Tags

, , ,


Rule of Thirds

Rule of Thirds

Bagi fotografer, the Rule of Thirds bukanlah barang baru, bahkan mungkin sudah tergolong pemahaman kuno atau sangat mendasar. Bagi saya yang menyukai fotografi, dan bukanlah fotografer, rule of thirds tetaplah menjadi pegangan yang asik dalam membidikkan kamera semipoket atau bahkan kamera dari ponsel.

Rule of Thirds adalah salah satu prinsip komposisi dalam meletakkan obyek pada layar bidikan kamera. Prinsip dasarnya adalah dengan membayangkan pembagian bidang bidik pada layar kamera (LCD display ataupun tempat mata mengintip obyek) menjadi tiga bagian kolom dan tiga bagian baris. Layar menjadi sel dengan ukuran tiga kali tiga (seperti gambar diatas).

Peletakkan obyek ini mungkin akan berbeda saat mana kita bermain dengan bidikan makro ataupun permainan fokus, misalnya dengan obyek tajam tetapi latar belakang yang kabur. Berhubung senjata saya adalah bukan kamera SLR apalagi DSLR, maka prinsip komposisi rule of thirds menjadi andalan.😀

Bagaimana cara kita menggunakan rule of thirds ini..?

Obyek utama atau yang akan diunggulkan kita letakkan pada pertemuan/persimpangan garis (saya beri lingkaran hijau pada gambar diatas). Menurut rule of thirds, obyek tidak diletakkan pas ditengah bidang bidik, tetapi di salah satu atau lebih titik pertemuan itu. Atau jika obyek cenderung memanjang vertikal atau horisontal maka peletakkan adalah pada garis yang membagi bagian-bagian tersebut.

Saya mencoba dengan beberapa foto dibawah ini:

1. Posisi tanpa menggunakan rule of thirds, obyek unggulan saya adalah bangunan rumah, dan saya foto dengan meletakkan di tengah bidang bidik. Hasilnya adalah:

Tanpa menggunakan rule of thirds.

Tanpa menggunakan rule of thirds.

2. Pada foto berikut, dengan obyek utama yang sama, yaitu bangunan rumah, saya letakkan pada garis atas, sesuai pembagian bidang hayal dalam rule of thirds.

Menggunakan rule of thirds. Obyek pada garis atas.

Menggunakan rule of thirds. Obyek pada garis atas.

3. Foto ketiga berikut ini, saya meletakkan obyek utama pada garis rule of thirds bawah.

menggunakan rule of thirds, obyek di garis bagian bawah.

Menggunakan rule of thirds, obyek di garis bagian bawah.

Dari contoh tiga hasil bidikan diatas maka kita bisa menemukan keasyikkan dalam melihat. Silakan dibandingkan. Fokus pandangan kita akan lari kemana dan obyek apa yang diinginkan oleh si pemotret akan dengan mudah terjadi begitu saja pada foto yang mana. Lebih impresif yang mana.🙂

Dengan berbekal prinsip komposisi pembidikan ini maka kamera yang “biasa-biasa saja” dapat menghasilkan gambar yang lebih menarik, dengan penonjolan obyek tertentu yang lebih berhasil.

Dalam pengolahan foto dijital, terutama dalam melakukan crop, maka prinsip inipun bisa kita pakai. Demikian semoga berguna.

*/ : )