radio) dengan operator Applanix dan CASI.</p>
<p>Lepas maghrib, Tim segera mengisi &#8220;bahan bakar&#8221; dengan menyantap kelezatan berbagai menu <em>seafood</em> yang sudah dipesan khusus di Pantai Indah ini. Masakan si Ibu rupanya memang te-o-pe punya. Walau gak tau nama masakannya apa, yang jelas-jelas tau adalah rasanya&#8230;! Ini adalah santapan hari pertama di Saumlaki, salah satu surganya <em>seafood</em> di Maluku.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc06552.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Koordinasi" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Jam 21, rapat koordinasi dimulai. Mas Adrianto sudah menyiapkan rencana penerbangan pada daerah sasaran. Tim Laut di kapal Majestic juga sudah dikontak melalui telepon satelit yang mereka bawa. Pak Joost juga sudah kontak salah satu personal <a title="VITO" href="http://www.vito.be" target="_blank">HQ Vito</a> untuk konfirmasi kesiapan tim. ini perlu karena terkait dengan pemrograman satelit <a title="Proba" href="http://www.esa.int/esaMI/Proba_web_site/ESAQ9KTHN6D_0.html" target="_blank">PROBA</a> yang akan diaktifkan perekamannya saat melewati angkasa Fordata-Nukaha esok.</p>
<p>Sementara itu informasi cuaca juga sedang dicari melalui BMG dan Otoritas Darwin. Cuaca adalah penentu akhir apakah Operasi bisa dilaksanakan sesuai waktu yang diinginkan atau tidak.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc06636.jpg?w=240&#038;h=172" border="0" alt="Rencana jalur terbang" hspace="9" vspace="9" width="240" height="172" align="left" />Disepakati, jam 6 esok semua tim sudah siap di bandara. tetapi keputusan jadi tidaknya penerbangan dan perekaman akan ditentukan detik-detik akhir. Cuaca dan cuaca, ini yang akan sangat menentukan pada saat terakhir besok.</p>
<p>Malam ini istirahat, cukup capek dengan perjalanan dan ketegangan hari ini. Alarm di set pukul 4.30. Udara masih gerah, karena inilah suasana pesisir, jadi harus segera dibiasakan. Suara pecahnya ombak terdengar cukup keras, karena memang separuh dari begian rumah penginapan ini terletak diatas air, alias</p>
<p>Bisakah operasi esok hari dilaksanakan sesuai jadwal..?</p>
<p><em>Catetan ini adalah <strong>Bagian ke-6</strong> dari rangkaian cerita <a title="Rangkaian Cerita Operation Tanimbar" href="http://hartanto.wordpress.com/category/the-series/operation-tanimbar/">Operation Tanimbar</a>.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/346/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/346/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/346/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=346&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/12/10/ot-operasi-segera-dimulai-bag6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/olilit.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bandara Olilit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dscn0114.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CESNA parkir</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc07762.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">aplanix dan perangkat lain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc06536.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Processor CASI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc06552.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Koordinasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/12/dsc06636.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rencana jalur terbang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[OT] Kota yang hidup (bag.5)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/08/27/ot-kota-yang-hidup/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/08/27/ot-kota-yang-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 21:38:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Operation Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[CESSNA]]></category>
		<category><![CDATA[fordata]]></category>
		<category><![CDATA[hiperspektral]]></category>
		<category><![CDATA[hyperspectral]]></category>
		<category><![CDATA[larat]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nukaha]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/08/27/ot-kota-yang-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1999, kota Saumlaki memulai babak baru sebagai ibukota Kabupaten, ini sesuai dengan berdirinya Kabupaten Maluku Tenggara Barat (weleh, Tenggara Barat nyebutnya dalam bahasa Inggris apa ya?) berdasar UU no.46 th 1999. Kota ini menjadi pusat pemerintahan wilayah kabupaten yang cukup luas (sekitar 125.442 km2). Dimana daratannya hanya 10% dari luas wilayah&#8230;
Kali ini mau nulis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=310&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/dsc06583.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Saumlaki" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Tahun 1999, kota Saumlaki memulai babak baru sebagai ibukota Kabupaten, ini sesuai dengan berdirinya Kabupaten Maluku Tenggara Barat (weleh, Tenggara Barat nyebutnya dalam bahasa Inggris apa ya?) berdasar UU no.46 th 1999. Kota ini menjadi pusat pemerintahan wilayah kabupaten yang cukup luas (sekitar 125.442 km2). Dimana daratannya hanya 10% dari luas wilayah&#8230;</p>
<p>Kali ini mau nulis dikit tentang kehidupan yang terlihat di Saumlaki, kota yang menjadi <em>bacecamp</em> dari OT ini, sebelum kesaat-saat yang mendebarkan dalam OT hari-hari berikutnya. Penggambaran yang terlihat langsung hanya beberapa hari, jadi sangat mungkin belum bisa melukiskan kondisi sebenarnya dari tempat yang cukup asik ini&#8230;<br />
<span id="more-310"></span></p>
<p><a title="Buku di Amazone" href="http://www.amazon.com/Forgotten-Islands-Indonesia-Southeast-Moluccas/dp/9625930159" target="_blank"><img src="http://ec1.images-amazon.com/images/G/01/ciu/92/f2/54089330dca079a078693010._AA240_.L.jpg" border="0" alt="Buku di Amazon" hspace="9" vspace="9" width="240" height="240" align="right" /></a>Laut dan indah, dua kata yang menjadi kata kunci dalam pengembangan wilayah MTB (Maluku Tenggara Barat). Secara keseluruhan MTB punya 4 gugus kepulauan, sebut saja Tanimbar, Babar, Lemola, dan Terselatan (urut dari timur ke barat). Lemola dan Terselatan berbatasan langsung dengan wilayah negerinya Pak Xanana Gusmao, Timor Leste. Luasnya laut membuat wilayah ini mempunyai filosofi &#8220;Membangun dari laut ke darat dengan memuliakan lautannya dan berdiri teguh di darat&#8221; (dari <em>Exotic Marine and Culture Paradise</em>, Pemda MTB).</p>
<p>Keindahan pulau dan lingkungan lautnya di sekitar Tanimbar ini juga dilukiskan dalam buku <a title="Buku di Amazone" href="http://www.amazon.com/Forgotten-Islands-Indonesia-Southeast-Moluccas/dp/9625930159" target="_blank"><em>The Forgotten Islands of Indonesia: The Art &amp; Culture of the Southeast Moluccas</em></a>, karya Nico de Jonge dan Toos van Dijk (1995).</p>
<p>Kembali ke&#8230; Saumlaki..!</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/dsc06527.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Pemandangan kota Saumlaki dari udara" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Kota ini memiliki semua gerbang transportasi. Bandara Olilit adalah pintu gerbang udara. Saat Agustus 2005 (saat mana OT berlangsung), bandara ini dalam seminggu didarati dua kali pesawat dari Ambon. Hari Minggu adalah maskapai Trigana, sedang hari Rabu adalah Merpati. Rute udara ini adalah rute melingkar sehari, dari Ambon ke Saumlaki, dari Saumlaki ke Maluku Tenggara (Tual, bandara Dumatubun), dan kembali lagi ke bandara Pattimura, Ambon.</p>
<p>Untuk melihat Saumlaki dari angkasa, sila <a title="Lihat Saumlaki di Google Maps" href="http://maps.google.com/?ie=UTF8&amp;ll=-7.978998,131.302586&amp;spn=0.03825,0.057678&amp;t=h&amp;z=14&amp;om=1" target="_blank">buka Google Maps</a>.</p>
<p>Sebagai gerbang laut, Saumlaki juga mempunyai pelabuhan laut dengan dermaga cukup besar yang bisa disandari kapal Pelni. Kurang tau jadwal kapal yang mampir di sini, tapi ini adalah gerbang utama yang juga menghubungkan kota ini dengan semua tempat/pulau di MTB. Dari pelabuhan inilah kita bisa mencari tumpangan untuk ke berbagai Gugus Pulau yang ada.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/dsc06526.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Pelabuhan laut" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Walaupun terletak di <a title="See @ Google Maps" href="http://maps.google.com/?ie=UTF8&amp;ll=-7.612998,131.434937&amp;spn=2.449952,3.691406&amp;t=h&amp;z=8&amp;om=1" target="_blank">Pulau paling Tenggara</a> wilayah Republik ini, berbatasan laut dengan Australia, dan <em>jauh</em> dari mana-mana, tetapi kehidupan masyarakatnya rame juga. Dari jam 4.30 pagi hari, suara kendaraan pribadi (terutama motor) dan umum (angkot) sudah terdengar sibuk. Hal ini terus berlangsung hingga jam 23.00. Jadi kalau mau jalan kemana-mana gak takut dengan kendaraan umum yang ada. Kapan aja ok.</p>
<p>Pemandangan yang menarik sepanjang jalan di kota ini adalah banyaknya penjual bensin yang bisa dijumpai. Hampir setiap belasan meter ada yang berjualan bensin walau hanya 2-3 botol limun/sirop yang dijaja. Ini menggambarkan banyaknya kendaraan sepeda motor yang haus bahan bakar, dan kebetulan SPBU yang ada hanya satu, agak di pinggir kota. Jadi kemanapun arah motor tidak akan khawatir dengan <em>supply</em> bahan bakar&#8230;</p>
<p>Gambaran &#8220;sejalan&#8221; dari kota Saumlaki bisa dilihat pada rekaman berikut (<em>flash enable</em>).</p>
<p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://hartanto.wordpress.com/2007/08/27/ot-kota-yang-hidup/"><img src="http://img.youtube.com/vi/LfpuvVf9INo/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p>Selain toko-toko, pertokoan bertingkat dan juga Bank (ada ATM-nya juga lho) terdapat juga pasar tradisional yang terletak relatif dekat dengan pelabuhan laut. Sayuran dan hasil kebun lainnya bisa kita dapatkan di sini, yang datang dari pelosok Tanimbar dan juga pulau-pulau lain disekitar.</p>
<p><a title="Lihat foto di Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/41317969/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_saumlaki.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Sunset di Saumlaki" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" /></a>Makanan yang &#8220;layak&#8221; untuk dinikmati bagi pendatang seperti saya adalah ikan, ikan, dan ikan&#8230; Ikan adalah menu utama yang selalu saya santap, dengan berbagai bentuk model masakan. Disinilah salah satu <em>surga</em> jika ingin menikmati ikan laut.</p>
<p>Penginapan juga ada beberapa, cukup representatif untuk tinggal sambil menikmati pemandangan pantai di teluk Saumlaki. Hampir semua penginapan mempunyai pemandangan pantai yang lumayan asik, dimana kita bisa sambil minum <em>softdrink</em> sambil menikmati pemandangan <em>sunset</em> dan suasana temaram yang damai&#8230;</p>
<p><em>Akhir bagian-5 dan <a title="Operation Tanimbar" href="http://hartanto.wordpress.com/category/the-series/operation-tanimbar/">berlanjut ke [OT] berikutnya</a>…<br />
Baca bagian-4: <a title="Saumlaki dalam gerak dan lagu" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/08/13/ot-denpasar-saumlaki-dalam-gerak-dan-lagu/">Saumlaki dalam gerak dan lagu</a>.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/310/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/310/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/310/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=310&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/08/27/ot-kota-yang-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/dsc06583.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Saumlaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ec1.images-amazon.com/images/G/01/ciu/92/f2/54089330dca079a078693010._AA240_.L.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Buku di Amazon</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/dsc06527.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemandangan kota Saumlaki dari udara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/dsc06526.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pelabuhan laut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/LfpuvVf9INo/2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_saumlaki.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset di Saumlaki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[OT] Denpasar &#8211; Saumlaki dalam gerak dan lagu (bag.4)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/08/13/ot-denpasar-saumlaki-dalam-gerak-dan-lagu/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/08/13/ot-denpasar-saumlaki-dalam-gerak-dan-lagu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 19:09:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Operation Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[CESSNA]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[fordata]]></category>
		<category><![CDATA[hiperspektral]]></category>
		<category><![CDATA[hyperspectral]]></category>
		<category><![CDATA[larat]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nukaha]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/08/13/ot-denpasar-saumlaki-dalam-gerak-dan-lagu/</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan dalam Operation Tanimbar tahap pertama telah usai. Denpasar &#8211; Saumlaki telah dilewati.
Banyak peristiwa yang terekam dalam beberapa kamera dijital personal. Gambar-gambar dijital ini kemudian dirangkum dalam sebuah rangkaian cerita, dalam format film, dengan dibubuhi narasi santai, dan tak lupa diberikan latar belakang berbagai aliran musik.
Untuk menyaksikannya browser web harus mempunyai plugin pendukung flash.
Gambar senja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=304&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/ot-part-1.jpg?w=240&#038;h=198" border="0" alt="OT Part-1" hspace="9" vspace="9" width="240" height="198" align="left" />Perjalanan dalam Operation Tanimbar tahap pertama telah usai. Denpasar &#8211; Saumlaki telah dilewati.</p>
<p>Banyak peristiwa yang terekam dalam beberapa kamera dijital personal. Gambar-gambar dijital ini kemudian dirangkum dalam sebuah rangkaian cerita, dalam format film, dengan dibubuhi narasi santai, dan tak lupa diberikan latar belakang berbagai aliran musik.</p>
<p>Untuk menyaksikannya <em>browser</em> web harus mempunyai <em>plugin</em> pendukung <em>flash</em>.<span id="more-304"></span></p>
<p>Gambar senja di Uluwatu menjadi pilihan untuk menjadi sampul depan dari rangkaian cerita ini.</p>
<p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://hartanto.wordpress.com/2007/08/13/ot-denpasar-saumlaki-dalam-gerak-dan-lagu/"><img src="http://img.youtube.com/vi/76omx8Cbg8c/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p>Film diatas adalah dokumentasi personal dan bukan merupakan dokumen resmi dari kegiatan ini.</p>
<p>Saat menyaksikan jangan lupa pasang perangkat suara di komputer pada volume tinggi&#8230;<br />
: )</p>
<p><em>Akhir bagian-4 dan <a title="Operation Tanimbar" href="http://hartanto.wordpress.com/category/the-series/operation-tanimbar/">berlanjut ke [OT] berikutnya</a>…<br />
Baca bagian-3: <a title="Destination Saumlaki" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/07/29/ot-destination-saumlaki/">Destination Saumlaki</a>.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/304/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/304/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/304/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/304/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/304/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=304&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/08/13/ot-denpasar-saumlaki-dalam-gerak-dan-lagu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/08/ot-part-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">OT Part-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/76omx8Cbg8c/2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>[OT] Destination Saumlaki (bag.3)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/07/29/ot-destination-saumlaki/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/07/29/ot-destination-saumlaki/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jul 2007 20:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Operation Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[CESSNA]]></category>
		<category><![CDATA[fordata]]></category>
		<category><![CDATA[hiperspektral]]></category>
		<category><![CDATA[hyperspectral]]></category>
		<category><![CDATA[larat]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nukaha]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/07/29/ot-destination-saumlaki/</guid>
		<description><![CDATA[Persiapan di Denpasar sudah harus selesai. Jadwal sudah mengharuskan tim segera berangkat ke Saumlaki. Tim Udara harus segera berangkat, Sabtu, 27 Agustus 2005. Semua kekurangan harus diselesaikan sebelum operasi udara dimulai, dan ini bisa terjadi pada detik-detik sebelum penerbangan dimulai, saat D-1.
Perjalanan diawali dari Denpasar menuju Ambon. Penerbangan sipil yang dilakukan melewati Makassar (landing 10.10 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=280&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06497.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Menunggu di Bandara Patimura" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Persiapan di Denpasar sudah harus selesai. Jadwal sudah mengharuskan tim segera berangkat ke Saumlaki. Tim Udara harus segera berangkat, Sabtu, 27 Agustus 2005. Semua kekurangan harus diselesaikan sebelum operasi udara dimulai, dan ini bisa terjadi pada detik-detik sebelum penerbangan dimulai, saat D-1.</p>
<p>Perjalanan diawali dari Denpasar menuju Ambon. Penerbangan sipil yang dilakukan melewati Makassar (<em>landing</em> 10.10 WITA), transit sejenak, baru kemudian dilanjutkan ke Ambon. Tim Udara ini terdiri dari pak John, mas Marius, mas Adriyanto, mas Agus, pak Joost, dan saya. Sementara mas Kapten Yahno dan pak Wimpi baru hari Minggu (28 Agustus) berangkat dengan CESSNA, dari Denpasar langsung ke Saumlaki.</p>
<blockquote><p><span id="more-280"></span>Saumlaki adalah ibukota Maluku Tenggara Barat, yang terletak di bagian selatan Pulau Yamdena, dan akan digunakan sebagai <em>base-camp</em> selama kami melakukan Operasi ini.</p></blockquote>
<p>Tim ini saya sebut dengan nama Tim Ace, diambil dari Air Campaign. Kami harus bermalam dulu di Ambon karena penerbangan sipil terjadwal ke Saumlaki sangat terbatas. Seminggu hanya dua kali dimana hanya hari Minggu, yang dilayani oleh maskapai Trigana, dan hari Rabu yang dilayani oleh Merpati. Penerbangan hari minggu ke Saumlaki terjadwal jam 8 pagi (WIT). Hal ini menjadi pembatas juga, karena jika tim Ace gagal mencapai Ambon hari Sabtu, maka penerbangan Minggu pagi akan gagal, dan ini akan menggagalkan semua misi. Alhamdulilah, Sabtu siang menjelang sore tim Ace sudah sampai di kota Ambon. Sore ini dapat berita dari tim Laut: &#8220;Tim laut belum sampai ke Tanimbar karena angin kuat dan ombak besar beberapa anggota tim sudah mabuk laut&#8221;. Kaciaaan mbak Marina dan kang Yudi beserta tim Laut&#8230; hehehe&#8230;</p>
<blockquote><p>Ini adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di Ambon. Sudah lama merindukan bisa singgah di kota ini, terutama sejak saat SMA dulu membaca suatu artikel sastra tentang keindahan <em>Bay Ambon</em>. Sayang sekali sore ini gak sempet melancong ke teluk Ambon menikmati terbenamnya matahari.</p></blockquote>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06501.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Menuju Trigana" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Setelah semua barang tersimpan dalam kamar hotel (tim inap di hotel Amboina), semua anggota tim Ace berjalan kaki melihat-lihat dan menikmati situasi kota, dan malam ini ada diskusi khusus. Bukan tentang teknis pengambilan data, tapi tentang <em>seafood</em> di <strong>Aneka Rasa</strong> dekat Tugu Trikora.</p>
<p>Ambon aman nyaman, menyenangkan dan sedikit segar dengan siraman hujan. Kota Ambon ramai dan terasa ramah di malam itu. Jalan dan menikmati suasana hingga jam 10 malam sebelum kembali ke kamar hotel untuk istirahat.</p>
<p>Minggu pagi, saat kebanyakan masyarakat kota Ambon masih belum beranjak dari rumah masing-masing, tim Ace sudah meninggalkan Hotel menggunakan dua buah taksi yang sama dengan kemarin saat digunakan mengantar dari bandara ke Hotel, tepat jam 6. Target sejam sebelum <em>take-off</em> sudah berada di bandara. Hal ini diperlukan karena barang-barang yang dibawa tim cukup banyak sehingga diperhitungkan akan memakan waktu cukup banyak juga saat <em>check-in</em>.</p>
