Tags

, ,


Disappearing Languages NG

Disappearing Languages @ NG

Membaca artikel di National Geographic mengenai Disappearing Languages, baru tahu bahwa ternyata bahasa “bisa hilang” juga dari muka bumi ini, mendahului manusia yang menciptakan sekaligus penggunanya. Dituliskan bahwa setiap 14 hari ada 1 bahasa yang mati, lenyap dari muka bumi ini. Ada lebih dari 7000 bahasa yang ada, dan lebih dari setengahnya akan hilang pada tahun 2100.

Bahasa adalah media penyampai banyak hal yang tentunya terkait dengan kebudayaan manusia yang pernah ada. Kehilangan bahasa berarti akan mengubur banyak sekali hal mengenai manusia itu sendiri, mengubur peradabannya.

Kita sering merasakan bahwa saat kita kecil dulu orang tua kita masih menggunakan bahasa suku, tetapi kita semakin jarang menggunakannya. Kita justru memperdalam dan membiasakan berbahasa yang “lebih umum”, yaitu Bahasa Indonesia. Dan semakin dewasa ada bahasa lain yang kita perdalam seperti bahasa Inggeris, Jepang, Korea, dan lain-lain demi satu dan lain hal. Sementara “bahasa ibu” kita lupakan…

Tanggal 21 Pebruari, ternyata, adalah Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day).

National Geographic’s Enduring Voices Project bekerjasama dengan the Living Tongues Institute for Endangered Languages mencoba mengidentifikasi beberapa spot bahasa di dunia. Kita bisa mencoba mengetahui keanekaan bahasa di Afrika, misalnya, dengan mendengarkan suaranya langsung. Disajikan dalam bentuk peta interaktif. Sila coba klik disini.

Bagaimana dengan anda..? Masih bisakah bercakap dengan benar menggunakan bahasa “nenek moyang” masing-masing..?

Kalau saya nyerah…

: )