Tags

, , , , , , , , , ,


SaumlakiTahun 1999, kota Saumlaki memulai babak baru sebagai ibukota Kabupaten, ini sesuai dengan berdirinya Kabupaten Maluku Tenggara Barat (weleh, Tenggara Barat nyebutnya dalam bahasa Inggris apa ya?) berdasar UU no.46 th 1999. Kota ini menjadi pusat pemerintahan wilayah kabupaten yang cukup luas (sekitar 125.442 km2). Dimana daratannya hanya 10% dari luas wilayah…

Kali ini mau nulis dikit tentang kehidupan yang terlihat di Saumlaki, kota yang menjadi bacecamp dari OT ini, sebelum kesaat-saat yang mendebarkan dalam OT hari-hari berikutnya. Penggambaran yang terlihat langsung hanya beberapa hari, jadi sangat mungkin belum bisa melukiskan kondisi sebenarnya dari tempat yang cukup asik ini…

Buku di AmazonLaut dan indah, dua kata yang menjadi kata kunci dalam pengembangan wilayah MTB (Maluku Tenggara Barat). Secara keseluruhan MTB punya 4 gugus kepulauan, sebut saja Tanimbar, Babar, Lemola, dan Terselatan (urut dari timur ke barat). Lemola dan Terselatan berbatasan langsung dengan wilayah negerinya Pak Xanana Gusmao, Timor Leste. Luasnya laut membuat wilayah ini mempunyai filosofi “Membangun dari laut ke darat dengan memuliakan lautannya dan berdiri teguh di darat” (dari Exotic Marine and Culture Paradise, Pemda MTB).

Keindahan pulau dan lingkungan lautnya di sekitar Tanimbar ini juga dilukiskan dalam buku The Forgotten Islands of Indonesia: The Art & Culture of the Southeast Moluccas, karya Nico de Jonge dan Toos van Dijk (1995).

Kembali ke… Saumlaki..!

Pemandangan kota Saumlaki dari udaraKota ini memiliki semua gerbang transportasi. Bandara Olilit adalah pintu gerbang udara. Saat Agustus 2005 (saat mana OT berlangsung), bandara ini dalam seminggu didarati dua kali pesawat dari Ambon. Hari Minggu adalah maskapai Trigana, sedang hari Rabu adalah Merpati. Rute udara ini adalah rute melingkar sehari, dari Ambon ke Saumlaki, dari Saumlaki ke Maluku Tenggara (Tual, bandara Dumatubun), dan kembali lagi ke bandara Pattimura, Ambon.

Untuk melihat Saumlaki dari angkasa, sila buka Google Maps.

Sebagai gerbang laut, Saumlaki juga mempunyai pelabuhan laut dengan dermaga cukup besar yang bisa disandari kapal Pelni. Kurang tau jadwal kapal yang mampir di sini, tapi ini adalah gerbang utama yang juga menghubungkan kota ini dengan semua tempat/pulau di MTB. Dari pelabuhan inilah kita bisa mencari tumpangan untuk ke berbagai Gugus Pulau yang ada.

Pelabuhan lautWalaupun terletak di Pulau paling Tenggara wilayah Republik ini, berbatasan laut dengan Australia, dan jauh dari mana-mana, tetapi kehidupan masyarakatnya rame juga. Dari jam 4.30 pagi hari, suara kendaraan pribadi (terutama motor) dan umum (angkot) sudah terdengar sibuk. Hal ini terus berlangsung hingga jam 23.00. Jadi kalau mau jalan kemana-mana gak takut dengan kendaraan umum yang ada. Kapan aja ok.

Pemandangan yang menarik sepanjang jalan di kota ini adalah banyaknya penjual bensin yang bisa dijumpai. Hampir setiap belasan meter ada yang berjualan bensin walau hanya 2-3 botol limun/sirop yang dijaja. Ini menggambarkan banyaknya kendaraan sepeda motor yang haus bahan bakar, dan kebetulan SPBU yang ada hanya satu, agak di pinggir kota. Jadi kemanapun arah motor tidak akan khawatir dengan supply bahan bakar…

Gambaran “sejalan” dari kota Saumlaki bisa dilihat pada rekaman berikut (flash enable).

Selain toko-toko, pertokoan bertingkat dan juga Bank (ada ATM-nya juga lho) terdapat juga pasar tradisional yang terletak relatif dekat dengan pelabuhan laut. Sayuran dan hasil kebun lainnya bisa kita dapatkan di sini, yang datang dari pelosok Tanimbar dan juga pulau-pulau lain disekitar.

Sunset di SaumlakiMakanan yang “layak” untuk dinikmati bagi pendatang seperti saya adalah ikan, ikan, dan ikan… Ikan adalah menu utama yang selalu saya santap, dengan berbagai bentuk model masakan. Disinilah salah satu surga jika ingin menikmati ikan laut.

Penginapan juga ada beberapa, cukup representatif untuk tinggal sambil menikmati pemandangan pantai di teluk Saumlaki. Hampir semua penginapan mempunyai pemandangan pantai yang lumayan asik, dimana kita bisa sambil minum softdrink sambil menikmati pemandangan sunset dan suasana temaram yang damai…

Akhir bagian-5 dan berlanjut ke [OT] berikutnya
Baca bagian-4: Saumlaki dalam gerak dan lagu.