Pak Asparagus adalah seorang sopir taksi di Jakarta, satu ketika dia bertemu dengan “sewa” (penumpang) seorang asing, segera terjadi percakapan:

Asparagus (Asp): Morning, Sir. Where do you want to go..?
Penumpang (Sewa): Eepok

Depok! Lumayan padat lalulintasnya. Asparagus segera mengarahkan kendaraan ke Depok. Sesampainya di Depok, segera dia berkata lagi:

Asp: Depok, Sir.
Sewa: Eepok.
Asp: Yes, we are in Depok, Sir.
Sewa: No, Eepok…! (sambil menggerakkan tangan seperti bermain pesawat terbang).
Asp: Ups…

Segera Asparagus membalik arah dan tancap gas. Kini dia tahu kalau tujuan si penumpang sebenarnya adalah… Airport…!

Lain waktu Pak Asparagus mendapat sewa orang asing lagi. Lalu dengan hati-hati (takut salah dengar) dia bertanya:

Asp: Afternoon, Sir. Where do you want to go..?
Sewa: Ghaca-mata-baja

O, Kaca Mata Baca, ini sesuai dengan kondisi sang penumpang yang berkacamata, pastilah kacamata tuan ini tidak cocok lagi. Segera Pak Asparagus mengarahkan mobilnya ke Optik terkenal di Blok M. Sesampai di depan optik tersebut, Pak Asparagus berkata

Asp: Sir, this is a very good Optik store. Have a nice shopping ya Sir.
Sewa: No, Ghaca-mata-baja…!
Asp: Yes, this optic sell Kaca Mata Baca…
Sewa: No no no, Ghaca-mata-baja…!

Ups, pasti ada kesalahan lagi. Agak berkeringet, segera Pak Asparagus mengulurkan kertas dan pulpen: Sorry Sir, please write down your destination…

Sang penumpang menuliskan tujuannya, sambil terlihat gondok banget. Dan tertulislah: “Gajah Mada Plaza”…

Ini bener-bener cerita nyata dari Pak Asparagus (nama samaran) : )