Tags

, , , , , , , , , , , , , , , ,


Peserta sesi-1

Peserta sesi-1

Akhir minggu kemarin, Sabtu 15 Nopember 2008, merupakan saat kehangatan di salah satu ruang gedung yang berlokasi berseberangan dengan Museum PETA Bogor. Di ruang aula LPP Purnawarman, Jalan Jend. Sudirman, berkumpul beragam asal siswa SMA (dan sederajat) dari Kota dan Kabupaten Bogor. Bukan untuk mengikuti Try Out UAN atau mengikuti kompetisi Game-Online, tetapi untuk sesuatu yang lebih serius dan (dijamin) lebih mengasyikan.

Kenapa mengasyikan..? Karena dalam pertemuan ini tidak dibahas tips dan trik mengerjakan soal-soal njelimet (yang walau namanya tips dan triks pasti mendatangkan kemumetan juga), tetapi justru kesenangan dan (mungkin) pengenalan dunia baru remaja saat ini, yaitu duna nge-blog. Hari itu, Komunitas Blogger Bogor (BLOGOR) mengadakan acara seru yang bertema “Blog sebagai Wahana Belajar dan Sosialisasi“. Pembicaranya ya tentunya adalah blogger semua.

Menik, Hangga dan Cucu

Menik, Hangga dan Cucu

Acara ini dikemas dalam dua sesi, dimana sesi-1 khusus untuk rekan-rekan siswa SMA dan sederajat, dan pada sesi-2, yang berlangsung siang hari, dihadiri rekan-rekan pendidik alias Guru SMA, SMP, dan (ternyata ada juga dari) SD. Sengaja dipisahkan karena penekanan materi yang diberikan juga berbeda. Saat sesi-1 lebih kepada bagaimana menyukai kegiatan nge-blog, disesuaikan dengan “atmosfer” usia muda. Sesi ini diisi oleh pak Sjafri Mangkuprawira (ronawajah.wordpress.com), mbak Niar Melani (saungbunda.wordpress.com), dan Hangga Damai (hanggadamai.wordpress.com).

Ketiga pembicara memompa semangat “para pemuda” untuk berani memulai kegiatan blogging dalam mengisi waktu keremajaannya saat ini. Berbagai pengalaman diceritakan secara serius tapi santai. Pembicara, yang usianya jauh dari usia remaja SMA, mampu mengendalikan dan menempatkan diri dalam atmosfer remaja… salut juga nih…

Sesi ke-2, siang hari, dihadiri oleh lebih dari 100 rekan yang berprofesi sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa”. Semua kursi dalam ruang terisi penuh oleh manusia-manusia yang haus akan “hal baru”. Kesempatan kali ini materi disajikan oleh blogger-blogger: Matrisoni (miraclemath.wordpress.com), Romi Satria Wahono (romisatriawahono.net), dan Bambang Aryan (rbaryans.wordpress.com).

Peserta sesi-2

Peserta sesi-2

Sesuai dengan level peserta dan pembicara, maka sesi-2 ini isinya lebih berat dan serius. Peserta disuguhi pengalaman ahli matematik kita, Matrisoni, yang berbagi ilmunya dengan menggunakan blog sebagai wahana termudah.

Diceritakan bagaimana awal dari perkenalan Matrisoni dengan blog, pengalaman membuat blog pertama “yang terlalu serius”, dan kemudian memasuki ranah “blog populer” dan gampang dicerna pengunjung. Bisa dibayangkan, matematika yang rumit jika disajikan dengan “apa adanya” maka akan membuat pengunjung enggan datang lagi. Perubahan blog Matrisoni menjadi lebih “berwarna” dan “sederhana” ternyata mampu melunakkan pengunjung untuk selalu datang dan datang lagi. Matematika menjadi menyenangkan…

Mas Romi, yang kabur sejenak dari anak didiknya untuk berbagi di acara ini pada Sabtu siang lalu, menyajikan banyak hal asik. Sepenggal kisah awal kehidupannya dalam dunia teknologi, dan memanfaatkan internet sebagai media “menjual diri” adalah sajian yang menarik. Berbagai trik dan saran dalam ber-blogging dilempar dengan tanpa tedeng aling-aling pada peserta semua. Hal ini cukup membuat para blogger yang hadir tersipu malu saat “kebiasaannya” mengisi blog “yang didominasi curhat” disinggung oleh mas Romi (ehm).

Pentingnya menunjukkan siapa diri kita sebenarnya, spesifik, dan sedikit bombastis, akan menjadikan eksistensi keahlian kita bisa terlihat dengan jelas di dunia maya. Pemanfaatan mesin pencari sebagai salah satu senjata ampuh juga dikemukakan.

Romi Satria Wahono

Romi Satria Wahono

Bambang Aryan menampilkan pentingnya berbagi bagi guru melalui media blog. Selain dapat memperluas jangkauan pemikiran atau materi/bahan ajar, juga sekaligus dapat memperkuat program dari Dinas Pendidikan Kota Bogor yang sedang menggiatkan MGMP Online (MGMP = Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Penyampaian tugas dan materi pada siswa dapat dilakukan dengan bahasa yang ramah, dan tidak membatasi ruang gerak siswa sama sekali. Karena semua tugas dapat dilihat pada blog, dan pengiriman tugas dapat dilakukan ke guru yang bersangkutan melalui blog atau surel.

Dalam hal program MGMP Online, penggunaan blog dan fasilitas konferensi jarak jauh dapat mengurangi pertemuan secara fisik, yang berakibat akan lebih efisiennya banyak hal lain, seperti waktu dan dana.

Secara umum, dari pembicara sesi-1 dan sesi-2, ada benang merah yang tegas, yaitu perlunya penyitraan pencitraan diri. Perlunya menunjukkan diri pada dunia bahwa secara individu kita bisa memberi, dan secara jejaring kita bisa berbagi. Menuliskan banyak hal dalam blog adalah proses memberi dan berbagi, dan saat itulah kita membangun citra diri.

Terimakasih untuk para pembicara yang membagi banyak hal pada hadirin (baik peserta maupun panitia sendiri). Kebiasaan memberi dan berbagi di blog ternyata memudahkan kita semua berkomunikasi (sekaligus memberi dan berbagi) di dunia nyata.

Terimakasih untuk semua rekan BLOGOR yang telah bekerja keras dalam mewujudkan acara ini.

BLOGOR

BLOGOR

Jaga semangat yeuh…!

: )

Album foto (sebagian) ada di Album Picasa (sila klik disini) dan di Album mas Siroj (klik disini).

—–

Berbagi kisah ala Blogoroll: