Tags

, , , , ,


Sajadah adalah hanya sebuah alas saat kita menjalankan ibadah sholat. Selain dari jaminan bebas najis maka arah sajadah ikut menentukan keberhasilan ibadah sholat kita. Sudahkah kita menaruh perhatian yang cukup pada arah sajadah saat kita sholat..?

Pengalaman berulang yang saya alami adalah kebanyakan dari kita tidak terlalu peduli dengan ketepatan arah sajadah. Saya menemukan dibanyak tempat, baik itu di rumah atau di tempat umum, bahwa arah sajadah tidaklah menjadi perhatian utama.

Bagaimana saya tahu mengenai arah sajadah tidak atau kurang tepat..? Arah Qiblat, yaitu arah yang mengacu satu lokasi dimana terdapat Ka’bah adalah arah acuan satu-satunya saat kita sholat. Dapat kita ketahui dengan berbagai cara. Yang termudah tentunya adalah melihat posisi masjid terdekat, lalu kita arahkan dengan relatif sejajar terhadap arah masjid tersebut. Cara ini paling banyak dilakukan dan justru paling banyak menimbulkan kesalahan.

Bagaimana bisa menimbulkan kesalahan..? Hal ini bisa dengan mudah terjadi karena kesalahan kita dalam melihat arah yang relatif terhadap masjid tersebut. Kita sering abai akan posisi bangunan atau jalan (yang biasanya kita anggap lurus dan/atau bersiku) antara masjid tersebut dengan lokasi kita.

Bagaimana cara lain dalam menentukan arah Qiblat..? Saat menjadi Pramuka, salah satu arah yang menjadi patokan saya adalah kuburan muslim. Arah nisan pastilah mengarah relatif ke Utara, sehingga mudah bagi saya menentukan arah Barat.

Arah Barat..? Apakah Qiblat selalu ke arah Barat..? Tentunya tidak. Tergantung kita berada di lokasi mana saat itu berada. Saat berada di Belanda maka arah Qiblat relatif mengarah ke Tenggara. Di belahan bumi lain pastilah juga berbeda.

Pada jaman smartphone saat ini maka banyak aplikasi yang dapat lebih mempermudah kita dalam menentukan arah Qiblat. Dengan kemampuan hape yang sebagian besar mempunyai GPS maka arah Qiblat dapat dengan cepat kita temukan dengan bantuan perangkat lunak yang terinstal pada hape kita. Hape saya, dengan sistem operasi Android, saya instal dengan perangkat lunak penentu arah Qiblat yang saya unduh (free) dari Google Play Store.

Setidaknya ada dua yang saya coba dan keduanya sangat mudah digunakan. Yang pertama adalah Find Qibla Pro (dari Euphrates Media), dan yang kedua adalah Muslim Pro (dari Bitsmedia).

Dengan salah satu dari keduanya, saya semakin sering menemukan arah sajadah yang tidak tepat, terutama pada musholla di lokasi publik. Saya sempat perbaiki saat saya akan sholat, dan saya juga sampaikan pada salah satu petugas (kebersihan?) yang menunggu. Tetapi saat datang lagi maka arah sudah kembali seperti semula, ke arah yang salah. Saya kembali ubah arahnya, dan pada kedatangan selanjutnya kembali terulang dan terulang. Tanpa ambil pusing saya selalu perbaiki arahnya.

Saya sadar sekali, walaupun diperlukan pemahaman yang gampang tetapi tidak mudah dalam mengatasi hal ini terutama di tempat umum.

Bagi anda yang telah membaca tulisan ini, dan (setidaknya) memiliki hape ber-sistem operasi Android, maka segeralah instal perangkat lunak penentu arah Qiblat. Akan sangat membantu dalam meluruskan sajadah kita, dan juga membantu meluruskan sajadah saudara kita dimanapun kita berada. Nggak susah kok, tinggal unduh, instal, dan gunakan dengan bijak.

: )