Tags

, , , , , , ,


Awan dan bayangan awan tertutupi.

Awan dan bayangan awan tertutupi.

Dalam memroses citra satelit, salah satu kendala adalah adanya tutupan awan. Dengan menutup awan dan bayangannya (masking) maka akan lebih baik untuk memroses selanjutnya, misalnya pada proses klasifikasi tutupan lahan pada citra.

Fmask adalah program sederhana yang bisa dipakai sebagai alat bantu untuk membuat penutup awan dan bayangan awan ini. Perlun ini dapat dijalankan pada sistem operasi Windows atau Linux.

Data yang dapat diproses oleh Fmask sampai dengan versi 3.2 adalah data citra Landsat 4, 5, 7, dan 8.

Keterangan lengkap perlun ini dapat dilihat pada alamat: https://code.google.com/p/fmask/

Dapat diunduh gratis melalui situs tersebut. Berikut ini saya akan menjelaskan bagaimana menggunakan Fmask pada sistem operasi Windows 7.

Langkah instal yang dilakukan adalah:

  • Unduh perlun Fmask (file fmask_pkg.exe, besar sekitar 430 Mb).
  • Instal seperti biasa, dimana secara otomatis akan menginstal juga Matlab Compiler pada komputer kita.
  • Hasil akhir instal adalah satu file fmask.exe pada folder dimana fmask_pkg.exe tadi berada.

Untuk memroses citra Landsat, lakukan hal berikut:

  • Buat satu folder kerja, misal bernama \fmask
  • Copy-kan fmask.exe pada folder tersebut.
  • Copy-kan file-file satu scene data Landsat dalam format GeoTiff, kanal pankromatik tidak diperlukan.
  • Pastikan ada file metadata dari data satelit tersebut.

Contoh adalah seperti dibawah ini (saya mencoba pada Landsat 8 OLI):

Struktur folder dan file didalamnya.

Struktur folder dan file didalamnya.

File *MTL.txt adalah file metadata dari dataset tersebut

Jalankan Command Prompt lalu pindahkan direktori aktif ke folder kerja kita:

Pastikan Command prompt aktif pada folder kerja.

Pastikan Command prompt aktif pada folder kerja.

Jalankan Fmask dengan mengetikkan >fmask lalu tekan Enter. Fmask akan berjalan dengan nilai parameter default. Jika ingin mengubah parameter bisa dilakukan dengan menuliskannya setelah >fmask, misalnya: >fmask  3  3  0  22.5

Menjalankan fmask dengan parameter.

Menjalankan fmask dengan parameter.

Parameter apa yang dimaksud disini..? Fmask mengijinkan kita untuk mengubah parameter besarnya matriks perhitungan untuk awan (nilai default-nya 3), bayangan awan (3), dan salju (0). Lalu parameter terakhir adalah cloud probability threshold dengan nilai default 22.5 (range 0~100). Silakan bermain-main dengan nilai parameter ini untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dalam percobaan ini saya menggunakan nilai default.

Setelah di-enter, maka proses berjalan. Sayang sekali tidak ada pemberitahuan progres sehingga kita harus menunggu untuk waktu yang tidak diketahui. Saat semua selesai maka tampilan akan demikian:

Tampilan setelah semua proses selesai.

Tampilan setelah semua proses selesai.

Jika sudah pada tampilan seperti diatas, maka Command Prompt window bisa kita close saja. Silakan cek di folder kerja, jika berhasil semua proses maka akan dihasilkan dua buah file baru yaitu file data (*Fmask) dan satu file header (*Fmask.hdr). Silakan buka dan bandingkan dengan tampakan FCC (misalnya) dari citra Landsat tersebut.

Contoh hasil yang saya proses adalah seperti gambar pertama diatas. Tidak 100% benar tetapi kebenaran diatas 90% dan jika kita perhatikan maka bayangan punggungan bukit/tebing dapat dibedakan dengan bayangan awan.

Perlun ini dibuat berdasarkan paper oleh: Zhe Zhu dan Woodcock: Object-based cloud and cloud shadow detection in Landsat imagery, Remote Sensing of Environment (2012).

Untuk memahaminya sangat dianjurkan untuk membaca tulisan tersebut.

Beberapa alamat penting:

Jika anda mempunyai pengalaman dalam penggunaan Fmask ini, silakan tuliskan pada bagian komentar dibawah ini, untuk bisa berbagi pada yang lain.

Silakan menikmati…

*/ : )