Nonton gaya masa kini

Menonton pertandingan bola yang asik hanyalah di stadion. Gak ada yang bakal ngalahin asiknya bersama penonton lain untuk teriak dan teriak. Untuk tertawa dan menyumpah seperti Kapten Hadock nya si wartawan super Tintin. Dan ini sudah saya alami sejak belum merasakan pendidikan formal, alias belum sekolah.

Saat itu yang bertanding adalah klub Jaka Utama melawan … mana ya lupaaa.  Kalau gak salah klub Warna Agung. Yang pasti itu adalah putaran Galatama (Liga Sepakbola Utama). Jaka Utama adalah jagonya Lampung, the one and only lah di Lampung.

Anak masih “piyik” saat itu, sudah merasakan antri karcis dan desak-desakan demi masuk ke Stadion Pahoman, di Bandar Lampung. Begitu mendalamnya kesan yang ada, sampai masih teringat beberapa peristiwa yang terjadi.

Terlepas dari itu, mendengarkan siara bola dari RRI, baik itu pertandingan Galatama dari RRI Lampung, maupun pertandingan Nasional dari RRI Pusat, adalah kegemaran lainnya. Ini dilaksanakan saatmana tidak bisa menyaksikan langsung pertandingan tersebut, tentunya.

Saat TVRI, satu-satunya televisi yang ada di Republik ini, saat itu, menyiarkan pertandingan bola secara langsung, maka ikutlah duduk beramai dengan yang lain menyaksikannya. Walau masih “hitam/putih”, dan sering gambarnya “bersemut”, tapi semua itu adalah sajian terbaik saat itu.

Menyatukan kedua media massa juga dilakukan. Berhubung pak Sambas tidak cocok untuk menjadi pembawa pertandingan yang seru, maka yang dilakukan adalah: menghidupkan TV tetapi tanpa suara, dan hidupkan radio RRI untuk mendapatkan laporan pandangan mata yang pastinya suaranya seru sekali. Walau ada perbedaan waktu antara yg dilihat dan didengar (pastinya, karena penyiar radio melihat dulu baru bicara), tapi suasana seru selalu hadir.

Bagaimana saat ini..?

Saat menulis ini saya sedang menyaksikan pertandingan final piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia. Berhubung tidak mau berjuang ke Stadion Gelora Bung Karno di Senayan, maka saya memilih menyaksikan dari televisi. Hidupkan TV dan atur suara yang cukup… hidupkan laptop dan OL…

Menyaksikan pertandingan di TV sambil menikmati tweet dari twiterland…!!!😀

Memantau time line dari para tuips yang hampir semua menyuarakan emosinya melalui tweet… Wow…

Menang atau kalah pastilah sangat berarti bagi semua, tetapi saya lebih menikmati permainan yang tersaji dengan cara “masa kini”…

: )