Seekor ikan kecil lancang berkata pada elang:

“Jaring ombak yang kaupandang ini seluruhnya laut,
Rumah buaya-buaya yang bergerombol bagai awan
dan berbahaya bagi yang kenal kengerian.
Air-pasangnya melingkup karang, gemuruh dan berdeburan
namun ia juga memiliki mutiara yang berkilau-kilauan.
Kami tak pernah bisa melepaskan diri dari cengkeraman gelombangnya
di atas, di bawah dan di tiap penjuru.
Ia senantiasa muda, tak pernah diam, selalu segar
bagi angin yang bertiup di atas permukaannya.”

Sehabis berkata wajah ikan tiba-tiba merah-padam, malu.

Elang tertawa seraya mengangkat tubuhnya ke angkasa
dan berkata lantang: “Seekor elang seperti aku
tak punya sangkut-paut dengan bumimu. Negeri-negeri dan lautan
semuanya berada di bawah penerbanganku yang megah.
Tampiklah lautmu, mari menuju angkasa tinggi ini.”

Kini jelaslah bagi mereka beda orang yang melihat ke bawah dari ketinggian cita-cita

Dari Payam-i Mashriq (a Message from the East) oleh Muhammad Iqbal. Untuk para pengemban amanah yang baru bertugas hari ini…