<p><a title="Foto @ Flickr" href="http://flickr.com/photos/hartanto/41641605/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06514.jpg?w=180&#038;h=240" border="0" alt="Pemandangan dari Trigana" hspace="9" vspace="9" width="180" height="240" align="left" /></a>Dan ternyata, fungsi jadwal penerbangan benar-benar berguna, dimana salah satu fungsinya adalah mengetahui keterlambatan penerbangan itu sendiri&#8230; hehehe&#8230; Trigana berangkat jam 9-an. Pesawat berbaling-baling ini, jenis ATR 42/300, dengan ketinggian jelajah 15.500 ft, membawa tim (dan penumpang lainnya, tentunya) melewati laut Maluku yang saat itu bercuaca lumayan baik (siang hari biasanya langsung berubah pada musim-musim ini). Pemandangan laut &#8211; pulau-pulau terlihat cukup indah. Dan akhirnya, jam 10.35 Trigana mendarat di bandara Olilit, Saumlaki.</p>
<p>Bandara Olilit saat itu mempunyai panjang landasan sekitar 900 meter. Hal ini tergolong pendek untuk pesawat berpenumpang seperti Trigana ATR 42/300 ini. Terasa sekali perjuangan pilot dalam mendaratkan pesawat dengan baik. Membayangkan film kartun Flinstone maka terbayang semua penumpang menurunkan kaki dan menyentuh landasan kemudian bersama menahan laju pesawat&#8230;</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06530.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Sampai di Olilit, Saumlaki" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Bandara yang mungil ini mempunyai bangunan utama mungkin setara dengan rumah tipe 54, yang terbagi menjadi dua bagian, tempat dimana penumpang turun dan naik. Setelah barang-barang diturunkan dan dipastikan jumlahnya sesuai daftar, maka segera diangkut ke Angkutan Kota (di Bogor biasa disebut Angkot). Kami dijemput oleh pak Victor, yang lebih dikenal dengan panggilan Joko. Pak Joko adalah salah satu pemilik Angkot di Saumlaki, dan dalam operasi nanti kami memakai jasa pak Joko dalam transportasi lokal.</p>
<p>Pak Joko mengantar kami memasuki kota Saumlaki, dan akhirnya sampailah kami di Penginapan Pantai Indah, Jl. Kampung Babar, telp (0918) 21282. Setelah berberes sejenak, kemudian makan siang, kami mendapat berita bahwa tim Laut sudah mencapai Pulau Larat siang ini. Pulau Larat adalah pulau yang dekat sekali dengan daerah sasaran, dan terletak di bagian timur Pulau Yamdena. Jarak dari Saumlaki ke Larat mungkin sekitar 120-an km&#8230;</p>
<p>Sementara itu, pesawat CESSNA yang dikemudikan mas Kapten Yahno dan didampingi mekanik Pak Wimpi masih belum ada kabarnya&#8230; Hal ini membuat suasana tim sangat tidak nyaman mengingat operasi ini akan dimulai esok hari&#8230;</p>
<p><em>Akhir bagian-3 dan <a title="Operation Tanimbar" href="http://hartanto.wordpress.com/category/the-series/operation-tanimbar/">berlanjut ke [OT] berikutnya</a>…<br />
Baca bagian-2: <a title="Ber 2-1-7 an" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/"></a><a title="Ber 2-1-7 an" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/">Ber 2-1-7 an</a>.</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/280/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/280/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=280&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/07/29/ot-destination-saumlaki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06497.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Menunggu di Bandara Patimura</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06501.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Menuju Trigana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06514.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemandangan dari Trigana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/07/dsc06530.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sampai di Olilit, Saumlaki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah senja</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/21/kisah-senja/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/21/kisah-senja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2007 19:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mi familia]]></category>
		<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Photomoregana]]></category>
		<category><![CDATA[Stayeatandcool]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[gunung agung]]></category>
		<category><![CDATA[krandangan]]></category>
		<category><![CDATA[lombok barat]]></category>
		<category><![CDATA[losari]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[pasangkayu]]></category>
		<category><![CDATA[photo]]></category>
		<category><![CDATA[pulau dewata]]></category>
		<category><![CDATA[rinjani]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[senggigi]]></category>
		<category><![CDATA[silhuet]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesi barat]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesi selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sunset]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[uluwatu]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/06/21/kisah-senja/</guid>
		<description><![CDATA[Senja adalah saatnya matahari masuk peraduan, menuntaskan tugasnya dan beristirahat hingga esok hari. Senja adalah saatnya pergantian suasana, dari teriknya siang menuju temaram dan diakhiri dengan kegelapan.
Banyak cerita seputar senja. Banyak senja dilalui di berbagai belahan nusantara, beberapa  di pelosok dunia. Ada yang ternikmati, banyak juga yang terlewatkan begitu saja.
Beberapa yang sempat terekam dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=265&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="See @ Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/208730167/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_krandangan1.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Splash @ Krandangan" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" /></a>Senja adalah saatnya matahari masuk peraduan, menuntaskan tugasnya dan beristirahat hingga esok hari. Senja adalah saatnya pergantian suasana, dari teriknya siang menuju temaram dan diakhiri dengan kegelapan.</p>
<p>Banyak cerita seputar senja. Banyak senja dilalui di berbagai belahan nusantara, beberapa  di pelosok dunia. Ada yang ternikmati, banyak juga yang terlewatkan begitu saja.</p>
<p>Beberapa yang sempat terekam dalam gambar dijital, dan juga dalam ingatan dicoba untuk diceritakan.<span id="more-265"></span></p>
<p><a title="See @ Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/21022106/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_losari.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Sunset Losari" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" /></a> Pantai Losari, pantai terkenal di Makassar. Saat transit dalam perjalanan dari Sulawesi Barat menuju kembali ke Jakarta disempet-sempetin nongkrong di sini. Pantai yang gak nyaman karena ramainya penikmat sore berbaur dengan banyaknya pedagang, berisik bin bising.</p>
<p>Tapi senja saat itu cerah, suasana cuaca bersahabat. Dengan cuek dan &#8216;tutup kuping&#8217;, sambil duduk di bantaran pantai tak berpasir, akhirnya perjalanan matahari mengakhiri harinya bisa juga ternikmati.</p>
<p><a title="See @ Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/41310909/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_uluwatu.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Sunset Uluwatu" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" /></a>Agustus 2005, saat dalam perjalanan mengawali misi survey udara di Indonesia Tenggara, menyempatkan berkunjung ke Uluwatu. Kawasan Uluwatu yang berupa tebing terjal si tepi pantai adalah salah satu tempat yang indah, banyak didatangi turis, dan salah satu tempat mengasyikkan untuk menikmati senja.</p>
<p>Kawasan pura ini juga dihuni banyak monyet yang menjadi atraksi alami tersendiri, selain atraksi kesenian yang juga sering diadakan disini. Senja kali ini agak berawan, dalam kondisi hati yang kurang tenteram, karena masih diawal misi survey yang panjang.</p>
<p><a title="See @ Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/41317969/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_saumlaki.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Sunset Saumlaki" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" /></a>Senja berikutnya adalah di Saumlaki, suatu kota di bagian selatan Pulau Yamdena, Maluku bagian tenggara. Senja di Saumlaki adalah senja yang yang indah, walaupun suasana hati pun tidak begitu nyaman.</p>
<p>Saat itu adalah saat survey udara dan misi belumlah sukses. Tapi keindahan senja di teluk Saumlaki ini cukup menentramkan hati. Setidaknya memberi kesegaran semangat dalam menyelesaikan misi di sini. Perjalanan misi sendiri (sedang) ditulis dalam rangkaian tulisan <a title="Cerita Operation Tanimbar" href="http://hartanto.wordpress.com/?s=%5BOT%5D"><em>Operation Tanimbar</em></a>.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_krandangan.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Sunset Krandangan" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />Senja di Krandangan, ini adalah senja keindahan. Krandangan adalah nama pantai di utara pantai Senggigi, Lombok barat, yang sudah kondang itu. Di pantai ini belum ada pasir yang terkapling oleh hotel-hotel mewah sebagaimana yang terjadi di Senggigi.</p>
<p>Saat di Krandangan adalah saat hati tenang karena semua tugas telah selesai. Sekian hari bertualang di Lombok sisi timur, dari pantai utara, sampai ke kaki Gunung Rinjani, dan terus ke pantai selatan yang kering kerontang. Keletihan fisik terhapus dengan suasana senja yang indah, saat sang penguasa siang menghilang, dan Gunung Agung yang menjulang di Pulau Dewata pun terlihat sebagai <em>silhouette</em> sebagai latar.</p>
<p><a title="See @ Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/21214696/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_pasangkayu.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Senja Pasangkayu" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" /></a>Senja kali ini juga di pantai, terletak di provinsi muda Sulawesi Barat. Senja disini diselimuti awan tebal. Hal yang sangat mengganggu aktifitas anak-anak pantai dalam menikmati sorenya. Tetapi tentunya sama sekali tidak mengurangi keceriaan dan kegembiraan mereka. Mendayung sampan pun menjadi nikmat terlihat.</p>
<p>Ini adalah kenangan senja di pantai kota Pasangkayu. Pantai yang tidak terlalu indah tetapi bermakna dalam karena keceriaan yang terpancar dari anak-anak pantai mengandung makna kehidupan yang indah.</p>
<p>Tepat setahun lalu, seorang sohib mengirimkan pesan: &#8220;selamat mas, tapi umur berkurang satu lho&#8221;. Pesan yang sederhana tetapi mengena dan terasa maknanya. Kita tidak pernah tahu kapan akhir dari tugas di muka bumi ini. Tanda-tanda alam tidak dapat terukur hanya dengan hasil fluktuasi angka SGPT dan SGOT yang terpantau di laboratorium.</p>
<p>Masih banyak senja yang akan terlewati, masih banyak kenangan yang harus direkam rapi. Senja bukan berarti akhir dari segalanya, karena senja hanyalah saat dimana kita bisa menikmati pergantian suasana.</p>
<p>Tidak mau kalah dengan <a title="Chairil Anwar @ Wiki" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chairil_Anwar" target="_blank">Chairil Anwar</a>, Aku mau hidup 1001 tahun lagi, bersama pasukan tercinta: <a href="http://defidi.wordpress.com">Desi</a>, <a href="http://altair.wordpress.com">Alta</a> dan <a href="http://aquila.wordpress.com">Qila</a>.</p>
<p>Jika 4JJ1 mengijinkan&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/265/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/265/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=265&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/21/kisah-senja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_krandangan1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Splash @ Krandangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_losari.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset Losari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_uluwatu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset Uluwatu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_saumlaki.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset Saumlaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_krandangan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sunset Krandangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/sunset_pasangkayu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Senja Pasangkayu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[OT] Ber 2-1-7 an (bag.2)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jun 2007 19:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Operation Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[applanix]]></category>
		<category><![CDATA[casi]]></category>
		<category><![CDATA[CESSNA]]></category>
		<category><![CDATA[fordata]]></category>
		<category><![CDATA[larat]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nukaha]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Ber 2-1-7 an&#8221;, tulisan yang sering terlihat di bak truk, stiker pada Angkot, atau coretan di dinding di banyak tempat. &#8220;Kalimat&#8221; itu dibaca: berdua satu tujuan, ungkapan untuk menyatakan bahwa ada dua individu yang bersatu dalam satu tujuan.
Rasanya ungkapan itu sangat cocok dengan kondisi kami. Dalam misi kali ini kami mempunyai dua tim, yaitu Tim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=261&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/timlaut.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Tim Laut" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="left" />&#8220;Ber 2-1-7 an&#8221;, tulisan yang sering terlihat di bak truk, stiker pada Angkot, atau coretan di dinding di banyak tempat. &#8220;Kalimat&#8221; itu dibaca: <em>berdua satu tujuan</em>, ungkapan untuk menyatakan bahwa ada dua individu yang bersatu dalam satu tujuan.</p>
<p>Rasanya ungkapan itu sangat cocok dengan kondisi kami. Dalam misi kali ini kami mempunyai dua tim, yaitu <strong>Tim Laut</strong> dan <strong>Tim Udara</strong>. Dua tim yang bergerak bersama demi satu tujuan, yaitu mengakuisisi data di lokasi sasaran dengan sebaik mungkin.</p>
<p>Obsesi yang muncul adalah: misi tidak boleh meleset dari jadwal yang sudah dibuat. Kondisi alam harus bisa diatasi dengan sebijak mungkin dan harus bisa&#8230;  (mmm&#8230; seperti film <em>Mission Impossible</em> kaleee&#8230;)<span id="more-261"></span></p>
<p>Dalam <em>Operation Tanimbar</em>, diberangkatkan dua tim ke lokasi sasaran. Tim pertama adalah Tim Laut, terdiri dari 7 orang, yaitu 2 dari <a title="PTISDA" href="//tisda.bppt.go.id" target="_blank">PTISDA</a>-<a title="BPPT" href="http://www.bppt.go.id" target="_blank">BPPT</a> (kang Yudi dan mbak Marina) dan 5 dari &#8220;tim Belgia&#8221; (mas Luc bersama 2 rekannya dari Belgia dan 2 lagi dari Belanda). Tim ini berangkat lebih dahulu, dari Jakarta langsung menuju ke Ambon, pada 21 Agustus 2005 (malam). Sesampai di Ambon, mereka sempat mampir dulu di LIPI Ambon untuk presentasi misi, kemudian segera masuk ke kapal Majestic yang akan membawa mereka berlayar ke daerah sasaran di Pulau Fordata, Kepulauan Tanimbar.</p>
<p>Kapal Majestic adalah kapal dengan panjang 24 meter dan bertenaga 190 tenaga kuda. Kapal ini berjarak tempuh 650 km. Selain tim-7 tadi, mereka juga diperkuat oleh Pak Fredy dari LIPI Ambon, dan satu petugas dari TNI-AL. Mereka harus berlayar dari Ambon, melalui Banda, kemudian ke Fordata. Tim ini harus sudah tiba di Fordata pada hari Minggu, 28 Agustus. Kendala utama mereka dalam mengarungi laut adalah: cuaca yang sangat tidak bersahabat.</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/dsc06555.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="CESSNA 402B" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Tim Udara dipimpin oleh Pak John (Australia) dengan didukung oleh mas Adrianto yang bertanggung jawab pada pengoperasian Applanix, mas Marius (Afrika Selatan) yang bertanggungjawab pada transportasi dan akomodasi, Herb &#8220;The Big&#8221; Ripley (Canada, untuk pengoperasian CASI), mas Yahno (kapten pilot) dan pak Wimpi (teknisi pesawat). Saya dan Joost (<a title="BELSPO" href="http://www.belspo.be/" target="_blank">BELSPO</a>, <em><span>The Belgian Federal Science Policy Office</span></em>) sebagai saintis yang memberikan arah dan batasan dalam pengambilan data. Satu lagi, mas Agus, pendamping dari TNI-AU.</p>
<p>Pesawat yang digunakan adalah <a title="CESSNA on Wiki" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cessna_402" target="_blank">CESSNA 402B</a>. Pesawat yang dalam kondisi normal dapat memuat 10 penumpang, yang kemudian didisain hanya untuk 4 orang, yaitu 2 untuk <em>crew</em> (pilot dan teknisi), 2 untuk operator alat (CASI dan Applanix). Pesawat bermesin ganda ini mempunyai kecepatan maksimum 428 km/j. Tenaga dihasilkan dari 2x Continental TSIO-520-VB 240kW (325hp) <em>turbocharged</em> dan <em>fuel injected</em>. Peralatan rekam yang dibawa adalah satu set Applanix, dan satu set CASI yang telah dipasang di tengah badan pesawat.</p>
<p>Lalu apa sih misi dari kedua tim ini..? Bukankah harus &#8220;ber 2-1-7 an&#8221;..?</p>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/tools-timlaut.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Tools Laut" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Tim Laut bertugas merekam data pada lokasi di sekitar pulau Fordata. Data yang direkam adalah posisi (menggunakan GPS), jenis <em>coral</em> (dengan kamera dijital dalam suatu transek), spektro dari <em>coral</em> dan obyek lain (dengan <em>spectrometer</em> GER dan OceanOptics), merekam kondisi atmosfer (menggunakan <em>sunphotometer</em>), dan mengukur kedalaman laut pada lokasi perekaman (dengan <em>Plastimo Echotest II</em>).</p>
<p>Tim Udara bertugas merekam dengan menggunakan CASI dan Applanix. CASI merekam data <a title="Tentang Hyperspectral" href="http://hartanto.wordpress.com/?s=hyperspectral">hiperspektral</a>, dan Applanix merekam pergerakan pesawat (digunakan untuk mengoreksi geometris data hiperspektral).</p>
<p><a title="Proba" href="http://www.esa.int/esaMI/Proba_web_site/index.html" target="_blank"><img src="http://earth.esa.int/earthnetmedia/images/proba.jpg" border="0" alt="PROBA" hspace="9" vspace="9" width="215" height="152" align="right" /></a>Kedua tim harus melaksanakan tugasnya pada hari yang sama. Mmm gak juga&#8230; tepatnya adalah <em>pada jam yang sama..</em>! Karena pada saat yang bersamaan pula daerah studi ini akan dilalui oleh satelit <a title="Proba" href="http://www.esa.int/esaMI/Proba_web_site/index.html" target="_blank">PROBA</a> (<em>Project for On Board Autonomy</em>) yang membawa sensor perekam <a title="CHRIS" href="http://earth.esa.int/object/index.cfm?fobjectid=4216" target="_blank">CHRIS</a> (<em>Compact High Resolution Imaging Spectrometer</em>).</p>
<p>Tiga kegiatan pengambilan data pada tiga <em>lapis</em> ketinggian wahana, yaitu: satelit, pesawat udara, dan kapal laut.</p>
<p>Masih ada juga tim yang memantau lekat walaupun dari jauh, yaitu <strong>tim Jakarta</strong> (mas Sadly, mas Izzat, mas Dayuf, mas Winarno&#8230;) dan <strong>tim Belgia</strong> (mbak Sandy dkk, di kota Mol, Belgia). Semua yang terjadi di lapangan dilaporkan langsung ke Jakarta (via sms) dan langsung di-<em>posting</em> <a title="Hyperspectral Fordate 2005" href="http://tisda.org/cgi-bin/fordate/logfordate/logfordate.cgi?action=view&amp;page=22" target="_blank">di web</a> oleh mas Win. Tim Belgia menjadi mitra diskusi sainsnya sekaligus terkait dengan pemrograman waktu lintas satelit PROBA.</p>
<p>Wah ternyata ada 4 tim yang harus kerja bareng&#8230;! Keempatnya tidak bertemu secara fisik dan hanya dihubungkan oleh alat komunikasi dengan satu sasaran: Fordata..!</p>
<p>Jadi sebenarnya ungkapan diatas bisa dikoreksi sedikit: &#8220;Ber 2-1-7 an&#8221; menjadi &#8220;Ber 4-1-7 an&#8221;&#8230;</p>
<p>: )</p>
<p><em>Akhir bagian-2 dan berlanjut ke [OT] berikutnya: <a title="Destination Saumlaki" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/07/29/ot-destination-saumlaki/">Destination Saumlaki</a><br />
Baca bagian-1: <a title="Denpasar base camp pertama" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/06/15/ot-denpasar-base-camp-pertama/">Denpasar base camp pertama</a>.<br />
</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/261/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/261/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=261&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/timlaut.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tim Laut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/dsc06555.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CESSNA 402B</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/tools-timlaut.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tools Laut</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://earth.esa.int/earthnetmedia/images/proba.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">PROBA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[OT] Denpasar base camp pertama (bag.1)</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/15/ot-denpasar-base-camp-pertama/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/15/ot-denpasar-base-camp-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 18:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Operation Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[The Series]]></category>
		<category><![CDATA[applanix]]></category>
		<category><![CDATA[casi]]></category>
		<category><![CDATA[CESSNA]]></category>
		<category><![CDATA[fordata]]></category>
		<category><![CDATA[larat]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nukaha]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2007/06/15/ot-denpasar-base-camp-pertama/</guid>
		<description><![CDATA[[OT] adalah flag dari cerita tentang perjalanan ke wilayah Indonesia Tenggara. OT merupakan kode untuk Operation Tanimbar, sekedar kode untuk memudahkan melihat bagian-bagian terpisah dari cerita perjalanan ini, dan bukan merupakan nama sebenarnya dari misi ini.
