Tags

, , , , , , , ,


Tim Delapan ke Ancol

Tim Delapan ke Ancol

Akhir tahun, saat mana libur sekolah dan juga perayaan hari besar disertai pergantian tahun, adalah saatnya gelaran atraksi di berbagai tempat hiburan. Walau mengunjungi pusat hiburan keluarga bukan merupakan kebiasaan, tapi kali ini dilakoni juga.

Bermula dari kontak di Facebook dengan mas Bowo yang punya kantor di Ancol. Akhirnya saya dan “komunitas” diundang untuk main ke Ancol.

Ada acara apa kali ini..? Mas Bowo kasih info: International Show “SLAM DUNK vs MOTOR ACTION”.

Bole juga nih. Segera kontak berbagai teman, dan akhirnya terkumpulah grup yang bisa hadir untuk nonton aksi ini. Dari Bogor 7 orang, yaitu saya, Desi, Alta, Qila, mas Koen, Falla, dan Ismi. Sementara dari Jakarta sudah siap juga bergabung: Lisa. Semua siap dengan kamera kecuali Alta yang bawa tas pinguin kesayangannya dan Qila yang menggendong boneka Koala-nya yang bernama Tola… he he.

Tim berkumpul dekat gerbang Dufan, dekat warung kopi Starbucks. Setelah semua hadir, kami diantar mas Bowo masuk arena Dufan, yaitu Ramashinta.

Dunking Devils beraksi

Dunking Devils beraksi

Acara dimulai jam 14, dan sejenak sebelum dimulai kami sudah siap semua di box khusus, tepat dibagian tengah tribun penonton. Pandangan cukup luas dan diberi kebebasan untuk bergerak sana-sini selama tidak masuk arena, karena berbahaya. Semua siap dengan kamera masing-masing, dan pertunjukan segera dimulai.

Sesuai dengan judul pertunjukan, maka yang dipertontonkan disini adalah bagian dari permainan basket, yaitu saat memasukkan bola ke keranjang. Dari dunia perbasketan, hal ini dikenal dengan nama Slam Dunk. Sangat diminati karena disinilah banyak aksi-aksi menarik para pemain saat akan memasukkan bola. Dan atraksi Slam Dunk sangat diminati lebih-lebih di arena NBA-nya uncle Sam. Bahkan NBA mengadakan kompetisi khusus dalam hal slam dunk diluar kompetisi reguler.

Aksi duo motor trail

Aksi duo motor trail

Kembali ke Ramashinta. Para pemain slam dunk yang berseragam kuning bertulisan Dunking Devils mulai beraksi dengan apiknya. Ada delapan orang pemain di panggung, menggunakan 1 tiang keranjang. Dengan diiringi musik yang memaksa hadirin bergoyang, mereka berlari dan berjumpalitan diudara sebelum dunk!.

Dipandu dengan pembawa acara yang enerjik, para pemain secara bergelombang terus menggulirkan bola dengan apik ke keranjang. Lompatan mereka sangat tinggi. Ini karena alat bantu yang dipasang di dekat tiang, sehingga bisa memantulkan pemain ke udara. Bantuan alat ini menjadikan mereka bisa beratraksi sangat menarik.

Selain pebasket, hadir juga 2 motor trail dengan aksi panggung yang cukup bagus. Repotnya, karena aksi motor yang berkenalpot, saat mereka tampil maka udara menjadi berbau asap. Acara ditutup dengan aksi bersama antara pebasket dan pengendara motor. Penonton terlihat tinggal ditempat hingga acara berakhir, dan banyak juga yang berfoto bersama para pemain di depan panggung. Atrkasi berdurasi sekitar 30 menit.

Piknik awal minggu

Piknik awal minggu

Keluar Ramashinta, kami keliling Dufan. Tidak berminat masuk salah satu wahana karena antriannya… panjang luar biasa. Akhirnya keluar Dufan dan menikmati Pantai Festival Ancol sambil makan “bontot”: nasi timbel, sayur asem, sosis, es buah… yummy… Benar-benar mengisi waktu sore dengan piknik yang santai…

Untuk mas Bowo, terimakasih banget undangannya (ini adalah undangan mas Bowo kedua, yang pertama saat Police Academy, sila baca: Hiruk pikuk diakhir minggu). Maaf gak ngajak piknik di Pantai Festival mas… karena udah bosen juga kali ya ke pantai hehe…

Rekaman yang berupa cuplikan adegan dalam Ramashinta siang itu sila disaksikan:

Untuk mengunduh klip film diatas (dalam format FLV + player-nya, 28.8 Mb), sila klik disini.

Mereka bukanlah para “aktor” di panggung NBA, tapi aksi akrobatik mereka cukup mengesankan.

Tapi apa yang mereka lakukan setelah tampil di panggung..?

Bermain basket setelah pertunjukan basket

Bermain basket setelah pertunjukan basket

Itulah pemain basket sejati… hehehe…

Hari bersejarah

Hari bersejarah

Piknik akhir tahun kali ini cukup berkesan, karena (seumur hidup) baru kali ini saya masuk area Dunia Fantasi Ancol (sambil ngelirik mas Koen dan Falla yang bernasib sama… haha…)

: )

———-

Tulisan yang terkait:

Album Foto: