Tags

, , , , ,


Hutan di Kalimantan Timur. Sumber gambar: goes.msu.edu

Hutan di Kalimantan Timur. Sumber gambar: goes.msu.edu

Definisi suatu istilah adalah awal dari penentuan batasan perhitungan atau kajian. Perbedaan definisi dapat mengakibatkan hasil kajian yang berbeda. Saat melihat-lihat kajian kehutanan, saya melihat definisi hutan yang berbeda antara Undang-Undang tentang Kehutanan Republik Indonesia dan yang didefinisikan oleh salah satu badan PBB, yaitu FAO.

Dalam UU RI no.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Pasal 1:

  • Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Sedangkan hutan (forest) menurut FAO tahun 2010:

  • Land spanning more than 0.5 hectares with trees higher than 5 meters and a canopy cover of more than 10 percent, or trees able to reach these thresholds in situ. It does not include land that is predominantly under agricultural or urban land use.
  • Kira-kira demikian: Lahan yang luasnya lebih dari 0,5 hektar dengan pepohonan yang tingginya lebih dari 5 meter dan tutupan tajuk lebih dari 10 persen, atau pohon dapat mencapai ambang batas ini di lapangan. Tidak termasuk lahan yang sebagian besar digunakan untuk pertanian atau permukiman.

Perbedaan definisi ini hendaknya menjadikan perhatian lebih dalam memroses luasan hutan dalam keperluan analisis spasial dimana kajian tersebut terkait pihak negara (Indonesia) dan/atau internasional.

Sumber dokumen dijital yang saya baca:

*/ untuk catetan pribadi : )