Tags

, , ,


tp-link

hotspot rumahan

Saat berselancar sendiri, lebar lajur belum menjadi perhatian utama. Kondisi berbeda saat mana banyak yang akan melalui jalan satu-satunya, tentunya optimalisasi lebar lajur yang ada menjadi kebutuhan mendesak. Ini bukan tulisan tentang lalulintas nyata, tetapi menggambarkan lalin data yang melalui sebuah modem dalam koneksi internet.

Satu modem GSM dipakai beramai-ramai dalam waktu yang relatif bersamaan oleh beberapa komputer, saat ini bukan hal yang mustahil. Banyak alat yang tersedia di pasaran untuk mendukung sistem koneksi seperti ini. Bahkan beberapa provider telekomunikasi mobile menawarkan paket modem untuk akses 5 pengguna sekaligus, menggunakan teknologi Wi-Fi, dengan harga sejutaan.

Bagi saya yang telah mempunyai modem GSM, jika membeli paket modem GSM yang Wi-Fi, tentunya akan menghilangkan kegunaan yang telah ada. Tetapi keinginan untuk membagi akses pada saat yang sama ke beberapa pengguna tetap harus tersalurkan, karena penghuni rumah telah menuntut untuk itu.

Solusi sederhana adalah dengan mengadakan perangkat router yang berteknologi Wi-Fi dan mendukung penggunaan modem GSM sebagai salah satu input-nya. Dari berbagai merek yang ada di pasaran, saya membeli TP-LINK, dengan alasan pertama adalah harga yang ekonomis (sekitar 400-an), dan kedua adalah mendukung modem GSM.

TP-LINK yang saya gunakan tipenya TL-MR3420 yang merupakan 3G/3.75G Wireless N Router. Mendukung modem USB UMTS/HSPA/EVDO dari berbagai merek modem. Tapi harus diperhatikan, ada daftar modem yang dapat digunakan di router ini yang perlu diketahui sebelum memilikinya. Jika tidak ada dalam daftarnya, jangan harap modem bisa terkoneksi.

Untungnya, modem Huawei E156G yang saya punya ada dalam daftarnya, jadi gak masalah.

Setting awal gampang, yaitu dengan koneksi kabel yang telah disediakan, dan mengakses ke “Control Panel”-nya melalui browser, hal ini untuk menentukan penggunaan provider dari kartu yang kita pakai dan pengaturan advance jika diperlukan.

Hasilnya adalah hotspot rumahan yang bisa untuk berselancar bersama seluruh keluarga… : )

Ada yang bertanya, kalau diakses rame-rame kan jadi lemot tuh… Betul juga, kalau diakses bersama-sama dalam detik yang sama maka akan lemot. Lebar lajur yang sudah fix jika dilewati banyak kendaraan tentunya akan menjadikan lalin data padat merayap.

Tapi yang perlu diingat, beberapa orang yang mengakses internet tentunya dengan berbagai keperluan, ada yang hanya browsing, ada yang hanya lihat-lihat status facebook/twitter, tidak melakukan akses yang bersamaan dalam hitungan detik. Hal ini sama saja dengan akses yang dilakukan oleh satu orang. Hal yang berbeda jika semua pengguna melakukan pengunduhan atau pengunggahan dalam waktu yang sama maka tentunya lalin data akan segera padat merayap.

Yang penting kemudian adalah akses internet bisa dilakukan “bersama” dari berbagai sudut rumah, dan memudahkan dalam berkomunikasi data antarkomputer (netbook/notebook/PC) yang ada dalam jaringan ini. Tidak perlu colok Flashdisk hanya untuk memindahkan file dari satu komputer ke komputer lainnya.

Membuat hidup lebih hidup…

: )