Indonesia Tenggara adalah wilayah Indonesia di sisi Tenggara, sisi dimana sebagian besar wilayahnya adalah lautan: Laut Timor, Laut Arafura dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=254&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="Google Map" href="http://maps.google.com/?ie=UTF8&amp;ll=-6.708254,122.475586&amp;spn=20.105749,29.882813&amp;z=5&amp;om=1" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/basecamp-1.jpg?w=240&#038;h=164" border="0" alt="Basecamp-1" hspace="9" vspace="9" width="240" height="164" align="left" /></a>[OT] adalah <em>flag</em> dari cerita tentang perjalanan ke wilayah Indonesia Tenggara. OT merupakan kode untuk <strong><em>Operation Tanimbar</em></strong>, sekedar kode untuk memudahkan melihat bagian-bagian terpisah dari cerita perjalanan ini, dan bukan merupakan nama sebenarnya dari misi ini.</p>
<p>Indonesia Tenggara adalah wilayah Indonesia di sisi Tenggara, sisi dimana sebagian besar wilayahnya adalah lautan: <em>Laut Timor</em>, <em>Laut Arafura</em> dan <em>Laut Aru</em>. Kepulauan Tanimbar adalah batas tanah <em>terakhir</em> wilayah negara tercinta. Pulau terbesar di kepulauan ini adalah Pulau Yamdena. Pulau ini dikelilingi banyak pulau kecil, antara lain: Larat, Nukaha, Fordata di sisi timur.</p>
<p>Perjalanan kali ini bertujuan untuk: mengakuisisi data hiperspektral di wilayah Tanimbar, dengan menggunakan wahana pesawat terbang. Dan cerita bermula dari sini.<span id="more-254"></span></p>
<p>Kamis siang, tanggal 25 Agustus 2005, diawali dengan rasa cemas tertinggal pesawat, karena taksi yang digunakan dari Bogor terjebak macet di Tol Tanjung Priok. Kemacetan sangat parah karena ternyata telah terjadi kecelakaan tabrak beruntun di dua tempat sekaligus. Beruntunglah akhirnya lolos dari macet dan sampai di Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta) gak jauh dari waktu tutup <em>counter</em>. Selamat.</p>
<p>Sementara itu Joost telah menunggu dan segera bertemu. Joost adalah mitra dari <a title="BELSPO" href="http://www.belspo.be" target="_blank">BELSPO</a> (<em><span>The Belgian Federal Science Policy Office</span></em>), dan akan bersama ikut dalam OT ini. Perjalanan Jakarta &#8211; Denpasar lancar dan udara cerah di sore hari menyambut kedatangan di bandara Ngurah Rai. Kedatangan di bandara telah ditunggu oleh John kemudian segera diantar ke salah satu Hotel di Denpasar.</p>
<blockquote><p>Denpasar adalah <em>base camp</em> pertama. Di sini dipersiapkan segala keperluan yang akan dibawa ke Tanimbar. Di Denpasar pula disiapkan kelengkapan pesawat yang akan digunakan dalam akuisisi data. Alat perekam data menggunakan <a title="CASI 550" href="http://www.itres.com/CASI_550" target="_blank">CASI-550</a> (<em>Compact Airborne Spectrographic Imager</em>) dan dipasang pada badan pesawat CESSNA. Selain CASI juga diset perangkat <a title="Applanix" href="http://www.applanix.com/" target="_blank">Applanix </a>yaitu alat perekam gerakan atau dapat juga dikatakan sistem yang merekam posisi dan orientasi. Gerakan yang dimaksud adalah gerakan pada sumbu x &#8211; y &#8211; x, yang biasa dikenal dengan <em>scroll</em>, <em>pitch</em> dan <em>yawn</em>.</p></blockquote>
<p><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/dsc06536.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="CASI 550" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Kamis malam, setelah istirahat sejenak, saya dan Joost segera bertemu dengan Herb. Herb, asal Canada, adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pengoperasian CASI. Dalam diskusi yang dibahas kemudian adalah kemampuan CASI sendiri, beberapa opsi yang bisa dilakukan pada peralatan, panjang gelombang dan jumlah kanal (<em>band</em>) yang akan digunakan, kemungkinan terbaik dan terburuk yang mungkin terjadi dari proses perekaman, dan strategi perekaman. Herb juga menjelaskan masih adanya <em>noise</em> pada hasil ujicoba rekaman, yang belum diketahui berasal dari mana. Kemungkinan <em>noise </em>bisa dari lensa, atau bisa juga berasal dari peralatan elektronik di pesawat.</p>
<p>Kemudian disepakati bahwa pengaturan kanal disesuaikan dengan ujicoba di sekitar Denpasar atau di sekitar Tanimbar nanti. Jumat adalah hari ujicoba semua peralatan terakhir karena Sabtu tim harus berangkat. Rencana keberangkatan adalah: Sabtu sebagian tim berangkat dengan penerbangan domestik yang akan memakan waktu dua hari melewati Makassar &#8211; Ambon (transit semalam) &#8211; Saumlaki (kota di Pulau Yamdena), sedangkan pesawat CESSNA akan berangkat dari Denpasar menuju ke Tanimbar pada hari Minggu pagi. Diperkirakan semua tim akan berkumpul di Tanimbar pada hari Minggu sore.</p>
<p><a title="Uluwatu @ Flickr" href="http://flickr.com/photos/hartanto/41310909/" target="_blank"><img src="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/dsc06457.jpg?w=240&#038;h=180" border="0" alt="Uluwatu" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" /></a>Semua rencana keberangkatan sudah disepakati, jadi tidak banyak yang harus dilakukan saya dan Joost pada hari Jumat ini. Sore hari sempat bermain ke Uluwatu, menikmati saat menjelang terbenamnya matahari.</p>
<p>Tidak demikian halnya dengan sisa tim, yang seharian mengujicoba semua peralatan di pesawat yang terparkir di bandara Ngurah Rai. Kapten Yahno, sang pilot, sempat menerbangkan CESSNA beberapa kali untuk ujicoba di sekitar bandara.</p>
<p>Jumat malam sebagian tim kembali berkumpul di hotel untuk diskusi akhir sebelum keberangkatan esok harinya, Sabtu pagi.</p>
<p><em>Akhir bagian-1 dan berlanjut ke [OT] berikutnya: <a title="Ber 2-1-7 an" href="http://hartanto.wordpress.com/2007/06/17/ot-ber-2-1-7-an/">Ber 2-1-7 an</a>&#8230;</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/254/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/254/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/254/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/254/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/254/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=254&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2007/06/15/ot-denpasar-base-camp-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/basecamp-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Basecamp-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/dsc06536.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CASI 550</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hartanto.files.wordpress.com/2007/06/dsc06457.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Uluwatu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.ID: Ukiran pasir di Pantai Tumbur</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2006/03/04/ukiran-pasir-pantai-tumbur/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2006/03/04/ukiran-pasir-pantai-tumbur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2006 19:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Stayeatandcool]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[beach]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[tumbur]]></category>
		<category><![CDATA[yamdena]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2006/03/04/ukiran-pasir-pantai-tumbur/</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Tumbur, dengan posisi pada 131°21&#8242;41.4&#8243; BT &#8211; 7°52&#8242;27.4&#8243; LS, merupakan salah satu sudut keindahan Pulau Yamdena. Bukan hanya pantai berpasir yang luas, ombak yang besar dan posisi yang berhadapan langsung dengan daratan Australia, tapi juga mempunyai penghuni pantai yang piawai dalam mengukir pantai.
