Tags

, , , , , , , ,


Pulau Kirin di Weluan

Awal September 2005, saat berjalan ke Indonesia bagian Tenggara, dan menginap beberapa hari di Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, gw berkesempatan main ke pantai Weluan. Pantai yang cukup enak karena masih relatif bersih dari sampah pengunjung, dan juga sempet berkunjung ke 2 pulau dekat pantai tersebut.

Kedua pulau ini sangat unik dan dihuni banyak burung besar yang transit dalam perjalanan lintasbenua tahunan mereka. Salah satu pulau mengingatkan pada salah satu buku favorit, karya Enid Blyton, The Famous Five (atau beredar disini dengan judul seri Lima Sekawan). Lima Sekawan terdiri dari Julian, Dick, dan Anne, yang selalu senang berlibur ke rumah Paman Quentin dan Bibi Fanny, dan berpetualang seru dengan sepupu si tomboy Georgina yang lebih suka dipanggil George. Juga dengan si anjing nan cerdik, Timmy…!

Mereka “mempunyai” pulau yang gak jauh dari rumah George dan diyakini oleh George sebagai pulau keluarganya, bernama pulau Kirin. Pulau Kirin dikelilingi karang sehingga hanya orang tertentu saja yang bisa mendaratkan perahu di pulau tersebut, dan George termasuk jagonya setir perahu untuk selalu berkunjung ke Kirin. Pulau Kirin punya pantai yang tersembunyi, selebihnya adalah batu karang terjal mengelilingi pulau.

Kondisi pulau Kirin (kok ya) persis dengan pulau dekat pantai Weluan. Pulau yang belum ada dalam peta dunia milik Garmin ini dikelilingi karang terjal, yang gak bisa didarati kapal apapun, kecuali di satu sisi yang mempunyai pantai landai dan putih bersih. Disinilah perahu bisa sandar, walaupun harus diikat kencang karena arus cukup kuat.
Pulau ini “dibentengi” batuan karang tinggi menjulang, sedangkan bagian tengah relatif datar dan ditumbuhi tanaman liar. Agak sulit mencoba mendaki salah satu sisi tebing, walaupun akhirnya sampai juga di tempat dimana bisa memandang laut lepas yang berbatas dengan benua Australia.

Benteng karang yang mengelilingi pulau.Di sisi timur pulau, banyak dihuni burung-burung berukuran besar (gak tau jenisnya apa) dan suara mereka cukup mengisi keindahan suasana pulau yang masih alami ini. Pantai dipenuhi hancuran koral atau terumbu karang, dan berwarna putih. Masih banyak cangkang binatang laut yang indah yang bisa didapat di pantai kecil ini.

Jika di Pulau Kirin ada bangunan kuno berupa kastil dengan rongga dan lorong rahasia di bawah tanah, maka di pulau Tak Bernama dekat pantai Weluan ini… gak tau ya, ada gak lorong-lorong rahasia… Yang jelas inilah salah satu harta karun negeriku yang harus diselamatkan dari keganasan manusia sehingga akan tetap layak menjadi persinggahan para burung. Terimakasih untuk pak Joko yang sudah nganter ke lokasi ini, sehingga bisa menikmati keindahannya, dan juga seakan masuk kedalam pengembaraan Lima Sekawan di Pulau Kirin… hehe…

Beberapa gambar kenangan bisa dilihat di Flickr-Tanimbar.
Tambahan: posisi pulau “Kirin” ini pada 8°0’50.3″ LS dan 131°19’30.6″ BT, direkam dengan Garmin eTrex Legend-C.