Tags

,


Proses pembuatan kontur akan menghasilkan luaran theme bertipe garis (line) dari suatu data input grid. Nilai dari tiap garis menggambarkan ketinggian yang sama, atau nilai yang sama tentang magnitudo, konsentrasi atau apapun sesuai dengan jenis data input. Theme hasil akan mempunyai field bernama Contour dalam atribut table-nya.

Untuk theme grid fungsi ini tidak menghubungkan titik tengah sel, interpolasi dilakukan yang menggambarkan kesamaan magnitudo. Kadang-kadang garis melalui titik tengah sel tersebut.

Hasil dari proses Create Contours… pada modul Spatial Analyst ini akan secara otomatis diberi nama Contour of [theme input]. Dan pada contoh proses, langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Aktifkan theme hasil interpolasi, dan pastikan penunjuk berada pada theme tersebut.
  2. Jalankan fungsi Contouring dengan memilih dari menu Surface kemudian Create Contours… kemudian akan muncul kotak dialog:
  3. Pada kotak dialog terdapat dua isian, yaitu Contour interval dan Base contour. Contour interval adalah nilai selisih dari masing-masing garis yang dihasilkan. Sedangkan Base contour adalah nilai yang digunakan ArcView sebagai nilai awal.