Tags

, , , ,


Keluarga di Greater Lansing, Michigan.

Keluarga di Greater Lansing, Michigan, Januari 2014.

Keluarga ada dimana saja berada. Kedatangan di East Lansing, Michigan, baru saja dua-tiga hari, saya sudah menemukan keluarga di kota ini.

Saat akan berangkat kemari, saya sempat googling untuk mencari orang Indonesia yang sedang tinggal di Lansing dan sekitarnya. Dari Facebook maupun Google gagal ketemu, ataupun ragu memastikannya. Sesampainya di East Lansing pada hari Kamis, melalui rekan di kantor yang orang lokal, Jay, saya mendapat alamat email beberapa rekan mahasiswa MSU dari Indonesia.

Jumat saya kontak via email, dan segeralah ada respon dari mas Dion dan beberapa lainnya. Beliau sudah hampir dua tahun disini, sedang menyelesaikan master. Sabtu siang mas Dion datang ke apartemen saya. Ternyata ia juga tinggal di komplek apartemen yang sama, Spartan Village.

Dari ngobrol Sabtu siang ini saya mengetahui bahwa ada hampir 30 orang mahasiswa asal Indonesia di MSU saat ini. Wow, lumayan banyak..! Ada yang sedang S1, ada juga S2 dan S3. Minum teh Sari Wangi manis panas saat itu cukup menyenangkan, sementara suhu diluar sana minus belasan Celcius.

Minggu siang saya dikontak mas Silmy. Ia tinggal di blok apartemen yang sama dengan saya. Ruang apartemen kami, ternyata, berhadapan. Hanya dipisah oleh halaman/ruang parkir mobil. Mas Silmy dan mbak Zahra, sang istri, mengajak saya untuk berkunjung ke kota Haslett, tetangga East Lansing.

Di Haslett saya ke rumah mas Dial (dan mbak Oety), yang ternyata hadir juga banyak rekan Indonesia. Ehya, sebelumnya, dalam perjalanan ke Haslett mampir dulu untuk menjemput Dody dan Andya. Di rumah mas Dial ada mas Har, dan empat orang lagi yang (maaf) lupa namanya.😀

Apa yang dilakukan kalau lagi kumpul begini..? Tiada lain tiada bukan adalah makan makan dan makan..!😀

Tiada sempat mulut dibiarkan menganggur. Mbak Oety memang jago ngolah makanan nih, apa saja yang disajikan tampaknya segera hilang dari amatan.

Kami bicara santai, becanda full, dan semua ini menghangatkan suasana. Minus belasan Celsius di luar sana nggak ngaruh untuk kehangatan kami di dalam. Apalagi saya duduk deket kompornya mbak Oety hehehe…

Dari banyak obrolan ini saya semakin tahu kondisi East Lansing, terutama dari sisi hal-hal simpel dalam kehidupan sehari-hari. Tip dan trik inilah yang saya perlukan sebagai hal praktis yang aplikatis… halah…

Terimakasih untuk rekan semua ya… Sambutan yang sangat membahagiakan bagi pendatang baru di Greater Lansing ini. Kapan kita makan bersama lagi…? #Ups…

: )

*/ Ini cerita seminggu lalu. Cerita lain terkait nyantri di Lansing sila baca Perjalanan ke Negeri di Balik Bumi.