Permainan dalam komposisi warna menarik sekali. Biasanya hal ini sangat membantu bagi pemroses ataupun analis yang bertolak dari interpretasi tampakan (visual interpretation). Bagi pemain yang biasa menggunakan data TM atau ETM+ dari Landsat, beberapa kombinasi kanal (band) favorit antara lain adalah: RGB – 542 (untuk tampakan vegetasi pada warna hijau), 752 (untuk penajaman profil permukaan), dan 321 (untuk tampakan alami, atau sebagian senang dengan menyebut sebagai true-colour). Kombinasi kanal gak ada batasnya, dan disinilah salah satu keasyikan dalam pemrosesan citra.

Bagaimana dengan pengguna data ASTER? Catetan kecil kali ini khusus untuk keperluan sajian dalam tampakan alami. Dan seperti diketahui bahwa kanal 1,2, dan 3 pada ASTER (terdapat dalam kelompok VNIR) lebih kurang serupa dengan kanal pada TM/ETM+ pada kanal 2, 3, dan 4.

Ada kombinasi alami menarik yang dipublikasi oleh ERSDAC, melalui beberapa produk publikasinya, yaitu:

Warna merah diisi oleh Kanal2,
Warna hijau diisi oleh hasil dari: (3 x Kanal1 + Kanal3) / 4,
Warna biru diisi oleh kanal Kanal1.

Atau, RGB: band2, (3 x band1 + band3) / 4, band1

Komposisi warna yang dihasilkan cukup mempesona…
Tanya kenapa…?
🙂