Tags

,


Warkop Jasa AyahApakah saya penggemar minum kopi? Jika jawabannya “ya”, maka pertanyaan berikutnya adalah: Apakah saya pernah/sedang berada di Banda Aceh? Jika jawabannya “ya” maka pertanyaan selanjutnya: Pernahkah saya merasakan kopi Ulee Kareng di Ulee Kareng? Jika jawabannya “tidak”, maka jawaban dua pertanyaan pertama “gugur”. Begitulah kisah, jika sebagai penggemar minum kopi dan sudah pernah atau sedang berada di Banda Aceh tapi belum pernah ngopi Ulee Kareng di Ulee Kareng maka sama dengan “bukan penggemar ngopi” dan keberadaan di Banda Aceh “sama sekali gak komplit”.

Kopi Ulee KarengMakanya, sempatkan ke jalan T Iskandar no.13-14a, di Solong (atau lebih dikenal dengan Ulee Kareng), dan nikmatilah kopi Ulee Kareng di Warkop Jasa Ayah. Datang selepas waktu maghrib, jangan lupa bawa teman untuk ngobrol, dan nikmati ngopi yang nikmat, sambil (kalau kebagian duduk di dalam) sekali-kali menikmati juga aksi sang “bartender” dalam “mengolah” kopi sebelum disajikan. Aksi yang atraktif selalu bisa disaksikan di sini.

Selesai ngopi (minimal 2 jam nongkrong), jangan lupa beli kopi “Jasa Ayah” yang dikemas beberapa ukuran. Untuk berat 250 gram harganya Rp. 10.000 (ini harga bulan Oktober 2006). Kalo di tempat lain, seperti toko atau tempat jual makanan, kemasannya jauh lebih cantik dan harganya lebih mahal, tapi ingat pertanyaan-pertanyaan di atas…
Jadi, sekali lagi, penggemar ngopi yang ke Banda Aceh, kunjungilah warung ini. Hukumnya “wajib”… : )