Penghuni berjenis kepiting kecil ini membuat bulir-bulir pasir dan menyusunnya dengan indah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=51&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="photo sharing" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/44956908/"><img src="http://static.flickr.com/26/44956908_ac4f8176a5_m.jpg" border="0" alt="Ukiran-1" hspace="5" vspace="5" width="240" height="172" align="right" /></a>Pantai Tumbur, dengan posisi pada 131°21&#8242;41.4&#8243; BT &#8211; 7°52&#8242;27.4&#8243; LS, merupakan salah satu sudut keindahan Pulau Yamdena. Bukan hanya pantai berpasir yang luas, ombak yang besar dan posisi yang berhadapan langsung dengan daratan Australia, tapi juga mempunyai penghuni pantai yang piawai dalam mengukir pantai.</p>
<p>Penghuni berjenis kepiting kecil ini membuat bulir-bulir pasir dan menyusunnya dengan indah di sekitar lubang rumahnya. Berbagai bentuk yang artistik banyak dijumpai di sepanjang bentang pantai berpasir tebal ini.</p>
<p align="center"><img src="http://static.flickr.com/29/44952088_cde619e6ec_s.jpg" alt="Ukiran-2" align="bottom" /><img src="http://static.flickr.com/33/44952086_6e0d5cb4e8_s.jpg" alt="Ukiran-3" align="bottom" /><img src="http://static.flickr.com/25/44956909_f9e5fbc785_s.jpg" alt="Ukiran-4" align="bottom" /><img src="http://static.flickr.com/32/44956910_12e22acf48_s.jpg" alt="Ukiran-5" align="bottom" /></p>
<p>Jika diperhatikan saat mereka mengerjakannya, terlihat sekali kemampuannya dalam membuat atau membentuk bola dari pasir yang berada di dalam liang rumah, kemudian mendorong dengan cepat ke berbagai posisi. Disadari atau tidak, tata letak yang dihasilkan sangat indah dipandang mata&#8230; : )</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=51&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2006/03/04/ukiran-pasir-pantai-tumbur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/26/44956908_ac4f8176a5_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ukiran-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/29/44952088_cde619e6ec_s.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ukiran-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/33/44952086_6e0d5cb4e8_s.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ukiran-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/25/44956909_f9e5fbc785_s.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ukiran-4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/32/44956910_12e22acf48_s.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ukiran-5</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>.id: Pulau &#8220;Kirin&#8221; di Weluan</title>
		<link>http://hartanto.wordpress.com/2006/02/08/jalanid-pulau-kirin-di-weluan/</link>
		<comments>http://hartanto.wordpress.com/2006/02/08/jalanid-pulau-kirin-di-weluan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2006 03:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>httsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mijn reizen]]></category>
		<category><![CDATA[Stayeatandcool]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah-Air]]></category>
		<category><![CDATA[beach]]></category>
		<category><![CDATA[enid blyton]]></category>
		<category><![CDATA[island]]></category>
		<category><![CDATA[kirin]]></category>
		<category><![CDATA[lima sekawan]]></category>
		<category><![CDATA[maluku]]></category>
		<category><![CDATA[saumlaki]]></category>
		<category><![CDATA[tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hartanto.wordpress.com/2006/02/08/jalanid-pulau-kirin-di-weluan/</guid>
		<description><![CDATA[
Awal September 2005, saat berjalan ke Indonesia bagian Tenggara, dan menginap beberapa hari di Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, gw berkesempatan main ke pantai Weluan. Pantai yang cukup enak karena masih relatif bersih dari sampah pengunjung, dan juga sempet berkunjung ke 2 pulau dekat pantai tersebut.
Kedua pulau ini sangat unik dan dihuni banyak burung besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=32&subd=hartanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a title="photo sharing" href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/44932670/"><img src="http://static.flickr.com/29/44932670_34e9e293d6_m.jpg" border="0" alt="Pulau Kirin di Weluan" hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" /></a></p>
<p>Awal September 2005, saat berjalan ke Indonesia bagian Tenggara, dan menginap beberapa hari di Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, gw berkesempatan main ke pantai Weluan. Pantai yang cukup enak karena masih relatif bersih dari sampah pengunjung, dan juga sempet berkunjung ke 2 pulau dekat pantai tersebut.</p>
<p>Kedua pulau ini sangat unik dan dihuni banyak burung besar yang transit dalam perjalanan lintasbenua tahunan mereka. Salah satu pulau mengingatkan pada salah satu buku favorit, karya <a title="Enid Blyton on Wiki" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Enid_Blyton">Enid Blyton</a>, <a title="Lima Sekawan" href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Famous_Five_%28characters%29">The Famous Five</a> (atau beredar disini dengan judul seri Lima Sekawan). Lima Sekawan terdiri dari Julian, Dick, dan Anne, yang selalu senang berlibur ke rumah Paman Quentin dan Bibi Fanny, dan berpetualang seru dengan sepupu si tomboy Georgina yang lebih suka dipanggil George. Juga dengan si anjing nan cerdik, Timmy&#8230;!<span id="more-32"></span></p>
<p>Mereka &#8220;mempunyai&#8221; pulau yang gak jauh dari rumah George dan diyakini oleh George sebagai pulau keluarganya, bernama pulau Kirin. Pulau Kirin dikelilingi karang sehingga hanya orang tertentu saja yang bisa mendaratkan perahu di pulau tersebut, dan George termasuk jagonya setir perahu untuk selalu berkunjung ke Kirin. Pulau Kirin punya pantai yang tersembunyi, selebihnya adalah batu karang terjal mengelilingi pulau.</p>
<p>Kondisi pulau Kirin (kok ya) persis dengan pulau dekat pantai Weluan. Pulau yang belum ada dalam peta dunia milik <a title="GPS Garmin" href="http://www.garmin.com/">Garmin</a> ini dikelilingi karang terjal, yang gak bisa didarati kapal apapun, kecuali di satu sisi yang mempunyai pantai landai dan putih bersih. Disinilah perahu bisa sandar, walaupun harus diikat kencang karena arus cukup kuat.<br />
Pulau ini &#8220;dibentengi&#8221; batuan karang tinggi menjulang, sedangkan bagian tengah relatif datar dan ditumbuhi tanaman liar. Agak sulit mencoba mendaki salah satu sisi tebing, walaupun akhirnya sampai juga di tempat dimana bisa memandang laut lepas yang berbatas dengan benua Australia.</p>
<p><img src="http://static.flickr.com/33/45467279_801be2ae78_m.jpg" border="0" alt="Benteng karang yang mengelilingi pulau." hspace="9" vspace="9" width="240" height="180" align="right" />Di sisi timur pulau, banyak dihuni burung-burung berukuran besar (gak tau jenisnya apa) dan suara mereka cukup mengisi keindahan suasana pulau yang masih alami ini. Pantai dipenuhi hancuran koral atau terumbu karang, dan berwarna putih. Masih banyak cangkang binatang laut yang indah yang bisa didapat di pantai kecil ini.</p>
<p>Jika di Pulau Kirin ada bangunan kuno berupa kastil dengan rongga dan lorong rahasia di bawah tanah, maka di pulau <em>Tak Bernama</em> dekat pantai Weluan ini&#8230; gak tau ya, ada gak lorong-lorong rahasia&#8230; Yang jelas inilah salah satu harta karun negeriku yang harus diselamatkan dari keganasan manusia sehingga akan tetap layak menjadi persinggahan para burung. Terimakasih untuk pak Joko yang sudah nganter ke lokasi ini, sehingga bisa menikmati keindahannya, dan juga seakan masuk kedalam pengembaraan Lima Sekawan di Pulau Kirin&#8230; hehe&#8230;</p>
<p><em>Beberapa gambar kenangan bisa dilihat di <a title="Foto-foto di Tanimbar." href="http://www.flickr.com/photos/hartanto/tags/tanimbar/">Flickr-Tanimbar</a>.<br />
Tambahan: posisi pulau &#8220;Kirin&#8221; ini pada 8°0&#8242;50.3&#8243; LS dan 131°19&#8242;30.6&#8243; BT, direkam dengan Garmin eTrex Legend-C.<br />
</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hartanto.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hartanto.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hartanto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hartanto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hartanto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hartanto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hartanto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hartanto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hartanto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hartanto.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hartanto.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hartanto.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hartanto.wordpress.com&blog=42486&post=32&subd=hartanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hartanto.wordpress.com/2006/02/08/jalanid-pulau-kirin-di-weluan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/49979fc5209b1ca18e4e478bf367fd21?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hartanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/29/44932670_34e9e293d6_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pulau Kirin di Weluan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.flickr.com/33/45467279_801be2ae78_m.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Benteng karang yang mengelilingi pulau.</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>