Tags

,


Ketemu PascalPascal, salah satu bahasa pemrograman yang ngetop karena sangat mudah dipelajari dan juga sangat ketat dengan peraturannya atau strukturnya. Dengan ketatnya struktur penulisan maka justru memudahkan pemula untuk mempelajarinya.

Kok jadi ngomong Pascal… apa emang masih jamannya ngoprek bahasa macem gini… hare gene…?

Ceritanya gini. Suatu ketika, beberapa saat yang lalu, sedang membuat script XML dari suatu aplikasi. Kebutuhan menuntut bahwa harus dibuat rangkaian file XML dan sekaligus HTML yang serupa tetapi hanya berubah beberapa bagian dengan angka yang dihasilkan dari suatu perhitungan matematik. File yang perlu dibuat sejumlah 7 (baris) x 9 (kolom) = 63 pasang file = 126 file sekaligus yang mengakomodir 63 macam kondisi… weleh… mau dibuat manual alias satu-satu…? Hare gene…?

Solusi ringkas dan cepat adalah membuat program sederhana yang bisa melakukan itu semua. Pake VB..? belum pernah… Pake VC..? gak ada sourcenya (eh, compiler, maksudnya) . Pake script yang lain..? Avenue di ArcView…? wah mesti sedikit ngulik lagi… padahal waktu mepet, harus jadi dalam 1 x 24 jam..!

Yang kepikiran kemudain adalah Pascal..! Di harddisk masih tersisa (Turbo) Pascal 7 (DOS based) . Segera install dan jalankan.. buat sedikit perhitungan dan jadi… compile and run… jadi..! Wow… simple. Tapi…

Tapi persoalan kemudian muncul, karena dalam penanganan file pada TP 7 masih bermain di 8 + 3 karakter. Ini akan bermasalah karena yang diinginkan lebih dari itu. Seandainya di harddisk masih tersimpan Borland Pascal 7 (yang sudah OOP itu) mungkin bukan masalah lagi… Solusi gimana…? Segera buka jalur web, googling, dan akhirnya dapat editor dan sekaligus compiler Pascal, dan mendukung 32/64, free…!

Akhirnya, compiler yang digunakan adalah Bloodshed Dev-Pascal v1.9.2 (GNU Pascal) Build on 7/15/2002. Compiler ini dapat diunduh dari www.gnu-pascal.de.

Gimana dengan sintaksisnya sendiri..? Masih “hafal”..? Dahulu kala… tersebutlah beberapa bahasa pemrograman tingkat rendah dan menengah -seperti assembly, cobol, fortran, basic, pascal, C, maupun keluarga ++ dan keluarga Visual- yang cukup “hafal” luar kepala. Tapi setelah pensiun dari PIKSI sekitar tahun 95an otomatis semua bahasa program ditinggalkan… Untuk me-refresh dalam waktu singkat terpaksa ngubek situs Pascal Programming.

Alhamdulillah, tenggat teratasi dengan hasil yang memuaskan, setidaknya memuaskan diri sendiri lah, sambil ber-nostalgia dengan Pascal…

: )