Tags

, , , , , , , , , ,


My Socmed's Flowchart

My Socmed’s Flowchart

Media sosial merupakan media yang digunakan untuk interaksi sosial, mendekatkan dan memercepat komunikasi, dengan menggunakan jalur internet sebagai jalur utama. Aplikasi yang tersedia sangat banyak ragamnya, dengan berbagai pendekatan yang menarik.

Yang saya gunakan relatif aktif saat ini hanya beberapa, yaitu Blog (via WordPress, berbasis desktop), Foursquare (berbasis lokasi dari ponsel), Path (berbasis lokasi dari ponsel), Facebook (berbasis desktop), dan Twitter (berbasis desktop dan ponsel). Blog dan Facebook adalah dua media sosial yang pertama saya pakai serius. Kemudian barulah bermacam yang lain seperti Plurk, LinkedIn, Digg, Pinterest, dan yang terakhir dan cukup mengasyikkan juga (semoga) adalah Path.

Tidak semua dipergunakan dalam waktu yang bersamaan, karena semua ada kekhasannya masing-masing. Tapi merangkainya untuk beberapa momen publikasi adalah dimungkinkan. Misalnya, saat saya menulis blog kemudian mempublikasikannya, maka saya bisa langsung memanfaatkan Facebook dan Twitter sebagai alat pemberitahuan untuk friend/follower saya. Publikasi blog menggunakan Facebook terlihat lebih efektif, karena posting status (taut) di Facebook akan bertahan lama dan dapat berulang muncul pada news feed dari friend kita.

Saat melakukan check-in dengan memanfaatkan Foursquare, maka biasanya saya juga mengirimkan status lokasi ke Twitter, karena pemakai Foursquare biasanya juga akrab dengan Twitter.

Facebook dan Twitter mempunyai karakteristik berbeda, sehingga pemakaiannya pun tentunya beda. Tetapi untuk satu-dua hal maka keduanya bisa saling dihubungkan.

Media sosial selalu berkembang, banyak bermunculan baru dan banyak juga yang menghilang tak laku.

Oh ya, satu lagi media sosial berbasis lokasi yang baru dicoba dan sangat menarik adalah Waze. Aplikasi Waze digunakan oleh ponsel ber-GPS dan berorientasi penggunaan peta daring. Dengan Waze saya bisa mengetahui kondisi jalan dari sisi kemacetan, cuaca, perbaikan jalan, dan lain-lain yang diberitakan para wazer. Waze bisa ditautkan juga dengan Twitter.

Dari semua ini bagi saya yang perlu diperhatikan adalah bahwa media sosial merupakan katalis dalam berinteraksi secara langsung, jadi penggunaan yang pas/bijak harus selalu diperhatikan.

: )