Tags

, ,


Sumber: myteacuppprayers.org

Sumber gambar: myteacuppprayers.org

Jumat kali ini saya kepikiran bagaimana menghitung cepat keberhasilan niat saya. Niat kok dihitung? Emangnya bisa?

Begini, pertama “quick count” yg saya maksud disini tidak terkait dengan ilmu statistik, apalagi terkait dgn timses tertentu. Quick count disini adalah hitung secara sederhana sehingga cepat dipahami (oleh saya) dan gak perlu proposal apalagi klarifikasi metode…😀

Kedua, ritual “jumatan” yg saya lakukan perlu ukuran “keberhasilan” dari niat awal: sholat Jumat yg bener.

Maka kemudian saya pakai ukuran:

  1. Saya mau dan datang ke Masjid saat waktu Jumat walau jalan kaki kedinginan/keujanan: 10%,
  2. Duduk di barisan depan (tanpa perlu digusah2) dan menahan diri tidak ngobrol apalagi main hp: 20%,
  3. Tidak tidur sedetikpun saat khotib berbicara walau sikon sangat kondusif untuk hal itu: 40%,
  4. Mampu menangkap (walau mungkin tdk paham secara utuh karna pikiran kadang melayang) isi dari khotbah: 30%.

Kalau dijumlahkan mudah-mudahan 100% ya. Kalau lebih dari 100% berarti “memang beda”.

Sekali lagi ini quick count dari keberhasilan niat saya dalam ritual jumatan. Nilai perhitungan sesungguhnya (real count) bukan urusan saya. Saya serahkan pada keputusan KPU (Komisi Penilai Untukniatsaya)

Demikian. Nggak perlu dibalas.

*/ jakasembung..!😀

———-

Repost dari status facebook, Jumat, 11 Juli 2014.